kehamilan
3 Ciri Kepribadian Ibu Hamil yang Paling Umum, Bunda Termasuk yang Mana?
HaiBunda
Rabu, 25 Mar 2026 08:10 WIB
Daftar Isi
Kehamilan adalah perjalanan yang unik bagi setiap perempuan. Ada Bunda yang sangat terorganisir dan menyiapkan semuanya secara detail, ada yang lebih santai menjalani setiap fase, dan ada juga yang berada di tengah-tengah.
Menariknya, gaya ibu dalam menjalani kehamilan sering digambarkan dalam beberapa tipe. Dikutip dari The Bump, secara umum ada tiga tipe ibu berdasarkan cara mereka menghadapi kehamilan dan mengasuh anak, yaitu perfeksionis, santai, dan fleksibel.
Pembagian ini tentu bukan untuk memberi label tertentu pada ibu. Sebaliknya, ini hanya gambaran umum bahwa setiap orang memiliki pendekatan berbeda dalam menjalani masa kehamilan.
3 Ciri kepribadian ibu hamil
Berikut ini tiga ciri kepribadian ibu hamil yang paling umum, Bunda termasuk yang mana?Â
1. Ibu hamil perfeksionis
Ibu perfeksionis biasanya sangat terorganisir dan suka merencanakan banyak hal sejak awal. Mereka ingin memastikan semuanya berjalan sesuai rencana, mulai dari memilih dokter kandungan, menyiapkan perlengkapan bayi, hingga mengatur jadwal setelah si kecil lahir.
- Bunda yang termasuk tipe ini biasanya:
- Menyukai daftar rencana atau jadwal yang teratur
- Menyiapkan perlengkapan bayi sejak jauh hari
- Rajin mencari informasi tentang kehamilan dan parenting
Kelebihan dari tipe ini adalah banyak hal sudah dipersiapkan dengan matang. Namun, terkadang ibu perfeksionis juga bisa merasa tertekan jika ada hal yang tidak berjalan sesuai rencana.
Penelitian yang dipublikasikan dalam MPDI menunjukkan bahwa sifat perfeksionis ini dapat membuat seseorang lebih mudah mengalami stres jika sesuatu tidak berjalan sesuai rencana.Â
Studi tersebut menemukan bahwa ibu dengan karakteristik time urgency atau dorongan untuk selalu tepat waktu dan terstruktur cenderung mengalami kelelahan dan tekanan emosional yang lebih tinggi saat menghadapi situasi pengasuhan yang tidak bisa diprediksi.
Jika Bunda termasuk tipe yang suka merencanakan segala sesuatu dengan detail, beberapa tips yang bisa dilakukan:
- Buat rencana kehamilan yang realistis dan tidak terlalu padat.
- Ingat bahwa tidak semua hal bisa berjalan sesuai rencana.
- Luangkan waktu untuk relaksasi, seperti berjalan santai atau meditasi ringan.
Dengan begitu, Bunda tetap bisa terorganisir tanpa merasa tertekan.
2. Ibu hamil santai
Berbeda dengan tipe pertama, ibu santai biasanya menjalani kehamilan dengan lebih rileks. Mereka tidak terlalu terpaku pada aturan yang ketat dan lebih memilih menikmati proses kehamilan apa adanya.
Beberapa cirinya antara lain:
- Tidak terlalu khawatir dengan hal-hal kecil
- Tidak selalu mengikuti jadwal yang ketat
- Lebih spontan dalam menjalani aktivitas sehari-hari
Sikap santai ini sering membuat Bunda lebih mudah menikmati momen kehamilan tanpa merasa terbebani.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Science Direct tentang kepribadian ibu menunjukkan bahwa karakter dan sifat pribadi seorang ibu memang berpengaruh terhadap gaya pengasuhan serta hubungan dengan anak. Artinya, cara ibu merespons situasi, apakah cenderung santai atau tegang, dapat memengaruhi pengalaman pengasuhan secara keseluruhan.
Sikap ini baik untuk menjaga kesehatan mental, tetapi tetap penting untuk memperhatikan beberapa hal penting. Tips yang bisa dilakukan:
- Tetap lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin.
- Catat jadwal penting seperti kontrol dokter dan pemeriksaan USG.
- Tetap menjaga pola makan sehat dan istirahat cukup.
Dengan sedikit perencanaan, Bunda tetap bisa menikmati kehamilan tanpa kehilangan hal-hal penting.
3. Ibu hamil fleksibel
Tipe ini bisa dibilang merupakan kombinasi dari dua tipe sebelumnya. Ibu fleksibel tetap memiliki rencana, tetapi tidak terlalu kaku dalam menjalankannya.
Biasanya mereka:
- Memiliki perencanaan dasar selama kehamilan
- Tetap terbuka terhadap perubahan
- Mudah beradaptasi dengan situasi yang tidak terduga
Pendekatan ini membuat Bunda bisa tetap terorganisir, tetapi juga tidak terlalu stres ketika keadaan berubah. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan antara struktur dan fleksibilitas dalam pengasuhan dapat membantu anak mengembangkan kemampuan beradaptasi dan regulasi emosi yang lebih baik.Â
Meski begitu, tetap ada beberapa hal yang bisa membantu kehamilan berjalan lebih lancar. Tipsnya antara lain:
- Tetap memiliki rencana dasar selama kehamilan.
- Siapkan alternatif jika rencana berubah.
- Tetap terbuka terhadap saran dari dokter atau tenaga medis.
Pendekatan yang seimbang ini sering membantu Bunda menghadapi berbagai perubahan selama kehamilan dengan lebih tenang.
Pada akhirnya, tidak ada tipe yang paling benar atau paling baik. Setiap ibu memiliki pengalaman, kondisi, dan cara yang berbeda dalam menjalani kehamilan. Yang terpenting adalah Bunda tetap menjaga kesehatan, rutin melakukan pemeriksaan kehamilan, dan menikmati setiap momen perjalanan menjadi seorang Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kehamilan
Kisah Viral Ibu Hamil Ngidam Kunjungi Alam Berbau Mistis, Janin Sempat Menghilang
Kehamilan
Panas yang Ekstrem Bisa Bahayakan Ibu Hamil? Ini Penjelasan Pakar Bun
Kehamilan
Fenomena Cuaca Panas Bisa Berdampak Serius Pada Bumil, Waspadai Dehidrasi
Kehamilan
6 Manfaat Ikan untuk Ibu Hamil, Termasuk Ikan Kakap
Kehamilan
Bolehkah Ibu Hamil Minum Larutan Penyegar? Ini Penjelasannya
5 Foto
Kehamilan
5 Potret Kebahagiaan Anggika Bolsterli Jalani Kehamilan Pertama
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Kepribadian Bunda Ternyata Pengaruhi Jenis Ngidam saat Hamil
Apakah Janin dalam Kandungan Punya Perasaan & Emosi? Simak Fakta Menariknya
Paparan Hormon Selama Kehamilan Bisa Pengaruhi Perilaku Anak di Masa Depan, Ini Fakta Medisnya