KEHAMILAN
Akupunktur Bantu Kurangi Stres, Nyeri, dan Cemas saat Jalani Program Bayi Tabung
Melly Febrida | HaiBunda
Senin, 26 Oct 2026 14:00 WIBBunda tak hanya membutuhkan kesiapan fisik saat menjalani program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF), tapi juga mental. Serangkaian prosedur medis dalam bayi tabung dapat memicu stres, kecemasan, bahkan rasa nyeri.
Untuk itu sejumlah pasien mempertimbangkan terapi akupunktur sebagai salah satu cara untuk membantu mengurangi stres, nyeri dan cemas.
Terapi yang menggunakan jarum tipis pada titik-titik tertentu di tubuh ini diteliti sebagai salah satu cara yang dapat membantu mengurangi keluhan selama menjalani program kehamilan.
Melansir NCCIH.NIH.Gov, akupunktur telah dipraktikkan setidaknya selama 2.500 tahun. Teknik ini berasal dari pengobatan tradisional Tiongkok, namun telah dikenal luas di seluruh dunia sejak tahun 1970-an.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), akupunktur digunakan di 103 dari 129 negara.
Di Amerika Serikat, data dari National Health Interview Survey menunjukkan bahwa penggunaan akupunktur oleh orang dewasa di AS meningkat lebih dari dua kali lipat antara tahun 2002 dan 2022.
Pada tahun 2002, 1,0 persen orang dewasa di AS menggunakan akupunktur. Pada 2022, angka tersebut mencapai 2,2 persen.
Studi: Akupunktur dan terapi integratif bantu kurangi stres selama IVF
Melansir University Hospitals, penelitian yang diterbitkan pada Juni 2025 oleh peneliti dari University Hospitals Connor Whole Health dan Case Western Reserve University School of Medicine, Amerika Serikat, mengkaji penerapan Whole Systems Traditional Chinese Medicine (WS-TCM). Pendekatan pengobatan tradisional Tiongkok ini dapat mencakup akupunktur, panduan gaya hidup, saran pola makan, serta pengobatan herbal.
Studi retrospektif tersebut menganalisis 1.896 sesi perawatan yang diberikan selama 202 prosedur transfer embrio kepada 146 pasien IVF dalam periode 2019–2022. Penelitian dilakukan di UH Connor Whole Health dan UH Fertility Center.
Hasilnya menunjukkan bahwa setelah satu sesi perawatan, pasien mengalami penurunan skor gejala yang dilaporkan sendiri. Pada skala penilaian 0–10, rata-rata skor kecemasan turun 2,2 poin, stres turun 2,1 poin, dan nyeri turun 1,4 poin.
Peneliti juga mencatat bahwa lebih dari 25 persen pasien dalam kelompok penelitian memiliki diagnosis kesehatan mental. Kecemasan menjadi salah satu kondisi yang paling umum ditemukan.
Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan terapi integratif berpotensi membantu pasien mengelola keluhan emosional dan fisik selama menjalani IVF. Namun, karena penelitian ini bersifat retrospektif dan mengevaluasi WS-TCM sebagai suatu pendekatan terpadu, hasilnya tidak dapat dianggap sebagai bukti bahwa akupunktur saja merupakan penyebab seluruh perbaikan.
Bagaimana akupunktur membantu pasien program bayi tabung?
Akupunktur merupakan salah satu terapi komplementer dengan menggunakan jarum tipis pada titik tertentu di tubuh. Sebagian pasien memilih terapi ini untuk membantu menghadapi ketidaknyamanan selama menjalani perawatan kesuburan.
Dalam konteks penelitian tersebut, terapi integratif diberikan pada berbagai tahapan IVF. Sebanyak 88,6 persen siklus IVF dalam studi mencakup perawatan WS-TCM pada hari transfer embrio, sementara 64,9 persen mencakup perawatan pada minggu-minggu menjelang transfer embrio.
Meski demikian, waktu pemberian terapi tersebut menggambarkan praktik yang dilakukan di pusat fertilitas tempat penelitian berlangsung. Data itu bukan bukti bahwa akupunktur wajib diberikan pada hari transfer embrio atau bahwa waktu tersebut merupakan jadwal paling efektif untuk semua pasien.
Christine Kaiser, DACM, LAc, peneliti utama studi sekaligus Direktur Reproductive Well-being di UH Connor Whole Health, mengatakan bahwa akupunktur dan pendekatan pengobatan tradisional Tiongkok secara menyeluruh dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu pasien mengurangi stres, kecemasan, dan nyeri selama menjalani IVF.
"Yang pada akhirnya berkontribusi pada hasil yang lebih baik serta pengalaman pasien yang lebih positif dan holistik,” ujar Kaiser.
Sementara itu, Rebecca Flyckt, MD, salah satu penulis penelitian sekaligus Direktur Divisi Endokrinologi Reproduksi dan Infertilitas di University Hospitals, menilai penelitian ini menjadi langkah penting untuk menyediakan bukti yang membantu pasien dan dokter mengambil keputusan mengenai penggunaan terapi komplementer selama perawatan kesuburan.
Apakah akupunktur meningkatkan keberhasilan bayi tabung?
Potensi manfaat akupunktur untuk membantu mengurangi stres atau nyeri perlu dibedakan dari manfaatnya terhadap keberhasilan kehamilan. Penurunan keluhan setelah terapi tidak otomatis menandakan peluang embrio menempel, kehamilan klinis, atau kelahiran hidup menjadi lebih tinggi.
Penelitian yang diterbitkan pada 2025 tersebut terutama mengevaluasi keluhan yang dilaporkan pasien selama menjalani IVF. Karena itu, hasilnya belum cukup untuk menyimpulkan bahwa akupunktur meningkatkan tingkat keberhasilan program bayi tabung.
Pasien yang tertarik mencoba akupunktur sebaiknya mendiskusikannya terlebih dahulu dengan dokter spesialis fertilitas. Pilih praktisi yang memiliki kualifikasi sesuai dan menerapkan prosedur kebersihan serta penggunaan jarum steril.
Jika terapi melibatkan herbal atau suplemen, sampaikan seluruh produk yang digunakan kepada dokter. Bahan tertentu dapat berinteraksi dengan obat atau memengaruhi penanganan medis selama program kesuburan.
Akupunktur dapat dipertimbangkan sebagai terapi pendamping untuk membantu mengelola keluhan, tetapi bukan pengganti prosedur medis yang direkomendasikan dokter.
Keputusan penggunaannya sebaiknya mempertimbangkan kondisi pasien, bukti ilmiah yang tersedia, keamanan, dan kebutuhan setiap individu.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Mengenal Postpartum Psychosis, Hal yang Perlu Diwaspadai Setelah Melahirkan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Program Hamil Alami dan IVF dengan Akupunktur, Ini Peranan serta Efektivitasnya
5 Pertimbangan sebelum Putuskan Menjalani Program Bayi Tabung, Semangat Bun!
Bunda, Begini lho Proses Transfer Embrio ke Rahim pada Program IVF
Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Memutuskan Program Bayi Tabung
TERPOPULER
7 Ciri Orang yang Selalu Memendam Emosi dan Terlihat Baik-Baik Saja
Cara Orang Tua Inuit di Kanada Mendidik Anak Tanpa Membentak Meski sedang Marah
Berjaya Selama 92 Tahun, Pabrik Biskuit Legendaris Ini Tutup Akhir Oktober
Potret Nadia Soekarno Turun 20 Kg usai Melahirkan, Urus Anak Sendiri di Swiss
Ikuti The Next Sobat Cermat 6 Under 6 & Raih Total Hadiah Ratusan Juta
REKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Parfum Bayi yang Aman & Wanginya Tahan Lama
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tripod HP Terbaik untuk Bikin Konten, Foto, dan Video
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Coffee Machine Terbaik untuk Bikin Kopi ala Kafe di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Catokan Pelurus Rambut Terbaik untuk Styling Praktis di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Pink Anti Lengket & Awet, Koleksi Cantik Bikin Semangat Masak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Kebiasaan Orang dengan Kecerdasan di Atas Rata-rata saat Sendirian
Cara Orang Tua Inuit di Kanada Mendidik Anak Tanpa Membentak Meski sedang Marah
Ikuti The Next Sobat Cermat 6 Under 6 & Raih Total Hadiah Ratusan Juta
7 Ciri Orang yang Selalu Memendam Emosi dan Terlihat Baik-Baik Saja
Akupunktur Bantu Kurangi Stres, Nyeri, dan Cemas saat Jalani Program Bayi Tabung
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cari Tablet untuk Belajar? Cek Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad SE 11
-
Beautynesia
3 Pola Asuh Orang Tua yang Berlebihan Terhadap Anak Menurut Psikolog Harvard
-
Female Daily
6 Buah yang Bagus untuk Kulit agar Tampak Cerah dan Glowing Alami
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Foto Kris Jenner Bikin Pangling, Wajah Awet Muda Diduga Hasil Facelift Rp 2 M
-
Mommies Daily
Anak Mudah Menyerah saat Soal Sulit? Ini 5 Cara Membantu Anak Belajar Menghadapi Tantangan