kehamilan

Ingat Ya, Bun, Persiapan Juga Perlu Kalau Ingin Tambah Momongan

Amelia Sewaka Selasa, 13 Mar 2018 - 19.01 WIB
Meski Pernah Hamil, Kalau Ingin Tambah Momongan Juga Perlu Persiapan/ Foto: Thinkstock Meski Pernah Hamil, Kalau Ingin Tambah Momongan Juga Perlu Persiapan/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Namanya suatu pasangan yang telah menikah, pasti mendambakan kehadiran buah hati. Eits, tapi semua itu perlu persiapan lho, Bun, walaupun udah kehamilan kedua atau ketiga.

Menurut dr Arie A Polim D Mas, SpOG(K), dalam suatu persiapan kehamilan mau itu yang pertama, kedua dan selanjutnya itu tidak ada bedanya. Semua kehamilan butuh persiapan.

"Kalau tanpa persiapan terus tiba-tiba ada kehamilan, ya bisa aja ada kejadian janinnya tidak berkembang atau terjadi kelainan karena kurang persiapan atau kondisi kesehatan si ibu pada saat hamil sedang tidak baik," papar dr Arie di tengah acara Pregnity Smart Sharing 'Getting Ready for Pregnancy', Prepare Your Body, Boost Your Fertility di Green House Co Work, Multivision Tower Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.


dr Arie mencontohkan, si suami mungkin saat istrinya hamil anak pertama nggak kegemukan. Nah sekarang mungkin sudah kegemukan plus merokok. Kondisi yang berbeda ini tentu mendorong persiapan sebelum program hamil anak kedua.

Kalau memang komitmen istri mau hamil, segera persiapkan dengan baik dari mulai nutrisi, gaya hidup, dan kebiasaan. Tujuannya agar didapat kehamilan yang sehat. Hal baik perlu diikhtiarkan kan, Bun?

Nah, saat hamil, ada beberapa kondisi yang kadang bikin nggak nyaman. Misalnya 3 bulan pertama itu paling berat karena mengalami mual hingga gangguan pencernaan.

"Cara menguranginya, coba wanita hindari makanan yang banyak lemak. Karena lemak dapat membuat mual lebih hebat," kata dr Arie.

Dokter yang menyabet Master of Human Embriology and Reproduction dari Valencia University, Spanyol, ini juga menyarankan agar wanita hamil makan-makanan yang lebih fresh, perbanyak minum yang hangat atau minuman tradisional seperti jahe, karena jahe bisa mengurangi mual.

"Ingat, semua bisa mengurangi tapi tidak menghilangkan mual karena hal kayak gini akan hilang dengan sendirinya setelah 3 bulan karena itu pengaruh hormonal," imbuh dr Arie.

dr Arie menambahkan, obat anti mual salah satu pilihan lain tapi itu tidak dianjurkan hanya kalau Bunda muntahnya berlebihan saja, serta hindari junkfood dan makanan pengawet.

(aml/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi