sign up SIGN UP search


menyusui

Tutorial Membuat Apron Menyusui Sendiri, Nyaman dan Sesuai Kebutuhan

Dwi Indah Nurcahyani Minggu, 09 Aug 2020 14:30 WIB
A mid adult woman in her 30s, holding her beautiful 2 month old baby girl, sitting on a sofa at home, nursing. caption
Jakarta -

Kesuksesan menyusui memang tak terlepas dari kenyamanan Bunda dalam memberikan ASI pada si kecil. Berada di tempat umum bukan menjadi alasan untuk tidak menyusui anak, Bunda.

Sekarang, ada apron menyusui yang mempermudah Bunda menyusui di mana saja. Menurut Krystal Duhaney, seorang konsultan laktasi bersertifikat dewan internasional, bagi sebagian wanita, apron menyusui membuat mereka lebih percaya diri dan aman dalam menyusui, seperti dikutip dari laman Mothering.

"Tidak peduli alasannya, ini semua tentang seorang ibu menyusui dan ikatan bayi dimana mereka membutuhkan kenyamanan bersama dalam prosesnya," ujarnya.


Intinya, sambung Duhaney bahwa ibu menyusui membutuhkan dukungan apa pun yang mereka butuhkan agar menyusui lebih mudah dan menyenangkan bagi mereka. Jadi, menyusui tetap bisa dilakukan meski tak tersedia ruang laktasi yang layak di sekitar Bunda.

Salah satu yang dapat membuat nyaman para ibu menyusui, terutama ketika menyusui di ruang publik atau area umum yakni dengan mengenakan apron menyusui. Di mana apron menyusui dapat membantu menutupi area payudara mereka selama menyusui dan bayi pun tetap merasa aman.

Biasanya, banyak ibu menyusui mengandalkan apron menyusui di pasaran alias beli jadi. Tetapi, tak sedikit pula yang meluangkan waktunya untuk membuat sendiri di rumah agar sesuai dengan kebutuhan mereka.

Young Mother breastfeeding her Baby in a Park. Chinese / Asian ethnicity. Photo taken in Piedmont Park, Atlanta, Georgia, USA.Tutorial membuat apron menyusui/ Foto: iStock

Nah, bagi Bunda yang ingin mengeksekusi sendiri di rumah, berikut cara membuat apron menyusui tanpa ribet yang bisa dicoba, seperti dikutip dari laman Nutriclub:

1. Siapkan bahan berukuran 1x1,5 meter. Sebaiknya Bunda memilih bahan 100 persen katun yang tidak panas untuk kenyamanan bayi saat menyusu.

2. Pilih juga bahan lembut seperti flannel atau terry cloth berukuran 20x20 cm. Bahan ini nantinya akan dijahitkan di dalam apron menyusui dan berfungsi sebagai lap untuk membersihkan mulut si kecil setelah menyusui. Bila Bunda tidak memerlukan lap ini, Bunda dapat melewatkan bahan ini.

3. Potong bahan utama dengan ukuran 1 x 1 meter.

4. Dari sisa bahan utama, potong bahan dengan lebar sekira 10 cm. Bahan ini nantinya akan Bunda gunakan sebagai bagian yang digunakan untuk mengalungkan apron menyusui di leher. Jadi, Bunda dapat menyesuaikan panjang bahan ini dengan ukuran tubuh Bunda.

5. Jahitkan bagian untuk mengalungkan apron menyusui di bagian atas bahan utama. Kalau Bunda tidak ada mesin jahit, Bunda dapat menjahitnya dengan tangan.

6. Bagi dua kain lembut yang akan Bunda gunakan untuk lap hingga membentuk segitiga. Jahitkan ini di sudut apron menyusui bagian bawah.

Selamat mencoba ya, Bunda!

Bunda, simak juga yuk cerita Erieska Rein yang sempat alami drama saat pertama kali menyusui dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi