Sign Up search

menyusui

Cara Mengatasi Payudara 'Bocor' ASI Saat Berhubungan Intim

Melly Febrida Kamis, 02 May 2019 10:04 WIB
Cara Mengatasi Payudara 'Bocor' ASI Saat Berhubungan Intim
Jakarta - Hubungan intim suami istri setelah melahirkan mungkin akan terasa berbeda. Para ibu baru bisa menghadapi beberapa masalah seperti payudara yang bocor. Tapi tenang, Bun. Ada cara untuk mengatasinya kok.

Dokter mungkin sudah memberi lampu hijau untuk berhubungan seks enam minggu setelah melahirkan. Namun, ketika ada hambatan seperti Air Susu Ibu (ASI) bocor saat berhubungan intim, ibu baru bisa merasa khawatir.

Menurut Baby Center, payudara mengeluarkan ASI saat berhubungan seks akibat hormon yang menyebabkan kontraksi selama orgasme, yakni oksitosin. Hormon ini juga bertanggung jawab atas keluarnya ASI. Konsultan laktasi bersertifikasi Leigh Anne O'Connor mengatakan oksitosin dianggap sebagai hormon cinta dan hadir saat berhubungan seks, menyusui, atau memompa ASI.




"Jadi, mengalami kebocoran ASI saat berhubungan seks adalah hal normal," katanya mengutip Romper.

Cara Mengatasi Payudara 'Bocor' ASI Saat Berhubungan Intim Foto: iStock
Konsultan laktasi Susan Condon menjelaskan payudara yang bocor menjadi pengingat bahwa laktasi berjalan dengan baik. Sayangnya, kebocoran ASI tidak dapat diprediksi, Bun. Umumnya, payudara bocor akan berhenti ketika bayi sudah mahir menyusu.

Untuk mengatasi kebocoran ASI saat berhubungan intim, Condon menyarankan Bunda memberi tekanan pada payudara dengan menyilangkan lengan di dada dan memeluk diri dengan kuat ketika merasakan sensasi bocor.

"Lalu seringlah menyusui atau memompa ASI. Membawa handuk atau tisu ke tempat tidur juga bisa jadi cara sederhana agar tidak terjadi kebocoran ASI di mana-mana. Bunda juga bisa mengenakan bra menyusui yang ada bantalannya. Tapi, jika Bunda tak ingin mencoba cara-cara di atas, bisa juga bercinta saat mandi," tambah Condon.



Pakar seks, Ian Kerner, Ph.D, juga menjelaskan tentang hubungan seks ketika sudah memiliki anak. Pasangan suami istri (pasutri) boleh-boleh saja berhubungan intim dalam kondisi ada bayi di kamar tersebut.

"Saya tak melihat ada masalah. Seorang bayi belum mampu mengenali apa yang Anda lakukan. Tetapi, jika menyingkir sejenak dari si kecil membuat Anda merasa lebih nyaman, lakukan," kata penulis buku berjudul Sex Recharge ini, seperti dilansir Baby Center.

[Gambas:Video 20detik]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi