kehamilan

Super Blue Blood Moon, Bahayakah Gerhana Bulan bagi Ibu Hamil?

Nurvita Indarini 31 Jan 2018
Super Blue Blood Moon, Bahayakah Gerhana Bulan bagi Ibu Hamil?/ Foto: thinkstock Super Blue Blood Moon, Bahayakah Gerhana Bulan bagi Ibu Hamil?/ Foto: thinkstock
Jakarta - Fenomena alam yang cukup langka akan terjadi malam nanti, Bun, yakni super blue blood moon. Peristiwa ini memang cukup langka karena belum pernah terjadi setelah 1866. Dalam fenomena super blood moon, ada tiga peristiwa yang terjadi bersamaan yaitu supermoon, blue moon, dan blood moon. Ada gerhana bulan dalam fenomena ini yang oleh beberapa orang diyakini bisa membahayakan ibu hamil. Mitos atau fakta ya?

Saat supermoon, purnama dan gerhana bulan tampak lebih besar dari biasanya. Ini karena bulan berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi, Bun. Demikian dikutip dari blog Profesor Riset Astronomi-Astrofisika dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin.

Super Blue Blood Moon, Bahayakah Gerhana Bulan bagi Ibu Hamil?/Super Blue Blood Moon, Bahayakah Gerhana Bulan bagi Ibu Hamil?/ Foto: BBC Magazine


Disebut blue moon karena malam nanti merupakan purnama kedua pada bulan Januari. Sedangkan blood moon merupakan fenomena di mana warna bulan tampak merah seperti darah. Nah, saat gerhana total, bulan tampak merah darah juga, sehingga disebut juga blood moon.

Lalu benar nggak ya saat gerhana bulan nanti, ibu hamil harus lebih waspada karena bisa membahayakan kehamilannya? Soalnya beberapa orang meyakini ibu hamil nggak boleh melakukan berbagai hal kalau nggak mau sial terkait kehamilannya.



Iya, Bun, ada beberapa orang yang menganggap gerhana bulan itu sebagai pertanda buruk. Konon ibu hamil yang keluar rumah saat gerhana dan malah menontonnya bisa menyebabkan kelak melahirkan bayi dengan kecacatan. Makanya beberapa ibu hamil diminta tetap berada di kamar nih saat gerhana terjadi.

Dikutip dari Times Now News, bahkan kalau di India nih, Bun, gorden digambari bulan sehingga tidak menjadi ancaman buat ibu hamil. Hmm terasa nggak masuk akal ya, Bun? Apalagi memang secara ilmiah belum ada bukti kalau gerhana bisa membahayakan kehamilan.

Ada lagi nih, Bun, saran yang bilang ibu hamil nggak boleh makan dan minum air selama gerhana, karena bisa bikin janin mengasup hal negatif. Tapi kalau saran ini dilakukan, duh bisa berabe nih. Sudah haus tapi nggak boleh minum justru akan membuat ibu hamil dehidrasi.

Super Blue Blood Moon, Bahayakah Gerhana Bulan bagi Ibu Hamil?/Super Blue Blood Moon, Bahayakah Gerhana Bulan bagi Ibu Hamil?/ Foto: Ari Saputra/detikcom


Saran lainnya adalah ibu hamil dilarang memotong apapun dengan pisau saat gerhana terjadi karena bayinya bisa mengalami bibir sumbing. Tapi jangan percaya ya, Bun, ini jelas-jelas takhayul.

Kalau kata Dr drg Abdul Latief SpBM(K), tambahan asupan asam folat dan zinc untuk ibu hamil bisa diandalkan untuk mencegah bayi lahir dengan bibir sumbing. Jadi bukan dengan tidak memotong apapun saat gerhana ya, Bun. Demikian seperti dikutip dari detikHealth.

Ada lagi nih, Bun, saran bagi ibu hamil untuk segera mandi setelah gerhana bulan ataupun matahari. Konon mandi seusai gerhana bisa menyingkirkan semua energi negatif selama gerhana.



Kalau dengar saran seperti ini, nggak usah dipercaya ya, Bun. Kalau memang gerah dan ingin mandi ya mandi saja, tapi bukan karena ingin menyingkirkan energi negatif dari gerhana bulan lho ya.

Sekali lagi, nggak apa-apa ya kalau nanti malam ibu hamil mau nonton super blue blood moon. Soalnya nggak ada bukti ilmiah kok kalau gerhana bulan itu membahayakan ibu hamil dan janinnya. (vit/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi