HaiBunda

MENYUSUI

Bunda, Hindari 4 Penyebab Menyusutnya Produksi ASI

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Senin, 06 May 2019 15:30 WIB
Penyebab ASI menyusut/ Foto: iStock
Jakarta - Bunda, pernah enggak sih kebingungan melihat ASI menyusut? ASI yang biasanya merembes, mendadak jadi enggak terlalu banyak bahkan payudara pun terasa penuh. Duh, apa iya produksi ASI tiba-tiba menyusut?

Betul banget, Bun, produksi ASI sebenarnya memang tidak selalu stabil. Kadang, suplai ASI pun menyusut dan enggak jarang para ibu menyusui jadi stres saat mengalami kondisi tersebut.


"Sebagian Bunda yang menyusui memang akan memiliki kekhawatiran tentang produksi ASI mereka di beberapa fase. Ada saat-saat tertentu ketika hal tersebut mungkin terjadi misalnya di hari pertama setelah kelahiran sebelum ASI berproduksi lancar, kemudian ketika bayi berusia sekitar tiga atau empat minggu dan mulai sering menyusu, serta antara usia tiga dan enam bulan," ujar Karyn Grace Clarke, konsultan laktasi di Columbia Lactation Consultants Association.


Clarke menambahkan, penurunan ASI memang tidak selalu terjadi pada semua ibu menyusui. Seringkali, beberapa ibu menyusui merasa bahwa produksi ASI-nya menurun karena payudara terasa tidak membengkak atau ketika mereka tak lagi merasakan ASI-nya bocor.

4 penyebab produksi ASI menyusut/ Foto: iStock
"Adalah hal umum bagi seorang ibu untuk memproduksi ASI yang berlebihan di awal sebelum tubuhnya akhirnya mengerti berapa banyak ASI yang benar-benar diperlukan dibuat setiap harinya,"kata Clarke dikutip dari Breastfeedingusa.

Memang, Bun, ketika tubuh sudah mengetahui kebutuhan ASI yang diperlukan, produksi yang dihasilkannya akan mengikuti kebutuhan yang ada, Bun.

Tetapi perlu Bunda tahu juga bahwa selain tubuh yang mengikuti kebutuhan untuk memproduksi ASI, beberapa hal juga biasanya ikut memengaruhi pasokan ASI Bunda juga lho.

Melansir dari Utswmed, beberapa faktor yang bisa menyebabkan terganggunya pasokan ASI pada bayi Bunda, di antaranya:

1. Merasa stres atau cemas

Stres sangat berpengaruh pada pasokan ASI. Terutama dalam beberapa minggu pertama setelah melahirkan. Hal ini biasanya dikarenakan Bunda rata-rata kurang tidur dan sedang menyesuaikan dengan jadwal bayi. Kemudian, adanya peningkatan kadar hormon tertentu seperti kortisol dapat secara dramatis mengurangi suplai ASI.

2. Menambahkan susu formula

Setelah bayi Bunda lahir, payudara akan beroperasi berdasarkan supply & demand. Menyusui secara eksklusif akan mendorong demand lebih tinggi sehingga payudara menghasilkan lebih banyak susu. Namun, suplemen dengan susu formula yang berlebihan untuk bayi setiap harinya akan memberi tahu tubuh bahwa ia tidak perlu memproduksi ASI sebanyak-banyaknya. Supply ASI pun akan mulai berkurang.

3. Makan atau minum terlalu sedikit

Memang, Bun, hal ini akan menggoda Bunda untuk melakukan diet demi menurunkan berat badan ekstra selama kehamilan. Sementara, diet yang sehat seharusnya memastikan Bunda makan cukup dan mengisi kembali 500 kalori yang terbakar karena menyusui setiap hari. Jadi, pertimbangkan makan camilan sehat untuk menutup celah kalori.

4. Sakit

Sekadar terserang flu, pilek, atau gangguan perut memang tidak akan mengurangi persediaan ASI Bunda. Namun, gejala seperti kelelahan, diare, muntah, atau nafsu makan menurun biasanya akan mengurangi persediaan ASI, Bun. Untuk itu, mintalah bantuan orang terdekat atau anggota keluarga untuk membantu Bunda mencukupi ASI atau membantu memompa untuk bayi Bunda.

Selamat mencoba, Bun.

(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Penelitian Ungkap Olahraga Jalan Kaki Bersama Pasangan Bisa Bikin Pernikahan Lebih Harmonis

Mom's Life Arina Yulistara

Cara Mengenali Orang IQ Tinggi dari Selera Humor yang Disukai

Mom's Life Azhar Hanifah

Kisah Cinta Eks Supermodel Korea yang Dinikahi Petinggi Samsung, Terpaut Usia 25 Tahun

Mom's Life Annisa Karnesyia

Dokter Ungkap Pentingnya Nada Bicara Orang Tua saat Mengasuh Anak, Bukan Hanya Kata-kata

Parenting Azhar Hanifah

Rahasia Masak Daging Sapi Biar Empuk & Bumbu Meresap, Perhatikan Cara Merebusnya

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kisah Cinta Eks Supermodel Korea yang Dinikahi Petinggi Samsung, Terpaut Usia 25 Tahun

Penelitian Ungkap Olahraga Jalan Kaki Bersama Pasangan Bisa Bikin Pernikahan Lebih Harmonis

Dokter Ungkap Pentingnya Nada Bicara Orang Tua saat Mengasuh Anak, Bukan Hanya Kata-kata

Rahasia Masak Daging Sapi Biar Empuk & Bumbu Meresap, Perhatikan Cara Merebusnya

Cara Mengenali Orang IQ Tinggi dari Selera Humor yang Disukai

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK