MENYUSUI
Bau ASI Ternyata Bantu Bayi Prematur Stabilkan Detak Jantung & Pernapasan
Indah Ramadhani | HaiBunda
Senin, 16 Feb 2026 08:30 WIBSebuah studi terbaru yang dipublikasikan tahun 2025 mengungkapkan adanya pengaruh bau ASI terhadap detak jantung dan pernapasan bayi prematur. Peneliti menyebut bau ASI tersebut dapat membuat kondisi tubuh bayi prematur menjadi lebih stabil, Bunda.
Bau ASI dan bayi prematur
Bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu. Banyak di antaranya memiliki berat badan lahir rendah, bahkan kurang dari 1.500 gram. Karena lahir lebih awal, sistem organ bayi prematur pun umumnya belum berkembang secara sempurna.
Oleh karena itu, bayi prematur membutuhkan perawatan ekstra setelah lahir. Tak jarang, mereka menghadapi lebih banyak tantangan berupa masalah kesehatan atau gangguan pada sistem organ dibandingkan bayi yang lahir cukup bulan atau normal.
Masalah kesehatan yang kerap dijumpai cukup beragam, seperti detak jantung melambat, henti napas, hingga penurunan kadar oksigen dalam darah. Selain itu, bayi prematur yang lahir pada usia kehamilan kurang dari 32 minggu memiliki peluang kematian hampir 50 persen.
Baca Juga : Rasa ASI dan Aromanya, Begini Penjelasannya |
Perkembangan indra penciuman bayi prematur
Menurut sebuah literatur medis, indra penciuman bayi mulai berkembang dan berfungsi sejak usia kehamilan sekitar 26 hingga 28 minggu. Pada usia tersebut, bayi prematur cenderung sudah dapat menunjukkan respons yang berbeda terhadap berbagai aroma.
Bayi mampu mengingat dan lebih menyukai bau ASI serta cairan ketuban. Menariknya, pemberian pengalaman penciuman melalui bau tertentu dapat menjadi stimulasi positif yang berdampak bagi bayi prematur.
Beberapa aroma yang dikenal baik dan menyenangkan, seperti ASI dan vanila, direkomendasikan untuk menstimulasi indra penciuman bayi baru lahir. Rekomendasi ini juga didukung oleh sebuah studi yang dipublikasikan pada tahun 2025 di jurnal Scientific Reports.
Aroma yang menyenangkan diketahui dapat memperbaiki laju pernapasan, saturasi oksigen, serta secara signifikan mengurangi kejadian henti napas pada bayi prematur. Sebaliknya, bau yang tidak sedap dapat memicu respons negatif, seperti peningkatan detak jantung.
Agar Bunda semakin tahu dan mengerti, yuk simak hasil temuan studi berikut ini.
Bau ASI terhadap detak jantung bayi prematur
Dalam studi tersebut, para peneliti menemukan bahwa paparan bau ASI memberikan dampak positif bagi bayi prematur yang menjalani perawatan intensif. Selain itu, bau tersebut membuat bayi menjadi lebih tenang dan cenderung berhenti menangis.
Pada studi yang telah dilakukan sebelumnya, peneliti menguji pemberian paparan bau ASI pada bayi prematur setiap 12 kali dalam 2 minggu. Hasilnya, paparan tersebut tidak memberikan efek yang signifikan terhadap detak jantung bayi.
Sementara itu, dalam studi terbaru, paparan bau ASI yang diberikan secara terus-menerus setiap 2 jam, sejak ASI tersedia hingga alat bantu napas dilepas, terbukti membantu menstabilkan detak jantung bayi prematur setelah penggunaan alat bantu napas tersebut dihentikan.
Dapat disimpulkan bahwa paparan bau ASI yang diberikan secara berkelanjutan jauh lebih efektif untuk menstabilkan detak jantung bayi prematur, dibandingkan dengan pemberian paparan yang sesekali.
Bau ASI terhadap pernapasan bayi prematur
Bayi dengan kondisi prematur sering kali terpapar bau tak sedap dari alat-alat medis rumah sakit, seperti alkohol, cairan pembersih kulit, dan penghilang perekat. Ahli menilai bahwa bau-bau ini dapat memicu stres pada bayi.
Tak hanya itu, bau yang menyengat tersebut dapat membuat pernapasan bayi menjadi terganggu. Melalui penelitian ini, para ahli kembali menguji hubungan antara paparan aroma ASI dengan respons pernapasan bayi.
Hasilnya, diketahui bahwa bau ASI dapat melancarkan pernapasan serta meningkatkan kadar oksigen dalam darah. Selain itu, ditemukan bahwa pernapasan bayi yang sering terpapar bau menyengat jauh lebih stabil berkat paparan ASI yang diberikan.
Meskipun jumlah laju napas per menit pada bayi prematur dan normal tidak berbeda jauh, setidaknya bau ASI dapat membantu menjaga kestabilan pernapasan pada bayi yang berisiko terkena stres akibat bau tidak sedap.
Nah, demikian informasi mengenai studi yang mengungkap dampak positif pemberian bau ASI terhadap detak jantung dan pernapasan bayi prematur. Semoga bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Langkah Meredakan Payudara Bengkak karena Tidak Menyusui
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Alasan Bayi Prematur Sebaiknya Disusui secara Langsung (DBF), Manfaatnya Sangat Banyak Bun
4 Tips Menggunakan Cup Feeder ASI agar Bayi Tak Tersedak
Tips Aman Menyusui Bayi Prematur agar Mendapat Cukup ASI
5 Kelebihan ASI Ibu yang Melahirkan Bayi Prematur
TERPOPULER
Kaba Anak Zaskia Adya Mecca Jalani Operasi Hidung karena Radang dan Alergi
Jarang Disadari, Ini 10 Ciri Kepribadian Orang Tulus & Baik Hati Menurut Psikologi
Korban Keracunan MBG di Jawa Timur Capai 664 Siswa, Begini Kondisinya Saat Ini...
Fakta di Balik Foto Baby Bump Zendaya yang Viral dan Picu Rumor Hamil
Seberapa Aman Minyak Jarak untuk Bayi? Ketahui Manfaat hingga Risikonya
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Panci Tanah Liat Terbaik, Cocok untuk Dapur Rumahan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lulur untuk Kulit Cerah, Halus, dan Glowing
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Rekomendasi AC 1/2 PK Inverter Low Watt, Bagus dan Hemat Listrik
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Portable Solar Generator untuk Cadangan Listrik di Rumah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Stiker Label Nama Buku Tulis & Pelajaran yang Aesthetic hingga Lucu
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
500 Contoh Kata Sifat dalam Bahasa Indonesia dan Jenisnya
Fakta di Balik Foto Baby Bump Zendaya yang Viral dan Picu Rumor Hamil
Kaba Anak Zaskia Adya Mecca Jalani Operasi Hidung karena Radang dan Alergi
Seberapa Aman Minyak Jarak untuk Bayi? Ketahui Manfaat hingga Risikonya
Korban Keracunan MBG di Jawa Timur Capai 664 Siswa, Begini Kondisinya Saat Ini...
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Wajah Tirus Sebelum Acara Besar? Kenalan dengan Treatment Korean V-Lift
-
Beautynesia
5 Barang yang Sebaiknya Tidak Dipinjamkan ke Orang Lain
-
Female Daily
Mencoba Tren Anti-Blush. Apakah Cocok di Kulit Light Medium?
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
3 Hot Spot Estetik di Bandung, Kafe dalam Klinik hingga Resto Berusia 1/2 Abad
-
Mommies Daily
Jangan Langsung Murka saat Tahu Anak Sering Bohong, Kenali Penyebab dan Cara Menghadapinya