MENYUSUI
Viral Perusahaan Tanggung Biaya Kirim ASI Ibu Menyusui saat Perjalanan Dinas, Tuai Pro & Kontra
Amrikh Palupi | HaiBunda
Sabtu, 30 Aug 2025 08:20 WIBKebijakan perusahaan untuk mendukung karyawan perempuan yang sedang menyusui kembali mencuri perhatian publik. Baru-baru ini, sebuah perusahaan internasional diketahui menanggung biaya pengiriman ASI ibu menyusui ketika karyawannya harus melakukan perjalanan dinas di tempat mereka bekerja.
Namun kebijakan perusahaan menanggung biaya pengiriman ASI ibu menyusui menuai beragam tanggapan. Ada yang menyebutnya sebagai langkah maju dalam mendukung hak-hak ibu pekerja untuk tetap memberikan ASI eksklusif untuk anak mereka, ada pula yang menilai langkah tersebut berlebihan.
Mengutip laman Reuters, sebuah program dari bank investasi Goldman Sachs memberikan fasilitas bagi para karyawan perempuan yang baru melahirkan. Perusahaan menanggung biaya pengiriman ASI ibu menyusui melalui jasa kurir saat sang ibu sedang melakukan perjalanan dinas. ASI diproses dengan pendinginan khusus agar tetap segar sampai tiba di rumah untuk bayi mereka.
Dukungan dan kritik dari berbagai pihak
Namun kebijakan ini menuai reaksi beragam dari berbagai pihak. Di satu sisi, banyak yang menilai langkah tersebut inovatif karena membantu para ibu tetap memberikan ASI eksklusif meski harus bekerja. Tapi di sisi lain sebagian aktivis mengkhawatirkan kebijakan ini justru menjadi cara terselubung untuk mendorong perempuan kembali bekerja lebih cepat, sehingga mengurangi waktu cuti melahirkan.
Goldman Sachs menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah membantu karyawan perempuan menyeimbangkan peran sebagai ibu dan profesional di dunia kerja. Namun, lembaga amal kesehatan British Pregnancy Advisory Service (BPAS) mengingatkan agar perusahaan tidak menciptakan budaya yang secara halus menekan perempuan agar segera kembali ke kantor setelah mereka melahirkan.
"Dalam budaya dengan waktu sama dengan uang, kita harus berhati-hati agar pilihan tersebut tetap dihargai dan tidak dilemahkan oleh berbagai tawaran dukungan yang semakin rumit yang sebenarnya dirancang untuk mendorong perempuan segera kembali ke meja kerja,” ujar juru bicara British Pregnancy Advisory Service kepada Thomson Reuters Foundation dikutip dari laman Reuters.
Faktanya di lapangan, Goldman Sachs bukan satu-satunya perusahaan yang mencoba menghadirkan solusi bagi isu perempuan di dunia kerja. Raksasa teknologi seperti Apple dan Facebook bahkan sudah lebih dulu membiayai pembekuan sel telur karyawan perempuan agar mereka bisa menunda kehamilan.
Sementara itu, perusahaan besar lainnya seperti Deloitte dan Microsoft memiliki program kembali bekerja bagi perempuan yang sempat berhenti berkarier untuk membesarkan anak.
Katushka Giltsoff, seorang perekrut eksekutif asal Inggris, memuji skema Goldman Sachs sebagai sesuatu yang kreatif dan inovatif. "Saya rasa justru ini mengurangi tekanan. Banyak ibu yang ingin kembali bekerja dan tetap bisa menyeimbangkan keduanya," tutur Katushka Giltsoff.
Edit Schlaffer, Direktur Eksekutif Women Without Borders, menyebut langkah Goldman Sachs sebagai langkah kecil yang positif. Namun, Edit Schlaffer juga menegaskan pentingnya dukungan yang lebih besar agar ibu bekerja benar-benar bisa menyeimbangkan peran.
"Upaya menyeimbangkan peran yang dihadapi perempuan setiap hari adalah masalah besar," kata Edit Schlaffer.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi, kemudian dilanjutkan hingga dua tahun dengan makanan pendamping. Sayangnya, banyak ibu berhenti lebih awal karena tuntutan pekerjaan yang berat.
Studi di berbagai negara, termasuk Australia dan Amerika Serikat, menunjukkan bahwa pekerjaan dengan beban tinggi menjadi hambatan besar bagi kelanjutan pemberian ASI ibu menyusui. Maka dari itu, kebijakan perusahaan yang mendukung ASI ibu menyusui dianggap bisa membantu mengurangi kesenjangan tersebut.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
5 Penyebab Produksi ASI Berlebih & Cara Mengatasinya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Apakah Khasiat ASI akan Berkurang Setelah Menyusui 2 Tahun? Simak Penjelasan Dokter
Produksi ASI-nya Banyak, Greysia Polii Bertekad Berikan ASI Eksklusif untuk Baby Jessia
Bayinya Dipuji Montok di Usia 4 Bulan, Indah Permatasari Bagikan Rahasia Menyusui
ASI Eksklusif: Definisi, Frekuensi, Serta Manfaatnya bagi Bayi dan Bunda
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
200 Pertanyaan Lomba Cerdas Cermat seputar Kemerdekaan 17 Agustus 2026, Soal Tingkat SD-SMP
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Jalan-Jalan Ke Medan? Pilihan Hotel Ini Bisa Kamu Pertimbangkan dan Dekat Mall
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif