kehamilan

Tips Bagi Ibu Hamil yang Merencanakan Babymoon

Amelia Sewaka 11 Sep 2017
Tips babymoon untuk ibu hamil (Foto: thinkstock) Tips babymoon untuk ibu hamil (Foto: thinkstock)
Jakarta - Babymoon kayaknya menyenangkan ya. Eit, tapi jangan asal mengikuti tren tanpa persiapan lho, Bun. Soalnya tanpa persiapan matang kita bisa aja keteteran di perjalanan atau di lokasi babymoon.

Nah, berikut beberapa tips aman babymoon yang HaiBunda kutip dari berbagai sumber. Yuk, simak bersama, Bun.

Tips babymoon/Tips babymoon/ Foto: Ari Saputra


1. Tentukan Waktu yang Tepat

Menurut American College of Obstetricians dan Gynecologists sebaiknya rencanakan perjalanan Bunda di trimester kedua, antara 14 dan 28 minggu masa kehamilan. Pertimbangannya, morning sickness di trimester pertama sudah reda.

Trimester kedua memang paling aman melakukan perjalan karena di trimester akhir biasanya Bunda bakal lebih mudah merasa lelah dan tidak nyaman untuk melakukan perjalanan jauh. Kalau kata orang trimester kedua adalah saat yang paling baik dalam fase kehamilan.

Selain itu trimester kedua juga merupakan waktu terbaik untuk melakukan perjalanan udara guna menghindari potensi komplikasi.

Tips babymoon/Tips babymoon/ Foto: thinkstock


2. Pilih Destinasi Secara Bijak

Pilih tujuan dengan pertimbangan yang matang ya, Bun, entah itu ingin bersantai di pantai atau ingin menjauh dari keriuhan ibukota. Pertimbangkan pula dari segi kesehatan. Jadi pastikan akses ke perawatan medis mudah.

Jangan lupa juga pertimbangkan tingkat kenyamanan kultur budaya saat memutuskan di mana harus tinggal. Soalnya ini penting untuk jaga-jaga siapa tahu kita melahirkan di sana.

Perjalanan seperti menyusuri Bromo di Malang, perjalanan jauh yang menempuh 10 jam dalam mobil atau mungkin ke tempat yang banyak wahana bermain sepertinya bukan ide babymoon yang baik. Tujuan domestik dan tempat-tempat yang kalem dan bisa melepas penat Bunda dan suami mungkin adalah pilihan yang bagus seperti jalan sore ke Candi Ratu Boko, atau sekadar menikmati udara segar hutan pinus Mangunan di Yogyakarta.

Baca juga: 5 Alasan Harus Coba Liburan Babymoon

Tips babymoon/Tips babymoon/ Foto: thinkstock


3. Pastikan Dokter dalam Keadaan Siaga


Sebelum memulai perjalanan jauh, pastikan konsultasi atau hubungi dokter dulu, ya. Ceritakan tentang rencana perjalanan Bunda dan suami, lalu bicarakanlah tindakan pencegahan yang diperlukan sebagai persiapan. Misalnya saja nih perlukah mendapat vaksin tertentu, apakah vaksin tersebut aman diberikan saat hamil, juga makanan di perjalanan dan tempat tujuan yang harus dihindari.

Saat meneliti lokasi, cari tahu apakah ada akses ke fasilitas medis berkualitas di dekat area (untuk jaga-jaga). Tuliskan info kontak rumah sakit terdekat untuk tetap siaga, juga nomor staf tempat menginap agar bisa cepat mendapat bantuan dalam situasi tertentu.

Selama dalam perjalanan, entah itu di pesawat atau dalam kereta, cobalah sesekali bangkit dan bergerak untuk membantu peredaran darah. Selain itu cobalah untuk tidak menyilangkan kaki ya Bun, untuk mengurangi risiko pembekuan darah.

Baca juga: Aneka Destinasi Keren Liburan Babymoon ala Selebriti

Tips babymoon/Tips babymoon/ Foto: Thinkstock


4. Persiapkan Hal Sekecil Apapun


Selain menyimpan kontak rumah sakit atau pusat medis di daerah destinasi, jika bepergian ke luar negeri, periksa Asosiasi Bantuan Medis Internasional untuk pelancong untuk mendapatkan direktori dokter di seluruh dunia. Terdengar agak ribet, tapi ini penting untuk antisipasi.

Daftar juga ke kedutaan atau konsulat terkait begitu sampai di tempat tujuan, siapa tahu nanti Bunda memerlukan bantuan ekstra jika harus meninggalkan negara ini dalam keadaan darurat. Pastikan untuk memeriksa polis asuransi kesehatan juga untuk mengetahui apakah nama Bunda termasuk di tempat tujuan. Jika tidak, carilah asuransi perjalanan tambahan.

Tips babymoon/Tips babymoon/ Foto: Thinkstock

5. Buat 'Itinerary' atau Rencana Perjalanan

Mungkin dulu Bunda dan suami adalah tipe penjelajah yang tidak akan masalah tanpa merencanakan terlebih dahulu suatu perjalanan. Namun lain halnya jika ini ada perjalanan babymoon di mana sang istri tengah berbadan dua.

Jangan merencanakan lebih dari 3-5 jam perjalanan dalam sehari. Ini harus mencakup tamasya, belanja dan wisata lainnya. Ada baiknya perjalanan dalam dua atau tiga bagian. Lalu kalau bisa sempatkan kembali ke hotel untuk tidur siang.

Jangan lupa, Bunda sekeluarga tengah berada di luar untuk bersantai, hal terbaik yang harus dilakukan adalah memilih resor yang bagus. Dengan begitu bisa bersantai di tepi kolam atau tidak keluar hotel sepanjang hari pun tetap bisa memberikan kenyamanan.

Tips babymoon/Tips babymoon/ Foto: Thinkstock

6. Memberi Informasi kepada Staf

Katakan pada orang sekitar tempat Bunda liburan seperti pada staf hotel atau tempat hiburan yang didatangi, bahwa kalian sekeluarga lagi babymoon. Mungkin aja selayaknya honeymoon, akan ada kejutan-kejutan lain yang akan diberikan oleh staf atau tempat yang terkait. Lebih dari itu, mereka juga bisa memberikan perhatian lebih pada ibu hamil.

Di babymoon ini, cobalah untuk melepaskan penat. Jangan pikirkan hal atau kecemasan yang nggak penting. Nikmati perjalanan babymoon bersama keluarga ya. Selamat babymoon. (aml/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi