MENYUSUI
Korea Utara Larang Operasi Implan Payudara, Kim Jong Un Sebut Perintahkan Lakukan Razia Nasional
Melly Febrida | HaiBunda
Senin, 20 Oct 2025 08:40 WIBPimpinan Korea Utara (Korut) Kim Jong Un melarang operasi implan payudara. Bahkan, kabarnya Kim Jong Un memerintahkan razia nasional terhadap perempuan yang menjalani operasi pembesaran payudara. Kabar larangan implan payudara ini mendadak menjadi sorotan internasional.
Ketetapan ini dikeluarkan di tengah persidangan yang sedang berlangsung terhadap dua perempuan berusia 20-an yang dituduh menjalani operasi pembesaran payudara oleh seorang ahli bedah jalanan.
Menurut Amnesty International, rezim Korea Utara menjalankan ‘kendali penuh’ atas kehidupan sehari-hari rakyat dan sangat membatasi kebebasan berekspresi mereka.
Larangan implan berawal dari persidangan
Rencana pelarangan operasi implan payudara diumumkan setelah persidangan yang dipublikasikan secara luas terhadap kedua perempuan tersebut, yang menurut jaksa penuntut telah ternoda adat istiadat borjuis dan terlibat dalam perilaku kapitalis yang busuk saat hidup di bawah naungan sistem sosialis.
Persidangan tersebut dikatakan telah membuat kehebohan karena detail latar belakang ketiganya serta bagaimana penyelidikan diungkap. Peralatan medis, silikon impor, dan sejumlah uang tunai yang disita oleh Biro Keamanan distrik tersebut dipajang sebagai barang bukti.
Dilansir dari Metro, dokter dilaporkan berdiri di atas panggung dengan kepala tertunduk sepanjang waktu, sementara kedua perempuan berusia 20-an juga tidak dapat mengangkat wajah mereka. Para perempuan tersebut mengatakan dalam sidang bahwa mereka ingin 'memperbaiki bentuk tubuh mereka' dengan prosedur tersebut.
Hakim dilaporkan menjanjikan 'hukuman berat' setelah mengatakan bahwa ketiganya telah terlibat dalam 'tindakan anti-sosialis'.
Sidang juga mengungkapkan bahwa Biro Keamanan telah melakukan pemeriksaan fisik terhadap perempuan yang diduga telah menjalani operasi payudara, yang mengejutkan banyak hadirin.
Dalam persidangan disebutkan para perempuan akan diselidiki 'secara intensif' untuk melihat apakah telah menjalani prosedur kosmetik.
Melansir Telegraph, para pemimpin ronda keliling di Kota Sariwon, 75 km selatan Ibu Kota Pyongyang, yang telah diperintahkan untuk mengidentifikasi perempuan yang tampaknya telah menjalani operasi kosmetik tersebut.
Para perempuan tersebut kemudian akan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis guna memastikan apakah ada prosedur yang telah dilakukan.
Banyak perempuan berusia 20-an di Sariwon kini dilaporkan hidup dalam ketakutan akan menjalani pemeriksaan jika mereka dicurigai.
Alasan Korea Utara melarang implan payudara
Kasus ini menyusul tindakan keras darurat oleh Kementerian Jaminan Sosial karena meningkatnya prosedur kosmetik seperti pembesaran payudara dan operasi kelopak mata ganda.
Melansir NyPost, Kementerian Keamanan Publik Kota Pyongyang mengeluarkan perintah darurat terhadap implan payudara. Pelakunya bakal menghadapi hukuman berat di kamp kerja paksa kediktatoran tersebut.
"Tim penyerang" dikerahkan ke wilayah-wilayah pusat, termasuk Pyongyang, selama musim panas di mana agen-agen federal berpakaian sipil memindai dokter-dokter pasar gelap dan perempuan-perempuan bertubuh montok," seperti yang dilaporkan Daily NK, mengutip sumber-sumber di negara kerajaan terpencil itu.
Perempuan yang dicurigai telah menjalani operasi dapat menjalani pemeriksaan fisik oleh antek-antek kesehatan masyarakat Kim.
"Perempuan atau dokter swasta yang tertangkap dapat menghadapi hukuman pidana, termasuk dikirim ke kamp kerja paksa, atas tuduhan anti-sosialisme," ungkap sumber anonim tersebut kepada media tersebut.
Menurut pemerintah Korut, permintaan operasi payudara, operasi kelopak mata, dan tato alis baru-baru ini merupakan akibat dari perempuan berusia 20-an dan 30-an yang terjerumus dalam 'ideologi borjuis'. Pemerintah menilai operasi implan payudara sebagai simbol kapitalisme, sehingga tidak sesuai dengan nilai kesederhanaan yang mereka junjung.
Kementerian Keamanan Publik Kota Pyongyang menganggap augmentasi payudara sebagai anti-sosialis setelah popularitasnya meningkat di kalangan perempuan berusia 20-an dan 30-an.
Keputusan pemerintah Korut juga menyoroti kekhawatiran dunia medis tentang risiko implan payudara yang belakangan mulai banyak dipertanyakan.
Risiko kesehatan implan payudara
Implan payudara dilakukan untuk orang yang menginginkan payudara lebih besar, juga disebut augmentasi.
Melansir MayoClinic, implan payudara juga dapat digunakan untuk perempuan yang ingin membangun kembali payudara setelah operasi kanker atau cedera, juga disebut rekonstruksi.
Implan payudara itu ada yang salin dan silikon. Keduanya sama-sama memiliki lapisan silikon luar. Perbedaan implan terletak pada bahan pengisi dan rasa yang dihasilkan.
Untuk implan salin diisi dengan air garam steril, yang biasanya dimasukkan ke dalam payudara dalam keadaan kosong dan diisi saat terpasang. Implan payudara salin tersedia untuk orang berusia 18 tahun ke atas untuk memperbesar payudara.
Sedangkan implan silikon dibuat dengan isian gel silikon. Kebanyakan orang percaya bahwa implan payudara silikon terlihat dan terasa lebih seperti payudara alami. Implan payudara silikon tersedia untuk orang berusia 22 tahun ke atas untuk pembesaran payudara. Implan ini tersedia untuk semua usia untuk rekonstruksi payudara.
Bagaimana risikonya untuk kesehatan? Implan payudara salin dan silikon memiliki risiko yang serupa, termasuk:
- Jaringan parut yang mengubah bentuk implan payudara, suatu kondisi yang disebut kontraktur kapsuler.
- Nyeri payudara.
- Infeksi.
- Perubahan pada puting dan rasa payudara, yang seringkali bersifat sementara.
- Bocor atau robek.
- Operasi lebih lanjut, baik untuk mengangkat atau mengganti implan, mungkin diperlukan untuk masalah-masalah ini.
Pada implan payudara tertentu, terdapat risiko rendah terkena jenis kanker yang dikenal sebagai limfoma sel besar anaplastik terkait implan payudara (BIA-ALCL).
Implan dengan cangkang silikon luar bertekstur dan jenis cangkang plastik tertentu yang disebut poliuretan tampaknya memiliki risiko tertinggi. Akibatnya, beberapa implan ini tidak lagi tersedia di Amerika Serikat dan beberapa negara lain.
Meskipun BIA-ALCL memengaruhi payudara, ia bukanlah kanker payudara. Namun, dapat menyebar, dan sebagian kecil orang yang mengalaminya memerlukan kemoterapi atau terapi radiasi untuk mengobatinya. Penting untuk menemui penyedia layanan kesehatan jika perempuan mengalami pembengkakan di sekitar implan payudara, benjolan di payudara atau ketiak, atau perubahan pada kulit payudara.
Beberapa orang juga mengaitkan dengan gejala tertentu, seperti kelelahan dan nyeri sendi, dengan implan payudara. Ini disebut sebagai penyakit implan payudara. Penyebabnya belum terbukti.
Dalam beberapa kasus, pengangkatan implan menghentikan gejalanya. Namun, masih diperlukan lebih banyak penelitian.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Bunda Perlu Tahu, Ini Warna Areola yang Normal pada Perempuan
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Benarkah Implan Payudara Dapat Memengaruhi Produksi ASI?
5 Tips Meningkatkan Produksi ASI pada Bunda dengan Impan Payudara
Pakai Implan Payudara Pengaruhi Proses Ibu Menyusui?
4 Hal Sepele yang Sering Dilewatkan Ibu Saat Menyusui si Kecil
TERPOPULER
6 Kebiasaan Ini Dilakukan Seseorang yang Terlihat Lebih Muda dari Usianya
7 Alasan Anak Sering Memotong Pembicaraan Menurut Psikologi
Anak Mulai Berkata Kasar? Begini Cara Menyikapinya Menurut Harvard
5 Potret Terbaru Ashanty Mantap Berhijab Usai Naik Haji, Curi Perhatian Publik
Dampak Psikologis di Balik Tangis Pilu Anak Terduga Pencuri Ayam di Bali
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Dispenser Air Dingin Hemat Listrik, Praktis untuk Cuaca Panas
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Perlengkapan Jahit Lengkap yang Wajib Dimiliki Pemula
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Baju Tidur Bayi Baru Lahir yang Nyaman Dipakai
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Notebook untuk Journaling yang Simple, Aesthetic, hingga Vintage
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Hair Oil untuk Rambut Kering agar Lebih Halus, Mudah Diatur & Penumbuh Rambut
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
6 Kebiasaan Ini Dilakukan Seseorang yang Terlihat Lebih Muda dari Usianya
7 Alasan Anak Sering Memotong Pembicaraan Menurut Psikologi
Alasan Ria Ricis Tak Undang Teuku Ryan ke Perayaan Ulang Tahun Moana
Deretan Publik Figur Menangis Usai Lihat Video Anak Histeris Ayah Tewas Dihakimi Massa
Mengenal IVF Add-Ons, Apakah Efektif Bantu Kesuksesan Program IVF?
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Dapur Penuh Asap Saat Masak? Cooker Hood Island Ini Diklaim Hening Walau Hisapan Kuat
-
Beautynesia
Kenali 7 Jenis Heels untuk Berbagai Acara, Stylish sekaligus Nyaman
-
Female Daily
Koleksi Leather Goods Terbaru PEGGY HARTANTO Hadir dengan Siluet Baru dan Warna Pastel yang Chic!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Foto Shirtless Lee Dong Wook di A Shop for Killers 2 yang Bikin Meleleh
-
Mommies Daily
10 Parfum Lokal Tahan Lama yang Wanginya Awet, Selain Mykonos yang Sedang Viral