MENYUSUI
Tak Hanya saat Bayi, ASI juga Menyehatkan Jantung Anak hingga Usianya 6 Tahun
Dwi Indah Nurcahyani | HaiBunda
Selasa, 08 Apr 2025 12:50 WIBASI menyimpan banyak nutrisi penting bagi Si Kecil yang mengonsumsinya. Bahkan, tak hanya saat bayi, ASI juga menyehatkan jantung anak hingga usia 6 tahun, Bunda.
Seperti dirilis sebuah studi terbaru bahwa menyusui diketahui dapat menurunkan tekanan darah pada anak. Para peneliti menemukan bahwa menyusui dalam jangka waktu yang lebih lama tampaknya mengisi usus bayi dengan beragam bakteri yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Anak-anak yang disusui selama setidaknya enam bulan memiliki tekanan darah yang lebih rendah pada usia 6 tahun, seperti dilaporkan para peneliti dalam The Journal of the American Heart Association.
“Temuan kami menunjukkan potensi signifikansi mikrobiota usus sejak dini terhadap kesehatan kardiovaskular pada anak usia dini,” seperti disimpulkan tim peneliti yang dipimpin oleh peneliti senior Noel Mueller, seorang profesor epidemiologi di The University of Colorado Anschutz Medical Campus, seperti dikutip dari laman Usnews.
Untuk penelitian ini, para peneliti meninjau data dari 526 anak yang terdaftar dalam sebuah penelitian di Denmark tentang asma anak-anak. Dan, sebagai bagian dari penelitian ini, sampel tinja dikumpulkan dari setiap anak pada usia 1 minggu, 1 bulan, dan 1 tahun.
Sampel-sampel ini dianalisis untuk menentukan kandungan bakteri usus mereka. Selain itu, penelitian ini juga memeriksa tekanan darah anak-anak pada usia 3 dan 6 tahun.
Peneliti menemukan bahwa anak-anak dengan bakteri usus yang lebih beragam pada usia 1 bulan memiliki tekanan darah yang lebih rendah pada usia 6 tahun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efek penurunan tekanan darah dari bakteri usus yang beragam semakin diperkuat di antara anak-anak yang disusui setidaknya selama enam bulan.
Anak-anak dengan bakteri usus yang sangat beragam memiliki tekanan darah sistolik sekitar dua poin lebih rendah dari rata-rata pada usia 6 tahun jika mereka disusui setidaknya selama enam bulan, dibandingkan dengan mereka yang tidak disusui, kata peneliti.
Seperti diketahui bahwa sistolik mengukur tekanan di dalam pembuluh darah selama detak jantung. Itu adalah angka atas dalam pembacaan tekanan darah.
Kemudian, dari penelitian tersebut, para peneliti menunjukkan beberapa kemungkinan alasan mengapa bakteri usus dapat meningkatkan tekanan darah, terutama di antara anak-anak yang disusui.
Ternyata, bakteri usus tertentu telah berevolusi untuk membantu bayi mencerna ASI dengan lebih mudah, kata peneliti.
Tetapi jika bakteri ini tidak memiliki ASI untuk dipecah, mereka mungkin malah memakan lapisan usus bayi, kata peneliti. Hal ini dapat mengakibatkan "leaky gut", suatu kondisi di mana bakteri dan lemak memasuki aliran darah.
Kondisi tersebut telah dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah dan peradangan pada orang dewasa, para peneliti mencatat.
“Temuan ini memiliki arti penting bagi kesehatan masyarakat, mengingat pola pelacakan tekanan darah yang sudah mapan sejak masa kanak-kanak hingga dewasa dan implikasi kesehatan jangka panjangnya,” para peneliti menyimpulkan.
“Studi kami juga menegaskan pentingnya mempromosikan pemberian ASI sejak bayi, tidak hanya untuk perkembangan mikrobiota usus yang optimal tetapi juga untuk kesehatan kardiovaskular yang lebih baik sepanjang hidup,” mereka menambahkan.
Alasan mengapa ASI baik untuk bayi
ASI merupakan makanan alami untuk bayi yang dirancang sedemikian rupa dengan segala kandungan nutrisi terbaiknya bagi Si Kecil. ASI telah berkembang selama jutaan tahun agar sesuai dengan kebutuhan bayi. Meskipun produsen susu formula bayi berusaha meniru ASI sedekat mungkin, susu formula tidak akan pernah sama dengan ASI. ASI beradaptasi dengan kebutuhan nutrisi bayi yang berubah seiring bertambahnya usia bayi dan semakin sedikit waktu menyusu.
Selama sekitar 6 bulan pertama kehidupannya, bayi mendapatkan semua nutrisi yang mereka butuhkan dari ASI saja. Bayi akan tumbuh dan berkembang dengan baik jika Bunda hanya memberinya ASI dan tidak memberinya makanan padat, air, atau cairan lainnya. Ini disebut pemberian ASI eksklusif.
Bunda tidak perlu khawatir bayi akan kekurangan nutrisi ya, Bunda. Selain kaya akan segala nutrisi yang dibutuhkan bayi, ASI juga mudah dicerna. ASI mudah diserap ke dalam sistem tubuh bayi dan menjadi dasar untuk perkembangan yang sehat seperti dikutip dari laman Raising Children.
Kolostrum adalah ASI pertama yang didapatkan bayi saat mereka lahir. Kolostrum meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi dan mendukung pertumbuhan serta perkembangannya.
Baik kolostrum maupun ASI yang matang memiliki antibodi, bakteri baik, dan hal-hal lain yang mengurangi risiko infeksi dan kondisi pada bayi seperti gastroenteritis, infeksi saluran pernapasan, infeksi telinga, diabetes tipe-1 dan diabetes tipe-2, obesitas, dan beberapa jenis kanker.
Oh iya, Bunda, keberadaan lemak dan vitamin dalam ASI penting untuk perkembangan otak bayi. Karenanya, menyusui penting untuk penglihatan, bicara, rahang, dan perkembangan mulut bayi. Jadi, tidak perlu khawatir ya, Bunda, karena ASI memberikan bayi sumber makanan yang aman, bahkan saat listrik dan air bersih tidak tersedia.
Selain memenuhi nutrisi, menyusui mendorong kontak kulit ke kulit dan kontak mata antara ibu dan bayi. Keterikatan fisik dapat membantu ikatan antara Bunda dan bayi. Hal ini membantu bayi merasa aman dan dapat membantu mereka membentuk hubungan yang kuat saat mereka tumbuh dewasa.
Semoga informasinya membantu ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
5 Manfaat Kurma Bagi Ibu Menyusui, Bisa Jadi ASI Booster Bunda
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Bayi ASI Tiba-tiba Menolak Disusui, Ketahui yuk Penyebab dan Cara Mengatasinya
Bayi ASI Tak Mudah Terserang Virus Corona, Ini Penjelasan Ahli
Kenali 6 Penyebab Bayi Tidak Mau Menyusu
Bayi ASI Mengalami Sembelit? Kenali Penyebab dan 5 Gejalanya
TERPOPULER
Cara Membuat Pizza Teflon Roti Tawar, Enak dan Anti Gagal
Fakta di Balik Foto Baby Bump Zendaya yang Viral dan Picu Rumor Hamil
Kaba Anak Zaskia Adya Mecca Jalani Operasi Hidung karena Radang dan Alergi
500 Contoh Kata Sifat dalam Bahasa Indonesia dan Jenisnya
Jarang Disadari, Ini 10 Ciri Kepribadian Orang Tulus & Baik Hati Menurut Psikologi
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Tanah Liat Terbaik, Cocok untuk Dapur Rumahan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lulur untuk Kulit Cerah, Halus, dan Glowing
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi AC 1/2 PK Inverter Low Watt, Bagus dan Hemat Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Cara Mengenali Orang Bisa Jadi Pendengar yang Baik dari Kebiasaannya
Cara Membuat Pizza Teflon Roti Tawar, Enak dan Anti Gagal
500 Contoh Kata Sifat dalam Bahasa Indonesia dan Jenisnya
Fakta di Balik Foto Baby Bump Zendaya yang Viral dan Picu Rumor Hamil
Kaba Anak Zaskia Adya Mecca Jalani Operasi Hidung karena Radang dan Alergi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
SK-II Gentle Cleanser Mengandung Pitera, Worth It atau Cuma Gimmick?
-
Beautynesia
5 Rahasia Kulit Glowing yang Sering Dilakukan Perempuan Mapan dalam Rutinitas Harian
-
Female Daily
Inspirasi Fashion ala CORTIS yang Bisa Kamu Tiru untuk Tampil Edgy dan Fashionable
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Review Tinted Lip Balm High-end vs Drugstore, Ini Perbedaannya
-
Mommies Daily
Simpan Parfum di Kamar Mandi, Benarkah Bisa Cepat Rusak?