sign up SIGN UP search


menyusui

ASI Eksklusif: Definisi, Frekuensi, Serta Manfaatnya bagi Bayi dan Bunda

Kinan Rabu, 07 Jul 2021 15:34 WIB
Close up portrait of beautiful young mother asian carrying little baby girl in home and sunlight in the morning. Healthcare, love, relationship concept caption

Metode pemberian air susu ibu atau ASI eksklusif dikenal sebagai salah satu kunci pemenuhan nutrisi bayi. Namun demikian, pelaksanaannya masih sering keliru.

ASI merupakan makanan yang sempurna untuk bayi. Dalam ASI terkandung gula, lemak, air dan protein dalam jumlah yang tepat.

ASI tidak hanya memberikan nutrisi yang ideal untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi sesuai kebutuhan, tetapi juga mengandung antibodi esensial. Demikian dilansir Parenting First Cry.


Antibodi ini diperlukan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dan melawan infeksi dan penyakit. Maka dari itu, pemberian ASI eksklusif pun jadi sangat penting untuk bayi, Bunda.

Apa itu ASI eksklusif?

Menurut World Health Organization, menyusui memiliki banyak manfaat kesehatan, baik bagi Bunda maupun bayi. Nah, ASI mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan bayi dalam enam bulan pertama kehidupannya. 

ASI Eksklusif berarti bayi hanya mendapat ASI saja, tanpa asupan tambahan lain. Termasuk juga air putih ya, Bunda.

Pengecualian untuk ASI eksklusif yakni larutan rehidrasi oral, atau tetes/sirup vitamin, mineral atau obat-obatan sesuai anjuran dokter.

WHO menyebutkan bahwa pemberian ASI membantu melindungi bayi terhadap diare dan penyakit umum anak lain seperti pneumonia.

Berapa frekuensi dan durasi pemberian ASI eksklusif yang tepat? 

Karena bayi hanya diberi ASI eksklusif, frekuensi menyusu sepatutnya bergantung pada bayi. Dengan kata lain, menyusui harus dilakukan sesuai permintaan bayi. Ini berarti Bunda mungkin akan menyusui bayi setidaknya 8 hingga 12 kali sehari.

Menyusui pada malam hari juga menjadi peluang pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi saat ASI eksklusif. Lamanya menyusui juga bergantung kebutuhan bayi, dengan rata-rata setiap sesi bisa berlangsung sekitar 20 hingga 45 menit.

Ingat ya, agar produksi ASI lancar, pastikan bayi harus puas menyusu dari satu payudara sebelum menawarkan sisi payudara lainnya.

Manfaat penerapan ASI eksklusif untuk bunda dan bayi

Pentingnya pemberian ASI eksklusif tidak bisa dianggap sepele. Salah satu manfaat pentingnya yakni bahkan menurunkan risiko infeksi dan penyakit berbahaya.

Selain itu, tak cuma bagi bayi, ASI eksklusif juga bermanfaat bagi Bunda. Dikutip dari Baby Gaga, berikut manfaat ASI eksklusif bagi bayi dan Bunda:

1. Meningkatkan bonding

Banyak bunda baru melahirkan yang memiliki masalah kurangnya bonding dengan si Kecil, termasuk saat memulai masa menyusui. Tenang, kondisi seperti ini sebenarnya wajar karena masih proses adaptasi, kok.

Namun memberikan ASI eksklusif dapat menjadi salah satu cara agar bonding kian meningkat. Sebab saat menyusui, kontak skin-to-skin yang dilakukan akan membuat rasa cinta semakin bertumbuh.

2. Menurunkan risiko asma atau alergi  

Immunoglobulin A (dikenal sebagai IgA) hanya ditemukan dalam ASI. Ini diyakini menjadi alasan mengapa banyak bayi yang diberi ASI eksklusif jarang mengalami asma atau alergi.

Ya, para peneliti menduga kuat kaitan ini terjadi karena adanya komponen IgA dalam ASI. IgA melindungi usus bayi dan mencegahnya dari peradangan pencetus alergi.

3. Waktu pemulihan bunda semakin cepat 

Waktu penyembuhan setelah bayi lahir dapat bervariasi, bergantung pada jenis persalinan, komplikasi persalinan, dan apakah ada tindakan episiotomi. Memberikan ASI eksklusif pun dapat mempercepat waktu pemulihan ini.

Tubuh bekerja untuk pulih secepat mungkin sejak Bunda mulai menyusui bayi di rumah sakit.

Penghentian pendarahan dan penyusutan rahim terjadi lebih cepat saat bayi diberi ASI eksklusif. Sebab faktanya setiap kali bayi menyusu, rahim Bunda bekerja ekstra untuk pulih dan mampu lebih cepat kembali ke ukuran normal.

4. Menjaga kesehatan pencernaan bayi

Bayi yang diberi ASI eksklusif berpotensi lebih jarang mengalami masalah pencernaan. Selain karena komponen dalam ASI aman untuk bayi, lagi-lagi kandungan IgA memiliki peran besar nih, Bunda!

IgA diketahui mampu melindungi usus bayi, sehingga kesehatan pencernaannya lebih terjaga.

5. Mencegah kenaikan berat badan berlebihan 

Pemberian ASI eksklusif membantu mencegah berat badan naik berlebihan, baik pada bayi maupun Bunda. Seperti diketahui, menyusui juga membakar ekstra kalori dari tubuh, lho.

Proses ini pun dapat membantu Bunda lebih cepat menurunkan berat badan seperti saat sebelum hamil. 

Demikian ulasan tentang definisi dan manfaat pemberian ASI eksklusif pada bayi, serta kesehatan Bunda. Ingat, sampai bayi mencapai usia 6 bulan sebaiknya ia cukup hanya diberi ASI, ya

(som/som)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!