MENYUSUI
Berapa Lama Makanan yang Bunda Konsumsi Bisa Masuk & Memengaruhi Rasa ASI? Ini Fakta Menariknya
Anisya Zahrah Anjani | HaiBunda
Kamis, 27 Mar 2025 11:50 WIBMomen menyusui Si Kecil adalah waktu yang berharga. Selain memberi mereka rasa nyaman dan aman, menyusui juga mempererat ikatan antara Bunda dan bayi. Tak hanya itu, ASI punya banyak manfaat untuk tumbuh kembang Si Kecil, karena mengandung nutrisi lengkap, sel, hormon, serta antibodi yang bisa membantu melindungi mereka dari penyakit.
Jadi, setiap tetes ASI yang Bunda berikan sangat berarti untuk kesehatan dan perkembangan Si Kecil.
Adapun makanan yang Bunda konsumsi saat sedang menyusui dapat memengaruhi rasa ASI untuk Si Kecil, lho. Umumnya rasa ASI akan manis alami. Akan tetapi, rasa manis ASI ini bisa berubah menjadi tidak enak karena Bunda mengonsumsi makanan yang dapat mengubah rasa ASI.
Meskipun ada makanan yang dapat mengubah rasa ASI, bukan berarti Bunda harus berhenti makan makanan favorit setelah melahirkan, ya. Bunda hanya perlu mengatur pola makan yang tentunya sehat dan bergizi.
Melansir dari Integris Health, ibu yang baru melahirkan perlu mengonsumsi 330 hingga 400 kalori tambahan per hari untuk melengkapi energi dan nutrisi yang dibutuhkan untuk memproduksi ASI dengan baik.
Nah, busui hanya perlu berhati-hati dalam mengkonsumsi minuman ataupun makanan di bawah ini. Berikut akan dijelaskan daftar makanan yang bisa memengaruhi rasa ASI. Yuk, simak informasi selengkapnya!
Daftar makanan yang bisa memengaruhi rasa ASI dan estimasi durasi pengaruhnya
Bunda, berikut ini merupakan daftar makanan yang dapat memengaruhi rasa ASI dan juga penjelasan durasi pengaruhnya serta dampaknya terhadap Si Kecil.
1. Kafein
Pecinta kafein pastinya sulit untuk melewati hari tanpa kafein. Nah, ternyata setelah mengkonsumsi kafein, sebanyak satu persen kafein yang diminum akan masuk ke dalam pencernaan Si Kecil melalui ASI, lho.
American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan agar Bunda membatasi dua hingga tiga cangkir kopi, soda, minuman berenergi, atau teh per harinya. Durasi yang dibutuhkan untuk kafein memengaruhi rasa ASI adalah 15 hingga 60 menit. Oleh karena itu, konsumsi kafein harus dibatasi.
Dampak jika kafein masuk ke tubuh Si Kecil lewat ASI adalah pola tidur Si Kecil akan terganggu. Si Kecil jadi mudah marah, rewel, atau gelisah.
2. Bawang putih
Bagi orang Indonesia yang banyak menggunakan rempah-rempah sebagai bahan masakan tentu terasa tidak lengkap jika masak tanpa bawang putih. Akan tetapi, bawang putih juga termasuk bahan makanan yang dapat memengaruhi rasa ASI, Bunda.
Dilansir dari Nutra Ingredients, menurut penelitian yang dilakukan oleh ahli kimia pangan di Friedrich-Alexander-Universität Erlangen-Nürnberg (FAU), pengaruh bawang putih terhadap bau dan rasa ASI dapat terjadi melalui beberapa proses.
Dari penelitian yang dilakukan terdapat 3 senyawa turunan bawang putih yang ditemukan dalam susu, yaitu metabolit alil metil sulfida (AMS), alil metil sulfoksida (AMSO) dan alil metil sulfon (AMSO 2 ) - dengan AMSO dan AMSO2 merupakan hasil oksidasi AMS.
AMS dapat menciptakan kesan bau seperti bawang putih, para peneliti mencatat bahwa senyawa tersebut sebenarnya tidak mewakili profil aroma bawang putih yang sebenarnya. Meskipun bau yang dihasilkan tidak sama persis dengan bawang putih asli, tetap ada kesan bau yang ditimbulkan.
Durasi rasa kuat yang ditimbulkan oleh bawang putih terhadap ASI adalah setelah Bunda mengonsumsinya dalam waktu dua hingga enam jam.
Dampak yang terjadi ketika Si Kecil merasakan bau bawang putih pada ASI adalah Si Kecil bisa rewel, kembung, atau menolak ASI yang diberikan oleh Bunda.
3. Wortel
Bunda, makan wortel memang bagus untuk kesehatan. Namun, jika dikonsumsi terlalu banyak, dapat membuat perubahan warna kulit pada tubuh Si Kecil jika masuk ke tubuhnya melalui ASI.
Asupan wortel dapat meningkatkan status beta-karoten dan vitamin A pada Bunda dan ASI yang dihasilkan. Tetapi asupan wortel yang berlebihan dapat menyebabkan perubahan warna kulit bayi yang disusui oleh Bunda. Namun, Melansir dari Haibunda, rasa wortel ini cenderung disukai oleh Si Kecil jika Bunda terbiasa minum jus wortel.
Durasi yang dibutuhkan untuk wortel memengaruhi rasa ASI adalah dua hingga tiga jam, Bunda. Tetap perhatikan jumlah konsumsi wortel setiap harinya, ya, Bunda.
4. Daun mint
Bunda, daun mint dikabarkan dapat memengaruhi produksi susu ASI menjadi lebih sedikit. Namun, kabar ini adalah mitos. Bunda masih dapat mengonsumsinya karena baik bagi tubuh. Akan tetapi, jika dalam bentuk pil, Bunda harus tetap memperhatikan jumlah konsumsinya.
Belum ada penelitian yang mengklaim daun mint yang dikonsumsi oleh para Bunda berbahaya bagi Si Kecil. Namun, jika Si Kecil menunjukkan tanda-tanda rewel dan cenderung menolak ASI saat disusui, Bunda harus mempertimbangkan konsumsi daun mint ini.
Durasi yang dibutuhkan untuk daun mint memengaruhi rasa dari ASI adalah empat hingga enam jam, Bunda.
5. Pisang
Buah pisang mengandung potasium yang dapat menjaga tingkat elektrolit tubuh, lho. Mengkonsumsi pisang secara teratur dalam jumlah sedang dapat memberi Bunda kalori yang sehat selama menyusui Si Kecil.
Melansir dari Haibunda, Sama halnya dengan wortel, buah pisang malah memberikan rasa yang enak pada ASI, Bunda. Pisang memiliki aroma khas dan juga rasa yang manis. Tak heran jika rasa ASI menjadi enak jika dikonsumsi oleh Si Kecil.
Namun, menurut The Kitchn, disebutkan bahwa buah pisang tidak memengaruhi rasa ASI sama sekali. Tidak disebutkan berapa durasi yang dibutuhkan untuk buah pisang memengaruhi rasa ASI. Meskipun demikian, Bunda tetap bisa makan buah pisang dengan jumlah sedang, ya.
Bunda, itulah penjelasan singkat mengenai makanan yang dapat memengaruhi rasa ASI. Ada yang membuat rasa asi tidak disukai oleh Si Kecil dan ada juga yang disukai oleh Si Kecil. Tetap perhatikan jumlah konsumsi tiap makanan dan minuman ini, ya, Bunda. Semoga bermanfaat.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
Mommy Wrist: Nyeri Pergelangan Tangan saat Menyusui
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Benarkah Bau dan Rasa ASI Mirip Air Ketuban? Simak Faktanya
Rasa ASI Kanan dan Kiri Berbeda, Mitos atau Fakta?
7 Faktor yang Dipercaya Memengaruhi Rasa ASI: Minum Kopi hingga Suhu Kulkas
Rasa ASI Bisa Berubah-ubah, Benar atau Tidak Ya Bunda?
TERPOPULER
Kebiasaan Minum Kopi Ini Bisa Picu Mikroplastik Masuk ke Tubuh Tanpa Disadari
Bunda Wajib Tahu, Ini Aturan Memberi ASI Setelah Bayi Muntah
100 Contoh Kalimat Opini beserta Ciri-ciri dan Jenisnya
9 Tanda Anak Alami Child Grooming & Apa yang Bisa Bunda Lakukan
Momen Syifa Hadju & El Rumi Resmi Lamaran, Maia Estianty hingga Mulan Jameela Duduk Bersanding
REKOMENDASI PRODUK
8 Rekomendasi Yogurt untuk Ibu Hamil, Ketahui Risiko & Manfaatnya
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Serum Vitamin C, Cerahkan Wajah Kusam dan Bikin Glowing
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
3 Tips Jaga Pencernaan Anak saat Bepergian
Tim HaiBundaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Lip Tint, Pas untuk Makeup Look Lembut
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Susu Program Hamil untuk Dukung Keberhasilan Promil
Dwi Indah NurcahyaniTERBARU DARI HAIBUNDA
Putri Isnari Gelar Gender Reveal & Acara 7 Bulan Kehamilan Pertama, Bakal Dikaruniai Anak Laki-laki
Intip Lokasi Syuting Film Netflix di Karst Citatah Bandung, Dibintangi Lisa BLACKPINK & Ma Dong Seok
Mengenal Mike Octavian, Manusia Silver yang Kini Jadi Model Profesional
100 Contoh Kalimat Opini beserta Ciri-ciri dan Jenisnya
Bunda Wajib Tahu, Ini Aturan Memberi ASI Setelah Bayi Muntah
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
7 Momen Lamaran El Rumi & Syifa, Maia-Irwan & Dhani-Mulan Kompak Duduk Bersanding
-
Beautynesia
7 Rekomendasi Bahan Jaket yang Tahan Air untuk Musim Hujan
-
Female Daily
Kolaborasi Positif, ENHYPEN x Korean Red Cross Adakan Kampanye Donor Darah
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Potret Isyana Sarasvati Dengan Gaya Rambut Baru, Tampil Lebih Edgy & Chic
-
Mommies Daily
Konflik Brooklyn Beckham dan Keluarganya, Isu Putus Hubungan dan Kata Psikolog