sign up SIGN UP search


menyusui

4 Asupan yang Bisa Menyebabkan ASI Menyusut

Siti Hafadzoh Senin, 15 Jun 2020 08:07 WIB
Young mother breastfeeding her baby boy in the bedroom. Belgrade, Serbia caption
Jakarta -

Bunda yang sedang menyusui mungkin sering mengalami suplai ASI yang tidak menentu. Kadang ASI banyak, tapi beberapa kali juga menyusut.

Menurut konselor laktasi Karyn Grace Clarke, sebagian ibu menyusui memang akan mengalami kekhawatiran tentang produksi ASI. Memang ada saatnya ASI menjadi banyak dan ada saatnya juga ASI menyusut.

"Ada saat-saat tertentu ketika hal tersebut mungkin terjadi misalnya di hari pertama setelah kelahiran sebelum ASI berproduksi lancar, kemudian ketika bayi berusia sekitar tiga atau empat minggu dan mulai sering menyusu, serta antara usia tiga dan enam bulan," kata Clarke, dikutip dari Breastfeeding USA.


Pasokan ASI yang menyusut juga bisa disebabkan oleh asupan makanan dan obat-obatan lho, Bunda. Tidak semua makanan dapat mendukung produksi ASI.

Dilansir Parents, ini asupan yang dapat menyebabkan ASI menyusut.

1. Alkohol

Selain mengubah rasa dan bau, alkohol juga dapat membuatĀ produksi ASI jadi menyusut. Sebuah penelitian menunjukkan, setelah ibu mengonsumsi alkohol, bayi awalnya tampak lebih sering menyusu.

Namun, ternyata terungkap bahwa bayi yang menyusu pada ibu yang mengonsumsi alkohol cenderung minum sedikit ASI dibandingkan yang tidak. ASI tidak akan mengalir secara efisien kepada bayi ketika Bunda mengonsumsi alkohol.

Ilustrasi ibu menyusuiIlustrasi ibu menyusui/ Foto: Getty Images/iStockphoto/tatyana_tomsickova

2. Peterseli, peppermint, dan mentol

Banyak tumbuhan alami yang dapat meningkatkan produksi ASI. Tapi, tidak semua tumbuhan dan rempah berguna untuk ini.

Peterseli, peppermint, dan mentol ternyata justru mengurangi suplai ASI. Terutama kalau Bunda mengonsumsinya dalam jumlah besar.

Tidak ada penelitian yang menjelaskan berapa batas yang boleh dikonsumsi ibu menyusui. Tapi, memang terbukti bahwa tanaman ini dapat mengurangi ASI.

Tidak perlu khawatir ya dengan rempah ini ya. Bunda hanya perlu menghindari konsumsi dalam jumlah besar, seperti teh peppermint dan mentol.

3. Chasteberry

Chasteberry merupakan tanaman asli daerah Mediterania yang biasanya dikeringkan dan diolah. Tanaman ini sering digunakan untuk mengatasi masalah reproduksi, seperti gejala PMS, endometriosis, dan menopause.

Chasteberry juga sering digunakan untuk membantuĀ ibu menyusui yang mengalami pembengkakan. Tapi, justru tanaman ini memberikan efek terapeutik.

Efek terapeutik memengaruhi kelenjar pituitari dan menghambat sekresi prolaktin. Kalau prolaktin berkurang, pasokan ASI juga berkurang, Bunda. Jadi, sebaiknya hindari tanaman yang satu ini ya.

4. Pseudoephedrine, methergine, dan bromocriptine

Beberapa bahan dasar obat-obatan memang dapat mengurangi pasokan ASI. Misalnya pseudoephedrine, methergine, dan bromocriptine.

Pseudoephedrine merupakan bahan aktif yang ada pada obat pilek. Methergine sering digunakan untuk pendarahan rahim parah setelah melahirkan. Sedangkan bromocriptine digunakan untuk mengatasi berbagai jenis penyakit.

Kalau jumlah ASI menurun setelah mengonsumsi obat, mungkin itu mengandung bahan yang tadi disebutkan. Konsultasikan kepada dokter tentang obat tersebut ya, Bunda.

Simak tips memperbanyak ASI ketika menstruasi berikut ini yuk.

[Gambas:Video Haibunda]

(sih/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi