menyusui
10 Ciri-ciri Benjolan di Ketiak yang Tidak Berbahaya
HaiBunda
Kamis, 05 Feb 2026 09:10 WIB
Daftar Isi
Benjolan di ketiak sebenarnya cukup umum terjadi. Namun, bagaimana ciri-ciri benjolan di ketiak yang tidak berbahaya?
Mengutip laman Healthline, sebagian besar benjolan di ketiak diketahui bersifat jinak Bunda. Benjolan ini umumnya merupakan hasil dari pertumbuhan jaringan yang tidak normal dengan tekstur yang keras, lembut, atau hangat.
Namun, menilai benjolan hanya dari teksturnya saja belum cukup untuk memastikan apakah kondisinya berbahaya atau tidak. Sebaiknya, Bunda tetap memeriksakannya ke dokter agar mendapatkan penilaian yang tepat.
Meski begitu, Bunda bisa mengenali ciri-ciri benjolan di ketiak yang tidak berbahaya sejak dini agar lebih tenang dan tahu kapan perlu berkonsultasi ke dokter. Simak informasi dan penjelasannya berikut ini, Bunda.
Mengenal benjolan di ketiak
Benjolan di ketiak merupakan kondisi yang cukup sering dialami oleh perempuan dan laki-laki. Penyebabnya pun bisa beragam, yang paling sederhana adalah iritasi akibat mencukur, kandungan deodoran yang kurang cocok, hingga reaksi alergi lainnya.
Meskipun umumnya berukuran kecil, di beberapa kasus benjolan di ketiak dapat terlihat dengan jelas. Jika benjolan tersebut disertai gejala tambahan yang menimbulkan rasa tidak nyaman, kondisi ini perlu diwaspadai dan sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
Para pakar menyebutkan bahwa benjolan berukuran kecil umumnya bersifat jinak. Tetapi, tidak menutup kemungkinan benjolan tersebut adalah kanker. Oleh karena itu, kemunculan benjolan tidak perlu disikapi dengan panik, namun juga tidak boleh terlalu diabaikan.
Apa arti munculnya benjolan di bawah ketiak?
Munculnya benjolan di bawah ketiak menandakan bahwa tubuh sedang memberikan respons terhadap sesuatu yang terjadi di area tersebut. Respons ini bisa berasal dari sistem imun, iritasi, atau cedera otot.
1. Reaksi kelenjar getah bening
Sebagai tameng dari sistem imun, kelenjar getah bening akan membengkak saat tubuh sedang melawan infeksi atau peradangan. Benjolan ini sebagai tanda bahwa sel darah putih Bunda sedang menghancurkan virus atau bakteri.
2. Reaksi iritasi kulit dan folikel
Penggunaan deodoran yang kurang cocok atau terlalu keras bisa menyumbat kelenjar keringat yang menimbulkan benjolan kecil di ketiak. Selain itu, pertumbuhan akar rambut (folikel) yang kurang sempurna bisa memicu infeksi dan benjolan.
3. Reaksi dari otot dan jaringan lunak
Selain dari kelenjar, benjolan dapat dipicu dari cedera otot dada atau lengan yang menyebabkan pembengkakan jaringan atau penumpukan lemak seperti lipoma. Lipoma sendiri bersifat jinak dan tidak berbahaya.
Bagaimana benjolan di ketiak saat diraba?
Karakteristik benjolan di ketiak saat diraba umumnya terasa seperti bulatan kecil layaknya kacang polong atau kacang tanah. Namun, di beberapa kondisi bentuknya bisa jadi tidak beraturan dan condong ke arah gumpalan yang tidak rata.
Pada umumnya benjolan yang jinak teksturnya seperti kenyal, lunak, dan lembut. Hal ini dikarenakan benjolan berisi cairan atau lipoma. Jika benjolan terasa keras seperti batu dan sulit digerakkan, maka harus diwaspadai dan segera lakukan pemeriksaan ke spesialis onkologi.
Infografis Tips Cegah Kanker Payudara/ Foto: HaiBunda/Mia |
Penyebab benjolan di ketiakÂ
Ada beberapa kemungkinan penyebab munculnya benjolan di ketiak. Kondisi ini dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan, baik yang ringan maupun yang lebih serius. Berikut beberapa penyebab umum benjolan di ketiak, dilansir dari laman Cleveland Clinic.
1. Kanker dan tumor jinak
Beberapa benjolan menandakan adanya masalah kesehatan serius seperti kanker. Jenis kanker yang dapat terdeteksi melalui benjolan di ketiak antara lain, kanker jaringan lunak (sarkoma), kanker payudara, kanker darah (leukimia), dan kanker kelenjar getah bening.
Selain kanker, benjolan di ketiak juga dapat disebabkan oleh tumor jinak, seperti fibroadenoma payudara. Berbeda dengan kanker, benjolan akibat kondisi ini bersifat jinak dan umumnya tidak berbahaya, Bunda.
2. Masalah pada folikel rambut
Folikel rambut yang tersumbat atau meradang dapat memicu munculnya benjolan di ketiak. Selain itu, kondisi seperti bisul, kista, folikulitis (benjolan merah kecil), serta rambut ketiak yang tumbuh ke dalam juga dapat menyebabkan benjolan di area tersebut.
3. Cedera atau benturan
Peregangan berlebihan atau cedera pada lengan yang disebabkan oleh trauma, seperti tabrakan, jatuh, terkilir, atau kondisi lainnya yang membuat otot tertarik, dapat menyebabkan munculnya benjolan di ketiak.
4. Gangguan pada kulit
Benjolan di ketiak juga bisa dipicu oleh sel-sel lemak yang menumpuk (lipoma) dan infeksi kulit karena bakteri atau impetigo. Selain itu, kesalahan mencukur rambut ketiak yang menyebabkan ruam dan iritasi kemungkinan juga akan membuat benjolan timbul.
5. Infeksi virus
Infeksi virus seperti influenza (flu) dan mononukleosis dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening di bawah ketiak, sehingga terasa mengganjal saat ketiak dihimpit. Kondisi ini sebagai tanda bahwa kelenjar getah bening sedang bekerja ekstra.
10 Ciri-ciri benjolan di ketiak yang tidak berbahaya
Bila benjolan yang terdapat di ketiak tidak menimbulkan keluhan dan gejala serius, Bunda tidak perlu terlalu cemas. Ada beberapa ciri benjolan di ketiak yang biasanya tidak berbahaya, meliputi:
- Benjolan cenderung lunak dan lembut
- Tidak disertai kemerahan
- Benjolan tidak disertai rasa nyeri
- Tidak mengeluarkan nanah atau cairan lain yang keluar dari benjolan
- Tidak menimbulkan rasa sakit atau ketidaknyamanan yang mengganggu
- Ukuran benjolan tetap alias tidak berubah-ubah
- Tidak muncul demam atau tanda infeksi lainnya
- Benjolan tidak berbentuk gumpalan yang abnormal
- Benjolan tidak menimbulkan reaksi peradangan
- Benjolan hilang dengan sendirinya
10 Ciri-ciri benjolan di ketiak yang berbahaya
Namun, apabila Bunda merasa benjolan disertai dengan keluhan yang sangat mengganggu, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan agar jenis benjolan dapat terdeteksi dengan tepat dan cepat. Berikut beberapa tanda benjolan di ketiak yang berbahaya:
- Benjolan terasa keras seperti batu
- Tidak kunjung menghilang setelah dua minggu
- Benjolan terasa semakin membesar
- Menimbulkan rasa sakit yang sangat mengganggu
- Tidak benar-benar hilang atau timbul kembali setelah beberapa waktu
- Tumbuhnya benjolan disertai demam
- Tumbuhnya benjolan disertai peradangan dan infeksi
- Benjolan tidak berbentuk bulat seperti kacang
- Benjolan sulit digerakkan
- Benjolan mengeluarkan cairan seperti nanah
Faktanya, banyak benjolan di ketiak yang tidak membutuhkan pengobatan apapun, Bunda. Biasanya, dokter cukup memantau perkembangan dan menyarankan untuk mencatat dan segera melapor apabila muncul perubahan yang tidak biasa.
Demikian informasi mengenai ciri-ciri benjolan di ketiak yang tidak berbahaya yang bisa Bunda ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Menyusui
10 Mitos dan Fakta Seputar Payudara yang Jarang Diketahui
Menyusui
Warna Areola Payudara yang Sehat dan Normal pada Perempuan
Menyusui
Penyebab Payudara Terlihat Berurat saat Menyusui, Bahayakah untuk Kesehatan?
Menyusui
Nyeri Payudara Tapi Tidak ada Benjolan? Kenali Penyebab & Cara Mengatasinya
Menyusui
5 Cara Menjaga Kesehatan Payudara dalam Masa Menyusui
5 Foto
Menyusui
5 Potret Nola Be3 Galau Menyapih Nakeya meski Telah Menyusui Lebih dari 2 Th
HIGHLIGHT
HAIBUNDA STORIES
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
Infografis Tips Cegah Kanker Payudara/ Foto: HaiBunda/Mia
Mpok Alpa Temukan Benjolan sejak Sebelum Hamil, Begini Cara Deteksi Kanker Payudara sejak Dini
Kenali Ciri Kanker Payudara Dilihat dari Bentuk Puting
Bertahun-tahun Tangani Kanker Payudara, Dokter Onkologi Ini Tak Menyangka juga Mengidap Penyakit Itu