HaiBunda

KEHAMILAN

Kisah Haru Bunda Rayakan Ultah Pertama Si Kecil setelah Alami 20 Kali Keguguran

Annisa Aulia Rahim   |   HaiBunda

Minggu, 11 Oct 2026 09:20 WIB
Kisah Haru Bunda Rayakan Ultah Pertama Si Kecil setelah Alami 20 Kali Keguguran/Foto: Getty Images/iStockphoto/Comeback Images
Jakarta -

Tak ada yang lebih membahagiakan bagi seorang ibu selain melihat anaknya tumbuh sehat. Bagi Ranim Haddad, kebahagiaan itu terasa jauh lebih besar karena untuk sampai di titik tersebut, ia harus melewati perjalanan panjang yang dipenuhi kehilangan.

Setelah mengalami 20 kali keguguran selama sekitar 11 tahun, Ranim akhirnya bisa merayakan ulang tahun pertama putranya, Emmanuel.

Momen tersebut menjadi perayaan yang sangat berarti bagi Ranim dan sang suami, Fuad. Sebab, sebelum Emmanuel hadir, pasangan ini harus berkali-kali merasakan harapan yang tumbuh saat mengetahui kehamilan, lalu kembali menghadapi kehilangan.


20 Kali keguguran dalam 11 tahun

Ranim dan Fuad menikah pada 2014. Tak lama setelah menikah, keduanya mulai mencoba memiliki momongan. Kehamilan pertama datang pada 2015. Namun, kebahagiaan itu tidak berlangsung lama karena Ranim mengalami keguguran.

Setelah itu, Ranim kembali hamil beberapa kali. Sayangnya, sebagian besar kehamilan tersebut kembali berakhir dengan keguguran. Dalam perjalanan sekitar 11 tahun, Ranim mengalami 20 kali keguguran. Ia juga pernah kehilangan seorang bayi perempuan yang lahir terlalu dini dan seorang bayi laki-laki yang meninggal beberapa jam setelah dilahirkan.

"Masalah terbesar kami adalah mereka tidak bisa menemukan masalahnya," ujar Ranim, dikutip dari ABC7 Chicago.

Ketidakjelasan mengenai penyebab kehilangan tersebut tentu membuat perjuangan Ranim semakin berat. Ia tidak hanya harus menghadapi rasa kehilangan, tetapi juga pertanyaan mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada kehamilan-kehamilannya.

Sempat menjalani program bayi tabung

Perjuangan Ranim dan Fuad untuk mendapatkan anak juga dilakukan melalui program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF). 

Pada 2018, pasangan tersebut menjalani IVF dan mendapatkan sejumlah embrio yang dinilai sehat berdasarkan pemeriksaan genetik. Namun, perjalanan itu kembali tidak mudah.

Salah satu embrio yang ditransfer ke rahim Ranim berkembang hingga usia kehamilan sekitar sembilan minggu sebelum akhirnya mengalami keguguran. Percobaan berikutnya juga belum memberikan hasil yang diharapkan.

Setelah melalui berbagai kegagalan, Ranim akhirnya merasa membutuhkan waktu untuk berhenti sejenak.

"Saya butuh istirahat panjang. Saya tidak bisa terus melakukan ini," kenangnya.

Bayi perempuan diberi nama Miracle

Pada 2020, Ranim kembali mendapatkan kabar bahagia. Ia hamil secara alami. Kehamilan kali ini terasa berbeda. Ranim dan Fuad dapat melihat perkembangan janin melalui pemeriksaan USG dan mendengar detak jantungnya.

Mereka bahkan mengetahui bahwa bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dan memberinya nama Miracle, sebuah nama yang menggambarkan betapa berartinya kehadiran Si Kecil bagi mereka. Namun, ketika usia kehamilan mencapai sekitar 18,5 minggu, Ranim mengalami pecah ketuban.

Miracle akhirnya lahir pada 12 Agustus 2020 dengan berat kurang dari satu pon. Sayangnya, bayi mungil tersebut tidak dapat bertahan hidup. Ranim dan Fuad kembali harus mengucapkan selamat tinggal kepada anak mereka.

Kembali kehilangan bayi laki-laki

Beberapa tahun kemudian, Ranim kembali hamil. Pada 2024, ia melahirkan seorang bayi laki-laki bernama Samuel ketika usia kehamilannya sekitar 29 minggu.

Samuel mengalami masalah perkembangan paru-paru yang sangat serius. Setelah lahir, kondisinya tidak memungkinkan untuk bertahan hidup dan ia meninggal beberapa jam kemudian.

Miracle dan Samuel kemudian dimakamkan berdampingan. Dua kehilangan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Ranim dan Fuad dalam menanti kehadiran seorang anak yang dapat mereka besarkan.

Kehamilan Emmanuel dipantau ketat

Setelah berkali-kali mengalami kehilangan, Ranim mendapatkan perawatan dari tim dokter spesialis maternal-fetal medicine di Northwestern Medicine.

Dokter melakukan berbagai pemeriksaan untuk mencari kemungkinan penyebab keguguran berulang yang dialaminya. Namun, tidak ditemukan satu penyebab spesifik yang dapat menjelaskan seluruh kegugurannya.

Ketika Ranim kembali hamil pada 2025, kehamilan tersebut mendapatkan pemantauan yang sangat ketat. Ia menjalani pemeriksaan secara rutin. Dokter juga melakukan cerclage, yakni prosedur berupa pemasangan jahitan pada leher rahim untuk membantu mempertahankan kehamilan pada kondisi tertentu yang berisiko mengalami persalinan prematur.

Kehamilan kali ini akhirnya berjalan hingga usia 37 minggu. Pada 1 Oktober 2025, Emmanuel lahir dengan kondisi sehat. Setelah 11 tahun penuh perjuangan, Ranim akhirnya bisa membawa pulang bayinya.

Ranim rayakan ultah Emmanuel

Kini, Emmanuel telah berusia satu tahun. Pada 1 Oktober 2026, Ranim dan Fuad merayakan ulang tahun pertama putra mereka.

Bagi sebagian orang, ulang tahun pertama mungkin hanya menjadi momen sederhana untuk merayakan pertumbuhan seorang anak. Namun bagi Ranim, hari tersebut menjadi simbol dari perjalanan yang begitu panjang.

Ada 20 kehamilan yang tidak berhasil dipertahankan. Ada Miracle dan Samuel yang harus ia relakan. Ada rasa kecewa, kesedihan, dan ketidakpastian yang harus dilewati berkali-kali. Namun, kini Ranim bisa melihat Emmanuel tumbuh di depan matanya.

"Saya ingin perempuan lain tahu bahwa mereka tidak sendirian," kata Ranim.

Ia memilih membagikan kisahnya agar perempuan lain yang pernah mengalami keguguran berulang tidak merasa sendirian dalam menghadapi kehilangan.

Keguguran berulang tidak selalu memiliki satu penyebab

Kisah Ranim juga mengingatkan bahwa keguguran berulang merupakan kondisi yang kompleks.

Keguguran dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kelainan kromosom pada embrio, kondisi pada rahim, gangguan hormonal, masalah kesehatan tertentu, maupun kondisi lainnya. Dalam sebagian kasus, penyebabnya bahkan tidak dapat ditemukan meskipun sudah dilakukan pemeriksaan.

Karena itu, Bunda yang mengalami keguguran tidak seharusnya langsung menyalahkan diri sendiri. Keguguran bukan berarti Bunda gagal menjaga kehamilan. Banyak faktor yang berada di luar kendali ibu dapat memengaruhi perkembangan kehamilan.

Jika mengalami keguguran berulang, dokter dapat membantu melakukan evaluasi untuk mengetahui kemungkinan penyebab dan menentukan langkah yang sesuai untuk kehamilan berikutnya.

Bukan sekadar ulang tahun

Ulang tahun pertama Emmanuel akhirnya menjadi lebih dari sekadar perayaan bertambahnya usia seorang anak. Bagi Ranim, hari tersebut adalah pengingat bahwa setelah bertahun-tahun menghadapi kehilangan, kini ia dapat melihat putranya tumbuh sehat.

Perjalanan Ranim memang tidak mudah. Namun, dari kisahnya terlihat bahwa perjalanan setiap ibu untuk mendapatkan anak bisa berbeda-beda. Ada yang diberi kemudahan sejak awal, ada pula yang harus melewati perjalanan panjang dengan air mata dan kehilangan.

Dan bagi Ranim, tawa Emmanuel di usia satu tahun menjadi salah satu hadiah paling berarti setelah 11 tahun menanti dan 20 kali mengalami keguguran.



Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

Hamil Anak Pertama, Intip Style Maternity ala Alexandra Leclerc

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

2600 Nama Bayi Perempuan Islami, Modern, Keren dari A-Z Lengkap dan Artinya

Nama Bayi Dilla Atqia Rahmah

Kisah Haru Bunda Rayakan Ultah Pertama Si Kecil setelah Alami 20 Kali Keguguran

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

9 Kondisi Unik tapi Wajar yang Bisa Terjadi setelah Bunda Melahirkan

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

9 Ciri Orang yang Butuh Me Time, Bukan Berarti Antisosial

Mom's Life Elia Amaliana

Usia Berapa Anak Mulai Coba Makanan Pedas?

Parenting Kinan

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

9 Kondisi Unik tapi Wajar yang Bisa Terjadi setelah Bunda Melahirkan

2600 Nama Bayi Perempuan Islami, Modern, Keren dari A-Z Lengkap dan Artinya

5 Potret Balian Ibrahimovich Putra Andy /rif yang Kini Sudah Dewasa, Berprestasi di Bidang Olahraga

Kisah Haru Bunda Rayakan Ultah Pertama Si Kecil setelah Alami 20 Kali Keguguran

9 Ciri Orang yang Butuh Me Time, Bukan Berarti Antisosial

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK