kesehatan

Cara Tepat Bersihkan Telinga Bayi Baru Lahir

Yuni Ayu Amida Sabtu, 02 Mar 2019 - 12.59 WIB
Cara Tepat Bersihkan Telinga Bayi Baru Lahir /Foto: istock Cara Tepat Bersihkan Telinga Bayi Baru Lahir /Foto: istock
Jakarta - Sebelum kita membersihkan telinga, ada baiknya kita mengetahui jenis kotoran telinga, Bun. Ternyata, cara membersihkan telinga juga harus melihat jenis kotorannya.

Menurut dr.Hably Warganegara, Sp.THT-KL, dari RS Pondok Indah (RSPI), kotoran telinga atau serumen terbagi empat macam, yakni normal, kering, padat lembek, dan padat keras. Serumen sendiri berfungsi sebagai proteksi agar tidak masuk kuman dan bakteri lain ke dalam telinga.


"Sebenarnya itu bukan kotoran, itu diproduksi dari kelenjar yang ada di telinga luar, terus bercampur dengan epitel kulit, kayak kulit telinga yang terkelupas, dicampur debu, jadilah serumen," jelas Hably, dalam media diskusi RSPI bertajuk 'Gangguan Pendengaran Pada Anak' di Menteng, Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Hably menerangkan bahwa sebenarnya telinga punya mekanisme sendiri untuk mengeluarkan serumen. Itu sebabnya sebelum dibersihkan kita harus kenal dulu jenisnya.

"Kalau yang gumpal keras atau lembek, sudah pasti terdorong ke dalam kalau dibersihkan. Kalau kering kadang enggak dapet kalau pakai cutton bud. Yang normal itu yang bisa keluar sendiri, boleh dibersihkan kalau gatal aja," tutur Hably.

Hably menegaskan, serumen yang dapat keluar dengan sendirinya itu hanya serumen yang normal. Sedangkan yang tidak normal seperti yang kering, padat lembek, dan, padat keras tidak. Namun kita tidak bisa memilih karena serumen itu bawaan lahir.

"Orang Indonesia, 1 dari 10 anak kotorannya ada yang bermasalah pasti. Kalau dewasa, 1 dari 20 orang," jelasnya.

Lalu bagaimana dengan telinga bayi?

Nah, untuk membersihkan telinga pada bayi di awal kelahirannya bisa menggunakan senter untuk pengecekan. Jika ada kotoran, boleh dibersihkan tapi di bagian luarnya saja. Tapi biasanya, kotoran telinga bayi tidak langsung terlihat.

"Jadi, belakang telinganya harus ditarik sedikit, karena tidak semua lobang telinga lurus, ada belok, jadi harus ditarik sedikit baru kelihatan. Walau baiknya konsul ke dokter THT, biar ketahuan jenis kotorannya," kata Hably.

"Membersihkan prinsipnya sama kayak orang dewasa, hanya boleh di sepertiga luar saja, jangan sampai ke batangnya. Jangan membersihkan berkali-kali, karena kulit liangnya tipis, takutnya infeksi," sambungnya.


Hably pun menyarankan agar melakukan pengecekan telinga ke dokter THT, sekalipun masih bayi. Hal ini guna mengetahui jenis kotoran telinga dan mendapat penanganan yang tepat, jika ternyata kotorannya bermasalah.

"Kalau enggak normal, mau enggak mau tiap enam bulan harus kontrol," tutupnya. (yun/muf)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi