HaiBunda

MENYUSUI

Kenapa Seafood Berbahaya untuk Ibu Menyusui? Simak Penjelasan Lengkapnya

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Senin, 25 May 2020 19:35 WIB
Ibu Menyusui/ Foto: iStock
Jakarta -

Ibu yang menyusui sebaiknya memang menjaga asupan makanan yang dikonsumsi ya. Sebab, makanan tersebut akan ditransmisikan ke ASI dan dapat memengaruhi sang buah hati.

Salah satu makanan yang harus diperhatikan adalah seafood atau makanan laut. Dikutip dari Mom Junction, seafood adalah sumber alami asam lemak omega 3 dan protein yang baik untuk kesehatan.

Tapi, di dalam seafood bisa saja terkandung merkuri yang dapat masuk ke ASI. Bahan kimia ini nantinya justru merusak sistem saraf bayi, Bunda.


Food and Drug Administration (FDA) sendiri memang merekomendasikan ibu menyusui untuk meningkatkan konsumsi seafood, terutama ikan. Namun, sebaiknya dipilih yang rendah kandungan merkuri.

Menurut perawat anak bersertifikat Donna Murray, RN, BSN, merkuri di lingkungan dapat menumpuk di tubuh ikan. Beberapa ikan yang mengandung merkuri cukup besar adalah king mackerel, swordfish, dan tilefish.

"Yang terbaik adalah menghindari jenis ikan tersebut saat wanita sedang menyusui," kata Murray, dilansir Very Well Family, Rabu (20/5/2020).

Ilustrasi Seafood/ Foto: iStock

Tapi tak perlu khawatir ya, Bunda. Ada banyak kok jenis seafood yang aman dikonsumsi saat menyusui.

Murray mengatakan, sumber makanan laut yang rendah merkuri termasuk salmon, nila, lele, sarden, tuna, udang, kerang, kepiting, cumi-cumi, dan lobster.

"Makanan seafood ini dapat dikonsumsi dua hingga tiga kali seminggu saat wanita sedang menyusui," ujar Murray.

Kalau Bunda berencana konsumsi ikan saat menyusui, ada 4 tips yang bisa diterapkan. Simak tipsnya berikut ya.

1. Periksa lingkungan tempat kita membeli atau menangkap ikan. Cek apakah ada saran atau peringatan terkait bahan kimia dan polutan di dalam air yang berbahaya untuk ibu menyusui.

2. Makanlah jenis ikan yang beragam setiap minggu. Mengonsumsi jenis ikan yang sama akan membatasi variasi nutrisi yang didapatkan.

3. Konsumsi ikan sangat disarankan karena mengandung asam lemak omega 3 DHA. Jika Bunda vegetarian, carilah nutrisi lain yang bisa menggantikan seperti biji rami, kenari, dan chia seed.

4. Konsultasi dan bicara dengan penyedia layanan kesehatan atau ahli gizi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang seafood, merkuri, dan asam lemak omega 3 yang berhubungan dengan ibu menyusui.

Simak juga tips atasi lecet saat menyusui, di video berikut:

(ank/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

38 Nama Bayi Ini Dilarang di New Zealand, Termasuk Favorit Keluarga Kim Kardashian

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Potret Cantik Hesti Purwadinata dan Ayu Ting Ting Kenakan Busana ala Dracin

Mom's Life Annisa Karnesyia

5 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dan Alokasinya di Tengah Kondisi Ekonomi saat Ini

Mom's Life Amira Salsabila

Makanan Ultraproses (UPF) Terbukti Ganggu Kesuburan dan Pertumbuhan Embrio

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

11 Ciri Gumoh yang Berbahaya pada Bayi ASI dan Cara Mengatasinya

Menyusui Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Rumah Eross & Sarah Chandra di Yogyakarta, Bergaya Vintage Estetik

Manfaat Bone Broth untuk Anak, Benarkah Baik untuk Berat Badan dan Daya Tahan Tubuh?

38 Nama Bayi Ini Dilarang di New Zealand, Termasuk Favorit Keluarga Kim Kardashian

5 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dan Alokasinya di Tengah Kondisi Ekonomi saat Ini

11 Ciri Gumoh yang Berbahaya pada Bayi ASI dan Cara Mengatasinya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK