KEHAMILAN
Surah Maryam Ayat 30-35: Mukjizat Nabi Isa AS yang Lahir dari Siti Maryam & Cara Mengamalkannya
Annisa Aulia Rahim | HaiBunda
Jumat, 16 Oct 2026 11:45 WIBSurah Maryam merupakan salah satu surah dalam Al-Qur'an yang banyak mengisahkan sosok Maryam, perempuan yang dipilih dan dimuliakan Allah SWT. Salah satu bagian yang paling mengagumkan adalah kisah ketika Nabi Isa AS berbicara saat masih bayi untuk membela kesucian ibunya.
Kisah tersebut terdapat dalam Surah Maryam ayat 30-35. Ayat-ayat ini tidak hanya menceritakan mukjizat Nabi Isa AS, tetapi juga memuat pelajaran tentang tauhid, salat, zakat, berbakti kepada orang tua, serta kekuasaan Allah SWT.
Bagi sebagian ibu hamil, membaca Surah Maryam juga menjadi amalan yang dilakukan selama kehamilan. Namun, penting memahami bahwa tidak ada dalil sahih yang secara khusus menganjurkan ibu hamil membaca Surah Maryam agar persalinannya mudah atau agar anak memiliki sifat maupun rupa tertentu.
Membacanya tetap merupakan bagian dari tilawah Al-Qur'an yang baik, selama tidak meyakini adanya keutamaan khusus yang tidak ditetapkan syariat.
Bacaan Surah Maryam Ayat 30-35
Surah Maryam Ayat 30
قَالَ إِنِّي عَبْدُ اللَّهِ آتَانِيَ الْكِتَابَ وَجَعَلَنِي نَبِيًّا
Artinya:
"Dia (Isa) berkata, 'Sesungguhnya aku hamba Allah, Dia memberiku Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi.'"
Ayat ini menggambarkan mukjizat Nabi Isa AS yang dapat berbicara ketika masih berada dalam buaian. Ucapan pertamanya juga sangat penting, yakni menegaskan bahwa dirinya adalah hamba Allah, bukan anak Allah.
Menurut tafsir Ibnu Katsir, Nabi Isa AS sejak awal menegaskan kedudukannya sebagai hamba Allah sekaligus nabi. Pernyataan tersebut juga menjadi pembelaan terhadap Maryam dari tuduhan buruk kaumnya.
Surah Maryam Ayat 31
وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّا
Artinya:
"Dan Dia menjadikanku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku melaksanakan salat dan menunaikan zakat selama aku hidup."
Ayat ini menunjukkan beberapa sifat penting Nabi Isa AS. Allah SWT menjadikannya pribadi yang penuh keberkahan dan memberikan perintah untuk menegakkan salat serta menunaikan zakat.
Pesan ini juga mengingatkan bahwa keberkahan seorang hamba tidak hanya berkaitan dengan apa yang dimilikinya, tetapi juga dengan ketaatan kepada Allah SWT.
Surah Maryam Ayat 32
وَبَرًّا بِوَالِدَتِي وَلَمْ يَجْعَلْنِي جَبَّارًا شَقِيًّا
Artinya:
"Dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka."
Nabi Isa AS juga menyebutkan bahwa dirinya diperintahkan untuk berbakti kepada sang ibu, Maryam. Ayat ini menunjukkan tingginya kedudukan birrul walidain, terutama berbuat baik kepada orang tua. Sebaliknya, kesombongan dan kedurhakaan menjadi sifat yang harus dijauhi.
Surah Maryam Ayat 33
وَالسَّلَامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا
Artinya:
"Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari kelahiranku, pada hari wafatku, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali."
Ayat ini menyebut tiga fase penting dalam kehidupan manusia, yaitu saat dilahirkan, ketika meninggal dunia, dan ketika dibangkitkan pada hari kiamat.
Nabi Isa AS memohon keselamatan pada ketiga keadaan tersebut. Ini mengingatkan bahwa kehidupan manusia sepenuhnya berada dalam kekuasaan Allah SWT.
Surah Maryam Ayat 34
ذَٰلِكَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ قَوْلَ الْحَقِّ الَّذِي فِيهِ يَمْتَرُونَ
Artinya:
"Itulah Isa putra Maryam, (yang mengatakan) perkataan yang benar, yang mereka ragukan kebenarannya."
Allah SWT kemudian menegaskan bahwa sosok yang diceritakan tersebut adalah Isa putra Maryam. Kisah dan keterangan tentang dirinya merupakan kebenaran dari Allah SWT, meskipun manusia berselisih dan meragukannya.
Surah Maryam Ayat 35
مَا كَانَ لِلَّهِ أَنْ يَتَّخِذَ مِنْ وَلَدٍ سُبْحَانَهُ إِذَا قَضَى أَمْرًا فَإِنَّمَا يَقُولُ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ
Artinya:
"Tidak patut bagi Allah mempunyai anak. Mahasuci Dia. Apabila Dia menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya, 'Jadilah!' Maka jadilah sesuatu itu."
Ayat ini menegaskan kesempurnaan tauhid. Allah SWT Mahasuci dari segala sifat yang tidak layak bagi-Nya. Apabila Allah menghendaki sesuatu, Dia cukup menetapkannya dengan kehendak-Nya.
Kelahiran Nabi Isa AS tanpa seorang ayah bukanlah bukti bahwa ia adalah anak Allah. Justru peristiwa tersebut menunjukkan besarnya kekuasaan Allah SWT.
Isi kandungan dan tafsir surah Maryam ayat 30-35
Bukti Kesucian Maryam dan Mukjizat Nabi Isa AS (Tafsir Ayat 30-31)
Kelahiran Nabi Isa AS merupakan salah satu mukjizat besar yang Allah SWT berikan. Maryam mengandung dan melahirkan Nabi Isa AS tanpa seorang ayah.
Ketika Maryam kembali kepada kaumnya sambil membawa bayinya, mereka mempertanyakan dan menuduhnya. Maryam kemudian menunjuk kepada Nabi Isa AS. Di luar kebiasaan manusia, bayi tersebut berbicara dan menjelaskan siapa dirinya.
Kalimat pertama yang disampaikan Nabi Isa AS adalah pengakuan, "Sesungguhnya aku hamba Allah."
Menurut tafsir Ibnu Katsir, pernyataan tersebut sekaligus menjadi pembelaan bagi Maryam dan menunjukkan kedudukan Nabi Isa AS sebagai hamba serta nabi Allah.
Kemudian Nabi Isa AS menyebutkan bahwa Allah menjadikannya sebagai pribadi yang diberkahi dan memerintahkannya untuk mendirikan salat serta menunaikan zakat selama hidupnya. Dari sini, Bunda bisa mengambil pelajaran bahwa keberkahan hidup sangat erat dengan ketaatan kepada Allah SWT.
Bukti bakti nabi Isa kepada Maryam dan keselamatan (Ayat 32-33)
Selain menegaskan kenabiannya, Nabi Isa AS juga menyebutkan salah satu sifat yang Allah berikan kepadanya, yaitu berbakti kepada ibunya.
Maryam merupakan sosok yang menghadapi ujian berat. Ia mengandung Nabi Isa AS tanpa suami dan kemudian harus menghadapi tuduhan dari masyarakatnya. Namun, Allah membela kesuciannya melalui mukjizat Nabi Isa AS yang berbicara ketika masih bayi.
Ayat 32 juga mengajarkan bahwa seorang hamba tidak seharusnya menjadi orang yang sombong ataupun durhaka. Sementara itu, ayat 33 mengingatkan tentang keselamatan manusia pada tiga fase besar kehidupan: kelahiran, kematian, dan kebangkitan.
Kebenaran tentang Nabi Isa AS (Ayat 34-35)
Ayat 34 menegaskan bahwa Nabi Isa AS adalah Isa putra Maryam, sedangkan ayat 35 kembali menekankan bahwa Allah SWT tidak mempunyai anak.
Dengan demikian, kisah kelahiran Nabi Isa AS justru menjadi salah satu bukti kekuasaan Allah SWT. Allah menciptakan Nabi Adam AS tanpa ayah dan ibu, menciptakan Hawa dari laki-laki, dan menciptakan Nabi Isa AS dari seorang ibu tanpa ayah.
Tafsir Ibnu Katsir pada ayat 35 juga mengaitkan kekuasaan Allah dalam menciptakan Nabi Isa AS dengan kehendak-Nya yang cukup melalui perintah "Kun", sehingga terjadilah apa yang Dia kehendaki.
Cara mengamalkan surah Maryam ayat 30-35 sesuai sunnah
Perlu diluruskan, tidak ada tuntunan khusus dari Rasulullah SAW yang menetapkan bahwa Surah Maryam ayat 30-35 harus dibaca dengan jumlah tertentu, pada waktu tertentu, atau khusus untuk ibu hamil.
Karena itu, cara mengamalkannya dapat dilakukan sebagai bagian dari amalan umum yang memang dianjurkan dalam Islam.
1. Membacanya sebagai bagian dari tilawah Al-Qur'an
Bunda boleh membaca Surah Maryam ayat 30-35 kapan saja sebagai bagian dari tilawah Al-Qur'an.
Tidak perlu menetapkan bahwa ayat tersebut harus dibaca sekian kali atau pada waktu tertentu apabila tidak ada dalil yang menetapkannya.
Yang terpenting adalah membaca Al-Qur'an dengan ikhlas dan berusaha memperhatikan adabnya.
2. Mentadabburi maknanya
Jangan hanya membaca ayatnya, tetapi cobalah memahami pesan yang terkandung di dalamnya.
Misalnya, ayat 30 mengajarkan tentang tauhid dan kedudukan Nabi Isa AS sebagai hamba Allah. Ayat 32 mengajarkan pentingnya berbakti kepada orang tua, sedangkan ayat 35 mengajarkan tentang kekuasaan Allah SWT.
Dengan begitu, membaca Surah Maryam tidak berhenti pada aktivitas lisan, tetapi juga memberi pengaruh terhadap hati dan perilaku.
3. Menjadikannya wasilah untuk berdoa
Setelah membaca ayat-ayat tersebut, Bunda boleh berdoa kepada Allah SWT dengan doa yang baik.
Misalnya memohon agar Allah memberikan keturunan yang saleh, menjaga kesehatan ibu dan bayi, memberikan kemudahan dalam menjalani kehamilan, serta memberikan keselamatan dunia dan akhirat.
Namun, doa tersebut ditujukan kepada Allah, bukan karena adanya keyakinan bahwa ayat 30-35 secara khusus memiliki khasiat tertentu untuk kehamilan.
4. Membaca Al-Qur'an secara rutin, bukan hanya Surah Maryam
Jika ingin memperbanyak tilawah selama kehamilan, Bunda tidak harus terpaku pada Surah Maryam.
Al-Qur'an secara keseluruhan merupakan kitab Allah yang dibaca sebagai ibadah. Karena itu, Bunda bisa membaca sesuai kemampuan, misalnya beberapa halaman setiap hari, membaca satu juz, atau menyelesaikan tilawah secara bertahap.
Yang lebih penting adalah konsisten daripada memaksakan target yang sulit dipertahankan.
5. Mengiringinya dengan amal saleh
Pesan dalam Surah Maryam ayat 30-35 tidak hanya berkaitan dengan membaca ayatnya.
Nabi Isa AS menyebutkan salat, zakat, berbakti kepada ibu, serta menjauhi kesombongan. Karena itu, salah satu bentuk mengambil pelajaran dari ayat tersebut adalah berusaha mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Bunda dapat mengiringi tilawah dengan salat, sedekah, berbuat baik kepada orang tua, memperbanyak doa, menjaga lisan, serta melakukan amal saleh lainnya.
Bolehkah ibu hamil nembaca surah Maryam setiap hari?
Boleh. Ibu hamil boleh membaca Surah Maryam setiap hari sebagaimana boleh membaca surah-surah lain dalam Al-Qur'an.
Namun, yang perlu diperhatikan adalah keyakinan di balik amalan tersebut. Tidak ditemukan dalil sahih yang secara khusus menyebutkan bahwa ibu hamil dianjurkan membaca Surah Maryam setiap hari agar proses persalinannya mudah, bayi menjadi cantik atau tampan, atau mendapatkan sifat tertentu. Selain itu tidak ada ketentuan syariat yang mengkhususkan surat tertentu untuk ibu hamil dengan tujuan tertentu tersebut.
