menyusui

Ibu Menyusui Makan Kepiting, Adakah Pengaruhnya Terhadap ASI dan Bayi?

Asri Ediyati Kamis, 19 Dec 2019 15:20 WIB
Ibu Menyusui Makan Kepiting, Adakah Pengaruhnya Terhadap ASI dan Bayi?
Jakarta - Saat hamil, makan seafood kecuali ikan laut dalam lebih baik dibatasi. Hal ini karena kandungan merkuri dan logam berat lainnya yang ada pada hewan laut. Kepiting juga salah satunya. Nah, bagaimana jika kepiting dikonsumsi ibu menyusui, aman kah?

Soal ini menurut nutrisionis Dr. Minal Acharya dari Maharashtra University of Science, Pune, boleh-boleh saja ibu menyusui makan kepiting.


"Namun lebih baik buatan sendiri dan dalam keadaan segar saat disajikan. Kepiting juga merupakan sumber seng," ujarnya dikutip dari FirstCry Parenting.


Sementara itu dilansir Babyment, bagi Bunda yang menyusui agar tidak terlalu banyak konsumsi kepiting. Bunda harus membatasi jumlahnya.

"Kepiting sangat bergizi yang baik untuk perkembangan bayi. Namun, kepiting dapat menyebabkan masalah pada sistem pencernaan seperti diare," tulis Babyment.

Kemudian mengutip Science Daily terkait kepiting menyebabkan diare. Peneliti Trine-Lise Torgersen dari Norwegian School of Veterinary Science menjelaskan dalam disertasi doktornya varian baru racun penyebab diare pada kerang, tiram, dan kepiting.

Meski menyebabkan diare, varian-varian ini diasumsikan lebih tidak ganas daripada bentuk-bentuk racun diare yang sudah kita kenal dan ditemukan dalam jumlah yang bervariasi dalam berbagai jenis makanan laut yang diteliti.

Jadi, konsumsi dalam batas wajar saja ya, Bunda. Bila perlu, konsultasikan dahulu ke dokter.

Simak juga video tentang bahaya bayi ASI sembelit:

[Gambas:Video Haibunda]

(aci/som)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi