sign up SIGN UP search

menyusui

5 Jamu Pelangsing Ini Boleh Diminum Bunda Menyusui Lho

Dwi Indah Nurcahyani Sabtu, 20 Nov 2021 17:58 WIB
ilustrasi jamu Ilustrasi minuman jamu/Foto: iStock

Jakarta - Usai melahirkan, bobot tubuh yang bertambah memang bikin enggak nyaman ya, Bunda. Namun, ada banyak cara untuk mengembalikan berat badan seperti semula, seperti olahraga dan mengatur pola makan. Nah, salah satu cara yang cukup mudah dilakukan yakni mengonsumsi jamu pelangsing untuk busui. 

Setelah melahirkan, penurunan berat badan sering menjadi perhatian khusus para ibu menyusui. Hal ini sah-sah saja dilakukan ya, Bunda. Karena, diet dan menyusui bisa saja dilakukan tetapi yang perlu diperhatikan ialah berhati-hati terhadap metode yang dipilih.

Salah satu hal aman yang bisa menjadi pilihan yakni mengonsumsi jamu pelangsing untuk busui yang memang benar-benar aman. Bunda dapat menjadikan cara ini untuk menurunkan berat badan secara efektif dan juga aman selama menyusui.


Memang tak mudah ya, Bunda, memilih jamu pelangsing untuk busui yang aman. Di pasaran sendiri memang banyak produk jamu pelangsing untuk busui beredar. 

Tetapi, tak jarang justru produk tersebut mengandung kandungan berbahaya yang justru menyebabkan berbagai masalah. Apalagi, Bunda yang masih menyusui. Karena itu, Bunda pun perlu selektif memilih jamu pelangsing untuk busui yang memang betul-betul aman baik untuk Bunda dan juga Si Kecil yang masih menyusu.

Banner pola makan rumahanBanner pola makan rumahan/ Foto: HaiBunda/Mia

Berbicara untuk menurunkan berat badan selama menyusui, pedoman dasar yang perlu dijadikan pegangan yakni tetap pada penurunan berat badan yang lambat dan stabil. 

Ibu menyusui sendiri sebaiknya menunggu hingga bayi mencapai usia dua bulan untuk mulai berdiet dan sebaiknya mulai perlahan dengan mengurangi asupan kalori secara bertahap. Ingatlah bahwa ibu menyusui membutuhkan setidaknya 1.500 hingga 1.800 kalori sehari untuk menjaga suplai ASI, seperti dikutip dari laman Healthfully.

Penurunan berat badan dengan jamu pelangsing untuk busui sebaiknya menggunakan ramuan atau campuran herbal untuk menekan nafsu makan atau meningkatkan penurunan berat badan.

Dan, sebaiknya sebelum menggunakan jamu pelangsing untuk busui, bicarakan hal tersebut terlebih dahulu dengan dokter. Sehingga, potensi dari bahaya produk yang mungkin muncul bisa diminimalisasi ya, Bunda.

Bahan herbal yang berbahaya untuk busui

Salah satu kekhawatiran bagi ibu menyusui mengenai produk penurun badan herbal ialah adanya efek pada ASI. Beberapa produk memang dapat menyebabkan penurunan berat badan yang cepat, tetapi di sisi lain dapat mengurangi suplai ASI yang dihasilkan payudara.

Selain itu, bahan tertentu pada jamu seperti sage menyebabkan suplai ASI berkurang. Jika produk jamu pelangsing untuk busui mengandung salah satu herbal tersebut, tentu saja pasokan ASI Bunda dapat terganggu.

Tak hanya itu, banyak juga produk jamu pelangsing untuk busui yang mengandung stimulan yang mungkin tidak sehat bagi bayi yang menyusu. Serta, ada juga jamu pelangsing untuk busui yang mengandung ephedra yang dapat menyebabkan masalah jantung.

Saya sangat menyarankan untuk menghindari produk yang mengandung ephedra baik sedang menyusui atau tidak karena bisa sangat berbahaya," ujar Kelly Bonyata, IBCLC, seorang konsultan laktasi.

Kelly menambahkan ephedra merupakan pengobatan alami untuk asma tetapi dapat menyebabkan berbagai masalah yang berhubungan dengan jantung termasuk serangan jantung dan kematian, seperti dikutip dari laman Kellymom.

Klik di halaman selanjutnya ya, Bunda.

Simak juga video tentang cara membuat jamu beras kencur sendiri di bawah ini ya.

[Gambas:Video Haibunda]



5 PILIHAN JAMU PELANGSING UNTUK BUSUI YANG AMAN, BUNDA PILIH YANG MANA?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!