Jadi, apabila Bunda membaca Surah Maryam setiap hari karena senang dengan kisah dan kandungannya, ingin memperbanyak tilawah, mentadabburi kisah Maryam dan Nabi Isa AS, serta berharap pahala dan keberkahan dari Allah, hal tersebut tidak menjadi masalah.
Yang perlu dihindari adalah meyakini bahwa membaca ayat tertentu memiliki khasiat khusus untuk kehamilan yang telah ditetapkan syariat, padahal tidak ada dalil yang mendasarinya.
Dengan begitu, Bunda tetap bisa menjadikan Surah Maryam sebagai teman selama masa kehamilan. Bukan karena ada jaminan khusus terhadap proses persalinan atau kondisi bayi, tetapi karena Al-Qur'an adalah firman Allah yang dibaca sebagai ibadah dan menjadi sumber petunjuk bagi orang beriman.
Dan dari Surah Maryam ayat 30-35, ada pesan yang sangat indah untuk direnungkan: Nabi Isa AS mengajarkan tentang tauhid, salat, keberkahan, berbakti kepada ibu, serta keselamatan di dunia dan akhirat. Itulah nilai yang dapat Bunda bawa dalam menjalani kehamilan sekaligus mempersiapkan diri menjadi seorang ibu.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Hamil Anak Pertama, Intip Style Maternity ala Alexandra Leclerc
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Panas yang Ekstrem Bisa Bahayakan Ibu Hamil? Ini Penjelasan Pakar Bun
Manfaat Membaca Doa Bagi Ibu Hamil dan Bacaannya, Bunda Perlu Tahu
Fenomena Cuaca Panas Bisa Berdampak Serius Pada Bumil, Waspadai Dehidrasi
6 Manfaat Ikan untuk Ibu Hamil, Termasuk Ikan Kakap
TERPOPULER
150 Nama Bayi Bermakna Mandiri untuk Anak Perempuan & Laki-Laki Beserta Artinya
Surah Maryam Ayat 30-35: Mukjizat Nabi Isa AS yang Lahir dari Siti Maryam & Cara Mengamalkannya
Amaira Putri Farah Quinn Ultah ke-8, Intip Potretnya Bun!
Terdampak Asap Karhutla, Balita 18 Bulan di Balikpapan Kena Pneumonia
Berkat Hidung Tajam Sang Anjing, Bunda Ini Selamat dari Kanker Payudara
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Wadah Beras Terbaik, Kedap Udara dan Anti Beras Apek
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Kipas Portable dengan Angin Kencang, Praktis Dibawa ke Mana Saja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Eye Patch untuk Mata Lelah dan Panda, Bikin Tampilan Lebih Fresh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Deretan Harga Kulkas Termahal dan Fitur di Baliknya
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ya Hayyu Ya Qayyum: Arti, Keutamaan & Waktu Membacanya saat Dilanda Masalah dan Kesedihan
Seberapa Aware Sih Orang-Orang Sama Kanker Payudara?
Bintang Spider-Man Tobey Maguire Hadiri Pernikahan Mantan Istri usai Beberapa Minggu Cerai, Malah Jadi Sosok Penting di Acara
Terdampak Asap Karhutla, Balita 18 Bulan di Balikpapan Kena Pneumonia
Surah Maryam Ayat 30-35: Mukjizat Nabi Isa AS yang Lahir dari Siti Maryam & Cara Mengamalkannya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Apakah ISPA Berbahaya? Kenali Kelompok Rentan dan Cara Menjaga Udara Dalam Rumah
-
Beautynesia
Get The Look: Ide Outfit Hitam-Putih ala Bernadya yang Menawan
-
Female Daily
H-1 Fan Meeting Gong Yoo di Jakarta, Ini Jadwal dan Aturan yang Perlu Kamu Tahu
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Tao eks EXO Sudah Jadi Ayah! Pamer Momen Mantai Bareng Istri dan Anak
-
Mommies Daily
Keselamatan Anak di Hotel: 7 Hal yang Perlu Dicek Sebelum Menginap Bareng Si Kecil