kesehatan

Cerita Ibu yang Selalu Mencuci Mainan Anaknya Setelah Dipakai

Asri Ediyati 16 Mei 2018
Cerita Ibu yang Selalu Mencuci Mainan Anaknya Setelah Dipakai/ Foto: ilustrasi/thinkstock Cerita Ibu yang Selalu Mencuci Mainan Anaknya Setelah Dipakai/ Foto: ilustrasi/thinkstock
London, Inggris - Biasanya berapa kali Bunda membersihkan mainan anak? Seminggu sekali, sebulan sekali atau bahkan belum pernah sama sekali? Nah, seorang ibu baru membagikan ceritanya terkait kebiasaan dia mencuci mainan anaknya.

Si ibu meminta pendapat di forum online Mumsnet dengan mengakui dia mencuci mainan anaknya tiap selesai dipakai. Ia takut dirinya mengalami Obsessive Compulsive Disorder (OCD).

"Saya memiliki seorang putra berusia tiga bulan yang sedang tumbuh jadi dia mengisap dan menggigit semua yang dia dapatkan, dia punya banyak boneka tapi dua mainan favoritnya sering ia gigit bahkan kunyah," tutur sang ibu dikutip dari The Sun.

Ibu baru ini cemas, ia menjelaskan bagaimana dia selalu mencuci maina nsetelah disentuk sang anak atau kalau mainan itu ditaruh di lantai. Setelah berulang kali melakukannya, ibu itu mengekspresikan rasa frustasinya di forum.

"Saya benar-benar sedih dan nggak bisa nggak memikirkan semua tangan kotor yang menyentuh mainan anak saya, yang dimasukkan ke mulutnya," kata sang ibu.

Postingannya dipenuhi dengan berbagai tanggapan, dengan beberapa orang setuju dengan kebersihannya dan yang lainnya percaya bahwa perilakunya itu berlebihan. Satu pengguna menjawab, 'Kami tidak akan mengunyah permen karet dan menjatuhkannya ke lantai, mengambilnya kembali dan memasukkannya kembali ke mulut kami, kan?'. Yang lain menimpali, 'Sama persis dengan saya! Banyak orang mungkin akan mengira itu berlebihan tetapi lantai dan tempat umum bisa berbahaya pada anak!'.



Sementara orang tua yang berpengalaman bilang bahwa kita nggak selamanya bisa melindungi diri dan anak dari kuman. Apa yang sang ibu lakukan rasanya sedikit berlebihan, padahal faktanya setiap waktu anak akan bersentuhan dengan kuman.

Ada juga yang menambahkan kalau kuman sebenarnya bisa membantu sistem kekebalan, mengingat anak-anak di umur tersebut masih di masa pertumbuhan. Bicara soal kebersihan mainan, dikutip dari Mirror, sebuah studi oleh ABC memeriksa berbagai mainan mandi yang dikirim oleh orang tua dan menemukan jamur dan bakteri di 100 persen sampel mainan tersebut.

Bisa bayangin kan gimana anak sering menggigit atau mengemut mainan mandi mereka dan berapa banyak kuman dan kotoran yang masuk lewat mulut mereka? Maka dari itu, para ahli menyarankan agar orang tua membersihkan mainan mandi anak-anak setidaknya sekali seminggu.

Bagaimana cara mencegah penumpukan jamur dan membersihkan mainan? Peras semua air yang ada di mainan sebelum memasukkan mainan ke dalam jaring atau net sebagai wadah menyimpan mainan. Untuk membersihkan, cuci mainan dengan air bersabun panas untuk menyingkirkan kotoran di bagian luar. Kemudian taruh tiga cangkir cuka ke dalam ember berisi air bersih, peras mainan karet untuk memastikan air cuka masuk ke dalamnya.

Biarkan semalaman, lalu kocok, kosongkan dan bilas mainan dengan air bersih. Sebenarnya banyak mainan anak-anak yang juga dapat dicuci di mesin pencuci piring, tetapi tetap kita harus memeriksa terlebih dahulu kemasannya.

(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi