kehamilan

Menanti Anak Ke-4, Kim Kardashian Gantungkan Harap ke Ibu Pengganti

Asri Ediyati Sabtu, 05 Jan 2019 - 10.01 WIB
Menanti Anak Ke-4, Kim Kardashian Gantungkan Harap ke Ibu Pengganti/ Foto: Jenny Anderson/Getty Images for The Cher Show Menanti Anak Ke-4, Kim Kardashian Gantungkan Harap ke Ibu Pengganti/ Foto: Jenny Anderson/Getty Images for The Cher Show
Jakarta - Kabar bahagia tengah menyelimuti keluarga Kim Kardashian dan Kanye West. Anggota baru akan hadir di tengah keluarga mereka di tahun 2019 ini. Dikonfirmasi oleh People, Kim kembali menggunakan jasa ibu pengganti untuk anak keempatnya.

Kim Kardashian mengaku bahagia menjadi ibu dari tiga anak, seorang sumber mengatakan jika Kim juga nggak terburu-buru untuk memiliki anak lagi.

"Mereka berbicara tentang mencoba untuk memiliki bayi lagi dengan bantuan ibu pengganti, tetapi tampaknya tidak diputuskan dengan pasti. Chicago masih kecil, dan mereka punya waktu. Mereka tampaknya tidak terburu-buru," ungkap sumber.

Ketika ditanya di sebuah talkshow, Kim pun terbuka dan merasa tak terburu-buru untuk menambah momongan. Sumber melanjutkan, Kim dan Kanye akan menggunakan ibu pengganti yang sama jika ia bersedia.
Kim Kardashian/ Kim Kardashian/ Foto: Istimewa

Masih terkait dengan berita Kim ingin tambah anak. Pada bulan Oktober lalu, Kim mengungkapkan putrinya North sedikit khawatir dengan kehadiran saudara kandung baru. Menurut Kim, hingga kini North bertingkah seperti anak tunggal. North juga sedikit bingung dengan dinamika keluarganya.

"Dia (North) sangat cemburu sekarang. Dia seperti, 'Ini duniaku'. Dia berkata kepadaku tempo hari, 'Bu ... kita hanya perlu punya adik laki-laki lagi sehingga Saint bisa meninggalkanku sendirian, sehingga anak-anak perempuan bisa berada di rumah ini dan anak laki-laki bisa berada di rumah sebelah sana, '" kata Kim di podcast Ashley Graham, Pretty Big Deal.

Aduh, ada-ada saja North. Kim sendiri mengaku benar-benar menikmati proses surrogacy (melalui ibu pengganti), dan ingin menyusui bayi yang ditunggu. Bagi Kim, proses tersebut mengubah hidupnya. Ia juga bisa menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak-anaknya yang lebih besar.

"Dengan surrogacy, aku bisa menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak-anak yang lebih besar dan membiasakan mereka dengan bayinya," kata Kim Kardashian.

Human Fertilisation and Embryology Authority (HFEA), Inggris, menyebut praktik ibu pengganti cocok dilakukan pasangan dengan kondisi medis, yang membuat kehamilan dan persalinan tidak mungkin terjadi atau membahayakan nyawa.

"Contohnya seperti keabsenan atau malnutrisi dari rahim, keguguran berulang, dan kegagalan implantasi prosedur in vitro fertilization (IVF)," tulis HFEA dikutip dari detikcom.

Penting bagi pasangan yang ingin menggunakan jasa ibu pengganti untuk memilih wanita yang benar-benar sehat jasmani dan rohaninya. HFEA menyebut penularan penyakit seperti HIV dan hepatitis diketahui dapat terjadi dalam prosedur. Oleh karena itu semua orang yang terlibat dalam jasa ibu pengganti harus menjalani skrining lebih dulu.

Di Indonesia sendiri, praktik ibu pengganti dilarang. Peraturannya bisa Bunda baca dalam UU Nomor 23 Tahun 1992, tentang kesehatan dan juga Peraturan Menteri Kesehatan nomor 73 tahun 1992 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Teknologi Reproduksi Buatan.

(aci/rap)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi