kehamilan

Cerita Perdana Menteri Bersiap Mengambil Cuti Melahirkan

Amelia Sewaka 20 Jan 2018
PM New Zealand Jacinda Ardern umumkan kehamilannya/ Foto: Getty Images PM New Zealand Jacinda Ardern umumkan kehamilannya/ Foto: Getty Images
Wellington, New Zealand - Siapa saja berhak memutuskan untuk hamil dan melahirkan. Nah, bagi ibu bekerja, meski dirinya punya jabatan tinggi sekalipun, tentunya nggak membuatnya kehilangan hak untuk cuti melahirkan.

Adalah Perdana Menteri New Zealand, Jacinda Ardern, yang telah mengumumkan bahwa ia mengandung anak pertamanya. Dia pun mengatakan akan mengambil cuti atau istirahat dari tugas negara selama 6 minggu untuk melahirkan.

Dilansir NPR, Jacinda yang berusia 37 tahun ini menjadi perdana menteri sejak akhir Oktober tahun lalu. Bunda perlu tahu, dia adalah perempuan ketiga yang memimpin New Zealand dan merupakan perdana menteri termuda dalam 150 tahun terakhir.



Dalam sebuah postingan Facebook, Jacinda mengatakan bahwa ia dan pasangannya, Clarke Gayford, memperkirakan akan menjadi orang tua pada bulan Juni tahun ini. Mereka merencanakan si kecil nantinya akan diasuh oleh pengasuh setelah Jacinda kembali menjalankan tugasnya sebagai perdana menteri.

"Saya akan menjadi perdana menteri yang juga seorang ibu," tulis Jacinda.

PM Nes Zealand Jacinda Ardern umumkan kehamilannya/PM New Zealand Jacinda Ardern umumkan kehamilannya/ Foto: Instagram Jacinda Ardern


Jacinda juga mengatakan Clarke yang seorang presenter acara memancing sementara akan tinggal di rumah sebagai stay home dad. "Saya pikir ini adalah sebuab tantangan, tapi kami bersemangat untuk menghadapinya..." lanjut Jacinda.

Jacinda mengatakan bahwa kehamilannya diketahui pada tanggal 13 Oktober 2017. Artinya si kecil telah di rahimnya selama masa kampanye berlangsung. Namun ia baru mengetahui kalau dirinya hamil 6 hari sebelum diangkat menjadi perdana menteri.

Berita kehamilan ini awalnya benar-benar membuat keduanya terkejut. Jacinda memberi tahu teman Clarke tentang kehamilannya ketika sang suami sedang syuting.

Calon orang tua ini juga mengatakan bahwa mereka sudah tahu jenis kelamin sang bayi namun memutuskan untuk tidak mengumbar ke media. Jacinda juga mengalami tuh yang namanya morning sickness. Meski begitu, dia suka banget makan mince pie selama hamil.

"Kami akan bekerja keras untuk menjadi orang tua dan New Zealand akan membantu kami dalam membesarkan anak pertama kami," lanjur Jacinda, dikutip The Guardian.

Keseimbangan Hidup

Jacinda bahkan tidak malu lho untuk berbagi cerita dan kekhawatiran tentang menyeimbangkan antara kehidupan keluarga dan politiknya.

Berbicara soal cuti, memang sudah menjadi hal yang lumrah ketika ibu bekerja mengambil cuti sebelum dan sesudah melahirkan. Namun, jangan lupa bahwa penting pula jika ayah bisa mendapat cuti sebelum dan sesudah sang istri melahirkan lho.

Psikolog klinis dari Klinik TigaGenerasi, Sri Juwita Kusumawardhani MPsi mengatakan penting jika suami memperoleh cuti sebelum dan sesudah istri melahirkan. Tujuannya, agar dapat memberikan dukungan kepada istrinya, demikian disampaikan wanita yang akrab disapa Wita ini.

"Saat akan melahirkan, tentunya calon ibu perlu dukungan semangat agar yakin dapat menjalani proses persalinan dengan lancar. Setelah melahirkan, kondisi fisik istri tentunya tidak langsung pulih dan kuat begitu saja," kata psikolog yang akrab disapa Wita, dilansir detikhealth.



Untuk itu, menurut Wita alangkah baiknya jika suami bisa mendampingi istri untuk membantu mengurus bayi dan juga memberi dukungan semangat kepada istrinya. Dukungan dari suami dikatakan Wita juga bisa menjadi ASI booster bagi si ibu.

Kelak, saat Jacinda melahirkan, ia akan menjadi wanita kedua setelah Benazir Bhutto yang melahirkan saat menjalankan pemerintahan yang modern. (aml/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi