MENYUSUI
Kenali Tanda Bayi ASI Mengalami Dehidrasi dan Simak Cara Mengatasinya
Mutiara Ananda | HaiBunda
Minggu, 09 Aug 2020 10:10 WIBASI Bunda sedikit? Hal ini tentu memicu kekhawatiran si kecil akan mengalami kekurangan nutrisi hingga dehisrasi. Ya, Bunda, hal ini memang perlu diwaspadai ya agar tidak menyebabkan masalah kesehatan pada bayi.
Dehidrasi pada bayi sering kali tak disadari para orang tua. Melihat bayi tidur sepanjang hari. membuat mereka berpikir bahwa si kecil masih kenyang dan tidak sering menyusuinya.
"Bayi yang disusui dapat mengalami dehidrasi jika ibu tidak cukup sering meletakkan bayinya ke payudara," jelas Deena Blumenfeld, Lamaze Certified Childbirth Educator (LLCE) dan Fellow of American College of Childbird Educators (FACCE), dilansir Romper.
Menyusui pada prinsipnya tentang supply and demand. Di mana tubuh akan semakin banyak memproduksi ASI saat Bunda sering menyusui bayinya. Itu artinya, jadwal menyusui sangat fleksibel sesuai dengan permintaan bayi sendiri.
Blumenfeld mengatakan bahwa jadwal menyusui yang kaku dapat menyebabkan asupan ASI tidak mencukupi. Maka dari itu, Bunda perlu tahu tanda bayi ingin menyusu meskipun mereka terlihat nyaman tidur seharian.
Dehidrasi adalah suatu kondisi di mana tidak adanya cukup cairan di dalam tubuh. Pada tubuh bayi, biasanya terdiri 75 persen air. Setiap hari, mereka kehilangan cairan karena buang air kecil, air besar, berkeringat, menangis, bahkan bernafas. Hal ini bisa teratasi dengan ASI yang Bunda berikan pada mereka.
Tapi bagaimana jika cairan yang hilang lebih banyak daripada cairan yang masuk?
Dikutip dari lama Very Well Family, tanda jika si kecil mengalami dehidrasi dapat dilihat dari urine mereka yang terlihat kuning pekat atau oranye. Selain itu lihat juga apakah bibir bayi kering, rasa kantuk berlebihan, mengganti popok kurang dari enam kali dalam sehari, dan tidak tertarik untuk menyusu, bisa jadi tanda lainnya.
Apa penyebabnya?
Dehidrasi pada bayi yang baru lahir biasanya karena tidak mendapat ASI yang cukup, menolak payudara, hidung tersumbat, demam, diare, muntah, dan sering terpapar panas seperti suhu tinggi, kelembaban ekstrem, dan terlalu banyak terpapar sinar matahari.
Cara mengatasinya?
Saat si kecil menunjukkan tanda-tanda dehidrasi, Bunda harus menghubungi dokter atau pergi ke ruang gawat darurat. Perawatan ini dapat diberikan tergantung pada seberapa parah kondisi si kecil, ya.
Jika gejala yang terlihat cukup ringan, Bunda bisa berikan ASI sesering mungkin dan terus pantau kondisi popoknya. Saat didapati mereka berkeringat, coba lepaskan pakaian berlebih atau selimut agar tidak terlalu panas. Bunda juga harus ikuti instruksi dari dokter jika perlu diberikan cairan rehidrasi.
Jika tidak ingin menyusu langsung di payudara, berikan si kecil ASI perah. Bunda bisa mempompa payudara dalam botol setiap dua hingga tiga botol. Jika mereka ingin menyusu lewat payudara, letakkan si kecil setidaknya setiap dua atau tiga jam sekali nih, Bunda.
Hal lain yang perlu Bunda perhatikan adalah hindari memberi air disela waktu menyusui. Air akan membuat mereka kenyang, tapi tidak bisa menutrisi apapun. Air juga hanya boleh diberikan pada bayi berusia di atas 6 bulan.
Bunda juga harus mengutamakan kebersihan dengan mencuci tangan sesering mungkin, terutama saat menyiapkan botol susu dan setelah penggantian popok.
Kapan harus menghubungi dokter?
Bunda bisa segera membawa si kecil yang dehidrasi ke dokter jika mereka berusia di bawah tiga bulan dan demam, muntah setelah makan dua kali, dan diare lebih dari delapan jam.
Semoga informasinya membantu.
Bunda, simak yuk cara mempertahankan produksi ASI tetap banyak meski sedang menstruasi seperti dalam video berikut:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Waspada Bun, Pelekatan Menyusui Salah Bisa Bikin Bayi Dehidrasi Lho
Kisah Pilu Ibu menyusui dengan PCOS, Kehilangan Bayi Akibat Dehidrasi
3 Tips Mudah agar Produksi ASI Lancar dan Melimpah
Teh Herba Rumahan untuk Bantu Tingkatkan Produksi ASI
TERPOPULER
Cerita Zaskia Sungkar Promil Baby Urwah, Ternyata Ada 4 Embrio dan Salah Satunya Perempuan
Arti Mimpi Orang Meninggal Hidup Lagi, Ini Penjelasan dari Berbagai Sudut Pandang
Makanan Ini Ternyata Bisa Mengandung Racun Sianida, RI Masuk 4 Besar Produsen Dunia
10 Pohon yang Bisa Jadi Sarang Ular, Waspadai di Sekitar Rumah
5 Sunscreen Spray Praktis buat Reapply di Atas Makeup
REKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Kostum Halloween Karakter Anime Perempuan yang Ikonik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Kukus 3 Susun Stainless Terbaik Multifungsi dan Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Parfum Bayi yang Aman & Wanginya Tahan Lama
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Tripod HP Terbaik untuk Bikin Konten, Foto, dan Video
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Arti Mimpi Orang Meninggal Hidup Lagi, Ini Penjelasan dari Berbagai Sudut Pandang
Cerita Zaskia Sungkar Promil Baby Urwah, Ternyata Ada 4 Embrio dan Salah Satunya Perempuan
5 Sunscreen Spray Praktis buat Reapply di Atas Makeup
Makanan Ini Ternyata Bisa Mengandung Racun Sianida, RI Masuk 4 Besar Produsen Dunia
5 Kalimat yang Bisa Membuat Mental Anak Tidak Kuat Menurut Psikoterapis
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Oven Low Watt 400 Watt Boros Listrik? Cek Cara Hitung Pemakaian per Bulan
-
Beautynesia
Daftar Lengkap Nominasi Blue Dragon Film Awards ke-47
-
Female Daily
Jisoo Launching Lightstick Solo Berbentuk Es Krim! Sekaligus Umumkan Comeback Terbaru
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Sinopsis Day of the Dead: Bloodline di Bioskop Trans TV Hari Ini
-
Mommies Daily
Baru di Minggu Ini: Promo tiket.com hingga Pompa ASI Handsfree S2 Pro dari Anker eufy