kehamilan

Bun, Jangan Sampai Mengabaikan Yodium di Masa Kehamilan

Nabilla Putri Minggu, 28 Okt 2018 - 11.30 WIB
Foto: Shutterstock Foto: Shutterstock
Jakarta - Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013 oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, hanya 31% ibu hamil di Indonesia yang mengonsumsi cukup yodium pada masa kehamilan dan menyusui. Lalu 37,1% ibu hamil di Indonesia mengalami anemia karena kekurangan zat besi.

Registered Dietitian Kalbe Blackmores Nutrition, Alvina Christanti, mengungkapkan yodium merupakan salah satu mineral yang terkadang sering terlupakan manfaatnya pada saat kehamilan. Padahal yodium sangat diperlukan untuk produksi hormon tiroid yang penting dibutuhkan untuk perkembangan otak bayi, kemampuan visual motorik, dan pendengaran.


"Menurut literatur pada Journal Endocrinol Metab tahun 2013, kekurangan yodium pada saat kehamilan akan mempengaruhi hasil pendidikan pada anak, di mana anak cenderung memiliki kekurangan 10% pada pengejaan, 7,6% pada tata bahasa dan 5,7% pada english literature," ujar Alvina kepada HaiBunda, Senin (22/10/2018).

Yodium, lanjut Alvina, juga mendukung perkembangan intelektual dan IQ bayi serta perkembangan sistem saraf yang sehat. Selain yodium, penuhi juga kebutuhan kalsium untuk membantu perkembangan tulang dan gigi bayi serta zat besi untuk mendukung pembentukan hemoglobin pada sel darah merah.


"Selain yodium, kalsium dan vitamin D sangat diperlukan bayi untuk membantu perkembangan tulang dan gigi bayi," tambah Alvina.

Kandungan nutrisi tersebut bisa dikonsumsi secara praktis dengan Blackmores Pregnancy & Breastfeeding yang menyediakan nutrisi esensial lengkap untuk bunda dan si kecil dalam perut. (idr/nwy)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi