sign up SIGN UP search


menyusui

10 Obat Batuk Alami untuk Ibu Menyusui, Atasi Iritasi dan Tenggorokan Gatal

Annisa Karnesyia Rabu, 10 Mar 2021 15:45 WIB
Two people, mother with protective mask breastfeeding her baby son at home, they are at home do to pandemic outbreak quarantine. caption
Jakarta -

Batuk kering hingga berdahak adalah sakit yang umum terjadi saat pergantian musim. Kondisi ini juga dapat dialami Bunda yang sedang menyusui lho.

Batuk hingga menyebabkan gatal dan iritasi tenggorokan dapat disebabkan virus atau bakteri. Infeksi virus dapat berupa influenza atau flu biasa. Namun, infeksi ini juga mungkin disebabkan virus seperti mononukleosis, cacar air, atau campak.

Sementara itu, infeksi karena bakteri streptococcus pyogenes juga dapat membuat tenggorokan sakit. Masalah kesehatan ini bisa menjadi gejala sakit batuk rejan atau difteri, Bunda.


Batuk pada ibu menyusui juga dapat disebabkan alergi lho. Bunda yang terpapar iritan atau mengalami ketegangan otot dapat merasakan sakit tenggorokan hingga batuk.

"Sakit tenggorokan bisa disertai dengan tonsilitis (amandel), nyeri menelan, hingga sakit kepala dan demam," kata konselor laktasi Dr. Priya Shashank, dikutip dari Mom Juction.

Sementara menurut perawat dan ahli kesehatan, Sarah Beeson, jika ibu mengalami pilek atau flu, demam, diare dan muntah, atau mastitis, tetaplah menyusui seperti biasa. Bayi tidak akan tertular penyakit tersebut karena dalam ASI mengandung antibodi untuk mengurangi risiko terkena virus.

"Bayi Anda sebenarnya adalah orang yang paling tidak mungkin jatuh sakit karena pilek Anda, karena ia sudah melakukan kontak dekat dengan Anda dan mendapatkan dosis harian dari antibodi pelindung dari ASI Anda," ujar Beeson.

Jika Bunda terpapar infeksi bakteri atau virus dari pilek atau flu, tubuh juga akan membuat antibodi untuk melawannya. Antibodi ini kemudian ditransfer ke bayi melalui ASI.

Meski begitu, menyusui si Kecil saat Bunda batuk memang tak mudah. Harus ada tindakan pencegahan yang dilakukan agar tidak mengganggu proses menyusui ya, Bunda.

Dalam banyak kasus, penyakit memang tidak ditularkan melalui Air Susu Ibu (ASI). Namun, penyakit seperti batuk ini dapat menular ke bayi melalui sekresi dari hidung, mulut, serta kontak kulit.

Untuk menghindari kemungkinan bayi tertular, berikut yang harus Bunda perhatikan:

1. Cuci tangan sesering mungkin.

2. Hindari kontak langsung atau tatap muka saat bersin dan batuk di dekat bayi.

3. Tutup mulut saat Bunda batuk atau bersin ya.

4. Gunakan masker saat menyusui buah hati.

5. Hindari menyusui dengan posisi menggendong bayi. Mintalah bantuan seseorang untuk meletakkan bayi kita di tempat tidur untuk disusui.

A glass cup of tea with lemon, mint, ginger and honey on wooden rustic table.Ilustrasi lemon dan madu/ Foto: iStock

Obat batuk alami untuk ibu menyusui

Sakit batuk selama menyusui dapat membuat Bunda lemas dan enggan menyusui. Selain konsumsi obat yang dianjurkan dokter, Bunda dapat juga menggunakan obat alami dari bahan yang mudah didapat di sekitar kita.

Meski begitu, Bunda perlu ingat bahwa obat alami juga memiliki potensi kelebihan dosis dan memengaruhi bayi yang disusui. Sebelum menggunakan obat batuk alami ini, Bunda sebaiknya konsultasi ke dokter atau konsultan laktasi ya.

Lalu apa saja daftar obat batuk alami yang diyakini aman untuk ibu menyusui? Dilansir berbagai sumber, berikut 8 obat batuk alami yang bisa atasi iritasi dan sakit tenggorokan pada ibu menyusui:

1. Lemon dan madu

Madu memiliki khasiat mampu mengencerkan sekresi lendir di tenggorokan, sehingga dapat meredakan batuk. Sedangkan, lemon dapat mengurangi lendir dan meredakan napas.

Campurkan 2 sendok teh lemon dan 2 sendok teh madu dengan secangkir air panas. Minum saat air sudah hangat dan setiap hari ketika batuk menyerang.

2. Teh hitam

Konsumsi teh hitam yang kental mampu meredakan batuk pada ibu menyusui. Bunda dapat menggunakan 2 kantong (tea bag) untuk sekali seduh di cangkir.

3. Teh fenugreek

Fenugreek dikenal sebagai obat alami yang bermanfaat untuk kesehatan. Selain bisa mengatasi sakit batuk, fenugreek juga dapat melancarkan ASI.

4. Kumur air garam

Banyak penelitian menemukan bahwa berkumur air garam efektif mengatasi masalah kesehatan yang ringan. Garam telah terbukti secara ilmiah dapat memblokir virus dan bakteri, serta mengurangi kemungkinan infeksi di mulut dan tenggorokan.

Buna cukup mencampurkan 1 sendok makan garam ke dalam 240 ml air hangat. Kumur air garam ini dan buang. Lakukan beberapa kali sehari saat Bunda batuk.

5. Cuka apel dan air jahe

Campuran cuka apel dan jahe akan memberikan khasiat maksimal untuk meredakan batuk pada Bunda yang menyusui. Caranya, campurkan 2 sendok makan cuka apel dan 1 sendok teh bubuk jahe dalam segelas air hangat. Minum dua kali sehari untuk mendapatkan hasil maksimal.

6. Teh chamomile

Teh chamomile dapat membantu menghilangkan rasa sakit di tenggorokan dan membantu melawan infeksi. Teh ini bekerja dengan baik untuk mengurangi iritasi dan nyeri tenggorokan saat batuk pilek. Penggunaannya bisa diminum atau dikumur ya.

7. Akar manis

Akar manis dikenal sebagai obat tradisional untuk mengatasi flu, batuk, atau infeksi saluran pernapasan. Bunda cukup mencuci akar dengan benar, lalu hancurkan sampai halus.

Kemudian, campur 1 sendok makan bubuk akar manis tersebut dengan dua cangkir air, didihkan dalam panci dengan api kecil selama kurang lebih 15 sampai 20 menit. Saring sebelum diminum.

8. Lemon dan jahe

Campuran jahe dan teh lemon adalah obat batuk alami yang bisa mengatasi batuk kering. Jahe dan lemon memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi iritasi di tenggorokan dan paru-paru, serta melegakan saluran napas.

Untuk membuatnya, Bunda cukup campurkan air dan jahe dan masak sampai mendidih. Tunggu sampai air berkurang setengahnya lalu tiriskan dan campur dengan lemon. Bunda boleh menambahkan satu sendok madu untuk menambah rasa manis.

9. Air hangat

Konsumsi cairan hangat seperti air atau sup dapat mengurangi rasa gatal dan iritasi di tenggorokan karena batuk. Cairan hangat dalam sup juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan menambah asupan nutrisi.

10. Kacang almond

Kacang almond yang dihaluskan dipercaya dapat membantu meringankan masalah bronkial, termasuk batuk. Bunda dapat mencampurkan beberapa sendok teh almond bubuk dengan secangkir jus jeruk.

(ank/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi