menyusui

Menyusui Lebih dari 12 Bulan Kurangi Risiko Hipertensi dan Diabetes

Asri Ediyati Senin, 25 Nov 2019 11:10 WIB
Menyusui Lebih dari 12 Bulan Kurangi Risiko Hipertensi dan Diabetes
Jakarta - Kita tahu menyusui banyak sekali manfaatnya. Untuk bayi, jelas untuk memenuhi kebutuhan nutrisi supaya tumbuh kembang secara optimal. Kalau untuk ibu, selain bisa mengembalikan berat badan setelah naik saat hamil, bisa juga kurangi risiko hipertensi dan diabetes.

Hal tersebut diungkap melalui hasil tinjauan sistematis dan meta-analisis yang diterbitkan di JAMA Network Open. Menyusui telah dikaitkan dengan penurunan tingkat diabetes postpartum dan hipertensi.


Para peneliti mengikuti pedoman pelaporan dari Meta-analysis of Observational Studies in Epidemiology dan American Heart Association. Sebanyak 1558 studi diidentifikasi dalam pencarian ini, enam di antaranya memenuhi kriteria inklusi untuk hubungan antara menyusui dan diabetes dan atau hipertensi.


Meta-analisis dilakukan pada empat dan lima studi untuk menemukan hubungan antara laktasi dan diabetes, antara laktasi dan hipertensi, serta hubungan masing-masing.

"Menyusui selama lebih dari 12 bulan dikaitkan dengan pengurangan risiko relatif 30% untuk diabetes dan pengurangan risiko relatif 13% untuk hipertensi," tulis hasilnya dikutip dari Cardiology Advisor.

Dari hasil, para peneliti mencatat, periode prenatal dan antenatal adalah kesempatan penting untuk mendidik wanita tentang intervensi gaya hidup yang dapat melindungi kesehatan mereka di masa depan.

"Selain menurunkan berat badan, berhenti merokok, dan berolahraga, menyusui juga harus direkomendasikan karena manfaatnya bagi ibu," tulis peneliti.

Menyusui Lebih dari 12 Bulan Kurangi Risiko Hipertensi dan Diabetes

Simak juga jenis puting tidak normal saat menyusui:

[Gambas:Video Haibunda]

(aci/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi