HaiBunda

MENYUSUI

Alasan Kourtney Kardashian Tak Gunakan Deodoran saat Menyusui, Benarkah Berbahaya?

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Selasa, 06 Jan 2026 08:50 WIB
Alasan Kourtney Kardashian Tak Gunakan Deodoran saat Menyusui, Benarkah Berbahaya?/Foto: Getty Images/iStockphoto/Helin Loik-Tomson
Jakarta -

Penggunaan beberapa skincare saat hamil dan menyusui memang tidak sebebas sebelumnya ya, Bunda. Tak heran, selebritis Kourtney Kardashian sampai tak gunakan deodoran karena bahaya untuk anak yang menyusu. Benar enggak sih, Bunda? Cari tahu, yuk.

Deodoran menjadi salah satu item penting untuk mencegah bau badan di ketiak. Meskipun sudah ada parfum yang digunakan, penggunaan deodoran tetap diperlukan mengingat setiap orang memproduksi keringat yang berbeda satu sama lain.

Bagi sebagian orang, penggunaan deodoran memang tak selalu cocok di tubuhnya. Karenanya, opsi menggunakan berbagai bahan alami lainnya juga banyak dipilih. Bahkan, ada juga sebagian orang yang memilih tak menggunakan deodoran demi alasan keamanan, terutama saat hamil atau sedang menyusui.


Salah satu yang menganut prinsip tersebut yakni Kourtney Kardashian ya, Bunda. Meskipun masuk dalam deretan artis ternama, Kourtney diketahui tak ingin menggunakan deodoran. Padahal, keluarganya memiliki merek parfum sendiri dan ia tetap tak tertarik menggunakan deodoran, Bunda.

Dalam sebuah episode Kourtney & Kim Take Miami pada 2013, mantan pasangan Kourtney Kardashian, Scott Disick, mengungkapkan bahwa ia berhenti menggunakan deodoran saat menyusui kedua anaknya seperti dikutip dari laman Justjared.

Scott mengatakan kepada Khloe Kardashian bahwa Kourtney mengalami gangguan bau badan karena ia tidak percaya menggunakan deodoran dan berpikir item tersebut buruk untuk ibu menyusui atau semacamnya. 

Sang mantan pasangannya juga mengungkapkan jika bau badan Kourtney cukup mengganggu dirinya. Sebagai pengganti deodoran, Kourtney menggunakan semprotan deodoran organik dan alami.  

Benarkah penggunaan deodoran tidak aman untuk ibu menyusui?

Mengutip dari laman Bumpandbaby, memang di luaran banyak beredar mitos bahwa ibu menyusui tidak boleh menggunakan deodoran atiperspiran karena alumunium dari deodoran tersebut akan terserap ke dalam ASI. Padahal faktanya, banyak perempuan yang mendapati setelah melahirkan, dengan hormon yang tidak seimbang dan produksi ASI yang meningkat, mereka menjadi berkeringat dan tidak nyaman selama menyusui.

Jadi, secara alami, mereka tetap menggunakan deodoran antiperspiran untuk menghentikan ketiak yang basah dan bercak basah yang tidak nyaman di baju mereka. Tetapi, Bunda mungkin pernah mendengar bahwa aluminium dalam deodoran antiperspiran dapat meresap ke dalam ASI. 

Bahan-bahan seperti aluminium klorida, aluminium klorohidrat, dan aluminium klorida anhidrat adalah ion aluminium yang sementara menyumbat saluran keringat di ketiak dan mencegah keringat keluar melalui saluran tersebut ke kulit seseorang. Tetapi, memang tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa perempuan tidak boleh menggunakan deodoran antiperspiran. 

Seperti diketahui bahwa sebagian besar aluminium yang dikonsumsi berasal dari makanan daripada produk seperti antiperspiran, dan hampir tidak ada yang mencapai ASI para ibu menyusui. Jadi, jika Bunda sedang menyusui dan mengalami keringat berlebih dan ingin menggunakan antiperspiran, tidak masalah menggunakannya ya, Bunda.

Mengutip dari laman Nalacare, sebagian besar antiperspiran komersial yang ada di pasaran menggunakan aluminium klorida yang bercampur dengan keringat dan menyumbat kelenjar keringat seseorang. Ini memang bermasalah karena dua alasan. Pertama, berkeringat adalah fungsi alami tubuh untuk membersihkan sistem tubuh dari racun.

Kedua, ketika seseorang menggunakan aluminium untuk menyumbat pori-pori, hal itu dapat membiarkan banyak aluminium masuk ke tubuh. Aluminium sendiri merupakan logam berat yang menembus sawar darah otak, mekanisme penyaringan kapiler yang menghalangi masuknya zat-zat tertentu ke dalam otak.

Artinya, , aluminium dapat menumpuk di tubuh jauh lebih mudah daripada racun lainnya. Ketika itu terjadi, dapat menyebabkan gangguan hormon, berpotensi kanker. Dan, beberapa penelitian menunjukkan bahkan dapat menyebabkan penyakit Alzheimer.

Secara umum, penggunaan antiperspiran yang mengandung aluminium secara berlebihan setiap hari akan meningkatkan jumlah aluminium dalam tubuh. Namun, pada penggunaan yang tidak sering atau hanya sesekali saja kemungkinan besar tidak akan menyebabkan kanker atau masalah kesehatan lainnya pada sebagian orang dewasa.

Apakah aluminium berpotensi membahayakan bagi busui dan bayi baru lahir?

Secara umum, tentu saja hal tersebut berisiko membahayakan. Tetapi, tidak perlu Bunda sampai perlu melakukan detoksifikasi secara intensif dan menghindari semua produk kecantikan konvensional saat menyusui.

Pada praktiknya, hanya lebih sedikit aluminium yang terakumulasi ke dalam ASI dengan penggunaan antiperspiran sesekali daripada melalui makanan yang dikonsumsi setiap kali makan. Namun, jika Bunda tetap khawatir dengan lokasi penggunaan deodoran berbahan aluminium di bagian ketiak yang berada di sebelah payudara, Bunda tidak perlu khawatir sebenarnya terkait hal tersebut. 

Sebab, Bunda dapat merasa lebih tenang karena ada penghalang alami antara ketiak dan saluran ASI. Dan penting diingat bahwa setiap tubuh berbeda dan masing-masing dari orang akan menyerap dan memproses aluminium dengan cara yang berbeda. Jika Bunda memiliki sensitivitas terkait deodoran, hal terbaik  yang perlu dilakukan yakni beralih ke deodoran alami untuk keamanan dan kenyamanan Bunda dan Si Kecil.

Dengan beralih ke produk alami deodoran dari produk antiperspiran tentunya akan menurunkan jumlah aluminium dalam ASI, yang pada gilirannya membantu menurunkan jumlah aluminium yang sampai ke bayi. 

Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Simak video di bawah ini, Bun:

7 Masalah Menyusui di Tiga Bulan Pertama & Cara Mengatasinya

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Sempat Viral, Cut Meyriska Ungkap Anaknya yang Mirip Orang Korea Sering Dapat Tawaran Syuting

Parenting Nadhifa Fitrina

Ingin Punya Anak Ramah? Ini 7 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Diterapkan

Parenting Nadhifa Fitrina

Bagaimana bila Pria Gunakan Tespek dan Hasilnya Positif? Ternyata Bisa Jadi Pertanda Penyakit Ini

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Atalia Praratya dan Ridwan Kamil Resmi Cerai, Kenapa Hak Asuh Arka Jatuh ke Ayah?

Mom's Life Annisa Karnesyia

7 Potret Rumah Yuni Shara, Banyak Tanaman Hias Lidah Mertua di Lorong

Mom's Life

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Sempat Viral, Cut Meyriska Ungkap Anaknya yang Mirip Orang Korea Sering Dapat Tawaran Syuting

Ingin Punya Anak Ramah? Ini 7 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Diterapkan

Cara Menggabungkan BPJS Kesehatan Suami Istri yang Baru Menikah secara Online

Mengenal Jenis Najis, Hukum Air Kencing Bayi dan Cara Membersihkannya

Bagaimana bila Pria Gunakan Tespek dan Hasilnya Positif? Ternyata Bisa Jadi Pertanda Penyakit Ini

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK