sign up SIGN UP search


menyusui

Jadwal Menyusui Bayi Baru Lahir agar Mencukupi Kebutuhan Nutrisinya

Mutiara Ananda Jumat, 07 Aug 2020 07:02 WIB
Attractive young mother holding an infant baby in her arms caption
Jakarta -

Menyusui bayi baru lahir menjadi teka-teki untuk para Bunda. Ketakutan anak kurang nutrisi pun kerap menghantui, mengingat hanya ASI yang boleh masuk ke tubuhnya.

Lalu, seberapa sering sih idealnya menyusui bayi di awal kelahirannya? Tahukah Bunda, kalau 24 jam di awal kelahiran bayi menjadi waktu yang sangat penting untuk menyusui. Itu sebabnya, Bunda disarankan untuk melakukan inisiasi menyusui dini (IMD) sesaat setelah bayi lahir.

Pada momen ini, bayi akan mulai menggerakkan sel-sel payudara untuk memulai suplai ASI.


"Idealnya, bayi akan diletakkan di dada segera setelah ia dilahirkan untuk memberinya akses ke payudara," terang Cathy Garbin, seorang Konsultan Laktasi Internasional, dilansir Medela.

Setelah proses IMD dilalui, Bunda pun dituntut untuk bisa menyusui dengan baik ya. Meskipun bayi baru lahir cepat kenyang dan lapar kembali, tapi jangan terlalu sering dan terlalu jarang menyodorkan payudara ya, Bunda.

Dilansir Kellymom, biasanya pada minggu awal kelahiran bayi, payudara Bunda akan membengkak karena simpanan ASI yang melimpah. Meski begitu, jangan terlalu sering menyusui ya, Bunda.

menyusuiSeberapa sering idealnya menyusui bayi baru lahir/ Foto: iStock

Pada minggu awal, bayi akan lapar setidaknya 10-12 kali dalam seminggu. Mereka akan rewel dan memasukkan tangannya ke dalam mulut. Ini adalah tanda yang sering diberikan. Jangan tunggu sampai si kecil menangis ya.

Pada saat lahir, kebanyakan bayi akan sangat mengantuk. Wajar kalau mereka terlihat tidur sepanjang hari. Setelah dimadikan dan disusui pada pagi hari, Bunda bisa bangunkan mereka untuk kembali menyusui pada pukul 02.00 siang atau 04.00 sore.

Apakah si kecil mendapatkan cukup ASI?

Saat bayi lahir, normalnya mereka akan kehilangan 7 persen berat badan dari berat lahir. Setelah diberi asupan ASI, berat perlahan akan bertambah sebesar 6 ons per minggunya. Untuk mengetahuinya, bawalah si kecil untuk pemeriksaan berat badan pada minggu kedua.

Selain itu, setelah si kecil menerima asupan ASI, biasanya mereka akan buang air besar lebih sering sekitar 3-4 kali setiap harinya. Untuk itu, Bunda perlu mempersiapkan popok sebanyak 5-6 buah setiap harinya.

Selain itu, perhatikan juga perubahan payudara Bunda ya agar tak menyebabkan masalah menyusui. Saat minggu awal, payudara akan terasa membengkak. Untuk meminimalisir, jangan lewatkan waktu untuk menyusui ya, Bunda. Bunda juga bisa mengompresnya dengan sesuatu yang dingin pada waktu makan.

Perlukah membuat stok ASI?

Beberapa Bunda bekerja biasanya akan merasa khawatir pada ketersedian stok ASI. Selama si kecil mendapatkan ASI, membuat persediaan ASI perah akan lebih bagus. Tapi, selain ASI, Bunda juga harus teliti dalam mempersiapkan popok serta memeriksakan berat badan untuk mengetahui apakah si kecil mendapatkan cukup ASI.

Semoga informasinya membantu ya. Semangat mengASIhi, Bunda.

Bunda, simak juga yuk tips menyusui yang benar dari dr.Reisa berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi