MENYUSUI
Apakah ASI Perah Harus Selalu Diberikan dalam Suhu Hangat? Ketahui Suhu Terbaiknya
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Senin, 05 Feb 2024 10:15 WIBMemberikan ASI perah bagi ibu baru katanya harus dihangatkan terlebih dahulu. Lantas, apakah ASI perah harus selalu diberikan dalam suhu hangat ya, Bunda?
Bagi ibu bekerja ataupun yang perlu beraktivitas sejenak, tentu pemberian ASI perah menjadi cara terbaik untuk tetap mengASIhi Si Kecil.
ASI memang diketahui menjadi sumber nutrisi terbaik bagi bayi karena mengandung banyak energi dan nutrisi penting untuk tumbuh kembang mereka. Seperti adanya protein, karbohidrat, lemak, lipid, vitamin, dan berbagai mineral lainnya.
Multimikronutrien ini memiliki porsi yang tinggi dan rasionya seimbang secara alami sehingga sesuai dengan kemampuan penyerapan bayi dan sistem pencernaannya.
Suhu terbaik ASI perah
Dalam praktiknya, ibu menyusui yang bekerja biasanya memerah ASI kemudian menyimpannya di kulkas ataupun freezer. Selama mereka beraktivitas, ASI perah itulah yang kemudian diberikan pada bayinya. Biasanya, pemberian ASI perah dihangatkan terlebih dahulu sebelum kemudian diberikan pada bayi.
Mengenai penghangatan kembali ASI perah memang perlu mengikuti aturan yang benar ya, Bunda. Sebaiknya, letakkan botol di bawah air panas yang mengalir/keran air hangat atau merendamnya dalam baskom berisi air hangat.
Perlu diperhatikan, jangan sekali-kali memasukkan ASI perah ke dalam microwave untuk dipanaskan kembali. Karena, hal ini dapat merusak nutrisi ASI serta pemanasan di microwave mengakibatkan pemanasan tidak merata sehingga berpotensi menimbulkan titik panas yang dapat membahayakan bayi, seperti dikutip dari laman Vinmec.
Setelah ASI dihangatkan, sebaiknya gunakan sesegera mungkin dan hindari penyimpanan yang terlalu lama karena dapat menimbulkan kondisi bagi bakteri untuk berkembang biak.
Haruskah ASI perah diberikan dalam suhu hangat?
Seperti diketahui, menghangatkan ASI perah yang dilakukan dengan tepat dapat mencegah adanya kontaminasi dan penurunan nutrisi ya, Bunda. Karenanya pastikan langkah yang Bunda lakukan sudah benar sehingga kandungan ASI tetap terjaga.
Bagi Bunda yang menggunakan penghangat botol atau bottle warmer, membuat pemanasan ASI lebih merata dan konsisten suhunya. Kerugiannya dari penggunaan alat ini ialah adanya peningkatan risiko ASI menjadi terlalu panas, sehingga dapat merusak nutrisi yang ada di dalam ASI, seperti dikutip dari laman Michican State University.
Jika menggunakan penghangat botol, sebaiknya gunakan termometer makanan dan uji suhu sebelum diberikan kepada bayi. Menurut penelitian yang dilakukan Sharron Bransburg-Zabary, ASI tiak boleh terlalu panas hingga suhu lebih tinggi dari 40 derajat celcius karena hal ini dapat menurunkan kualitas nutrisi ASI.
Agar lebih aman, senantiasa periksa suhu ASI perah yang sudah dihangatkan sebelum diberikan pada bayi. Apa pun metode yang Bunda pilih untuk menghangatkan botol, sebelum menyusui ada baiknya Bunda mengocok botolnya dan uji susu ASI perah yang dihangatkan di pergelangan tangan atau punggung tangan Bunda. Suhu terbaik ialah harus suam-suam kuku, dan tidak pernah panas sebelum diberikan pada bayi.
Hindari juga memanaskan kembali ASI yang sudah dihangatkan meskipun belum diminum. Kemudian, gunakan metode FIFO atau first in first out untuk pengambilan ASI perah yang dibekukan. Saat mencairkannya, lakukan di lemari es atau di bawah air mengalir yang suam-suam kuku (pastikan air tidak bocor ke dalam wadah).
Sementara untuk ASI yang baru diperah, Bunda dapat memberikannya langsung kepada bayi atau mendinginkannya hingga empat hari atau membekukannya selama enam bulan untuk kualitas terbaik.
Oh iya, Bunda, mengenai pemberian ASI perah, tidak selalu harus diberikan dalam kondisi hangat ya, Bunda. Melansir CDC, selain dihangatkan terlebih dahulu, Bunda juga dapat memberikannya langsung pada bayi pada suhu ruang ataupun kondisi dingin sehingga Bunda tidak perlu menghangatkannya.
Jika Bunda memutuskan untuk menghangatkan ASI perah, perhatikan agar wadah ASI tetap tertutup rapat, menghangatkannya di mangkuk air hangat selama beberapa menit saja sehingga tidak terlalu panas. Serta, selalu memastikan untuk menguji suhu ASI perah yang sudah dihangatkan sebelum diberikan pada bayi.
Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Perhatikan Bun, Ini 3 Aturan Mencampur Obat dengan ASI Perah
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Perlukah Mencatat Waktu atau Jam Perah pada Kantong ASI?
Bolehkah ASI Perah yang Sudah Diminum Disimpan di Kulkas? Bunda Menyusui Perlu Tahu
Bolehkah ASI Beku yang Sudah Cair Dibekukan Lagi?
Ketahanan ASI Perah Berdasarkan Cara Simpan, Enggak Selalu Sama ya Bun
TERPOPULER
7 Ciri Kepribadian Orang yang Lama Balas Chat WhatsApp
Momen Ukkasya Anak Zaskia Sungkar Gendong Adik yang Baru Lahir, Intip 5 Potret Gemasnya
Saluran Tuba Diangkat Jadi Alasan Zaskia Sungkar Pilih IVF saat Promil Baby Urwah
Rini Yulianti & Suami Korea Jalani Ramadhan di Australia, Sahur Lebih Awal & Telaten Urus Mertua
Lesti Kejora Melahirkan Anak Ketiga di Bulan Ramadhan 2026, Intip Potretnya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Madu untuk Sahur, supaya Kuat Puasa dan Tetap Sehat
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Anak Laki-Laki 1-14 Tahun, Bisa Kembaran sama Ayah
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Alat Pel Persiapan Ditinggal ART, Harga Terjangkau
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin Bikin Sehat Saat Puasa untuk Jaga Daya Tahan Tubuh
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Pelembap Wajah untuk Kulit Kering, Harga Sekitar Rp100 Ribuan
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Ciri Kepribadian Orang yang Lama Balas Chat WhatsApp
Momen Ukkasya Anak Zaskia Sungkar Gendong Adik yang Baru Lahir, Intip 5 Potret Gemasnya
Saluran Tuba Diangkat Jadi Alasan Zaskia Sungkar Pilih IVF saat Promil Baby Urwah
Rini Yulianti & Suami Korea Jalani Ramadhan di Australia, Sahur Lebih Awal & Telaten Urus Mertua
Apakah Bayi Usia 5-6 Bulan Boleh Makan Semua Jenis Buah?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Putuskan Berhijab Syar'i, Nadya Almira Kini Ingin Perdalam Ilmu Agama
-
Beautynesia
5 Ciri Kepribadian Orang yang Cerdas Tapi Sering Kesepian
-
Female Daily
Cari Sunscreen SPF 30 untuk Kulit Berjerawat? Cek Rekomendasinya di Sini!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Adu Gaya Kim Tae Ri Pakai Bra di Show Prada, Karina Tampil Bergaun Putih
-
Mommies Daily
MD Review: Cooger Electric Brush 8in1, Sikat Pembersih Elektrik