HaiBunda

MENYUSUI

Penyebab ASI Keluar Padahal Tidak Menyusui dan Belum Pernah Hamil

Annisa Karnesyia   |   HaiBunda

Jumat, 13 Mar 2026 07:20 WIB
Penyebab ASI Keluar Padahal Tidak Menyusui dan Belum Pernah Hamil/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Mykola Sosiukin
Jakarta -

Payudara perempuan dapat mengeluarkan Air Susu Ibu (ASI) meski sedang tidak menyusui, Bunda. Tak hanya itu, ASI juga bisa keluar pada perempuan yang belum pernah hamil.

Kondisi di mana perempuan memproduksi ASI di luar kehamilan disebut juga galaktorea. Menurut Profesor Obstetri dan Ginekologi di University of Ibadan, Oyo State, Christopher Aimakhu, galaktorea adalah keluarnya ASI pada perempuan di luar kehamilan atau ketika mereka tidak sedang menyusui anaknya.

"Itu adalah sekresi ASI pada perempuan di luar kehamilan atau ketika mereka tidak sedang menyusui. Jadi itu bisa terjadi. Jadi kalian bisa melihat ASI keluar dari seorang perempuan yang tidak hamil atau tidak sedang menyusui, itu dipicu oleh hormon di otak yang disebut prolaktin," kata Aimakhu, dilansir laman Healthwise.


Penyebab ASI keluar padahal tidak hamil dan menyusui

Aimakhu mengatakan bahwa apa pun yang menyebabkan produksi prolaktin berlebihan akan membuat payudara memproduksi ASI. Hal tersebut mirip dengan bagaimana kadar prolaktin meningkat selama kehamilan untuk mempersiapkan laktasi.

Ada beberapa penyebab galaktorea yang membuat ASI keluar pada perempuan yang tidak menyusui atau tidak pernah hamil. Berikut penjelasannya:

1. Hiperprolaktinemia

Galaktorea dapat terjadi karena karena hiperprolaktinemia atau peningkatan hormon prolaktin. Hormon naik bisa karena efek samping dari pengobatan, tumor otak, dan kadar hormon tiroid yang rendah.

"Hal itu bisa timbul akibat efek samping obat-obatan dan bisa juga disebabkan oleh tumor otak. Ada bagian otak tempat kelenjar pituitari, yang bertanggung jawab atas hormon prolaktin. Jadi, jika ada tumor di bagian tersebut, perempuan dapat mengalami sekresi ASI," ujar Aimakhu.

2. Stimulasi payudara

Mengenai pengobatan, profesor tersebut mengatakan bahwa fokusnya adalah mengidentifikasi dan mengatasi penyebab yang mendasarinya, dan mencatat bahwa langkah pertama biasanya adalah tes darah prolaktin dan tes hormon tiroid.

Dia menyatakan, "Pengobatan dimulai dengan mengidentifikasi penyebabnya. Kadar prolaktin yang tinggi seringkali terlintas dalam pikiran, jadi tes prolaktin dan tes hormon tiroid disarankan."

Aimakhu mencatat bahwa tidak diperlukan pengobatan jika cairan yang keluar ringan atau sembuh dengan sendirinya, terutama jika rangsangan dikurangi.

3. Penggunaan obat-obatan tertentu

Aimakhu mengatakan bahwa penggunaan obat-obatan tertentu juga bisa memicu keluarnya ASI tanpa disadari, Bunda. Obat-obatan ini seperti antidepresan atau antipsikotik yang digunakan untuk mengobati gangguan mental, dan obat tekanan darah tertentu seperti Aldomet.

"Beberapa obat kesehatan mental dan tekanan darah, seperti Aldomet, dan pil hormonal seperti pil KB, dapat menyebabkan peningkatan produksi ASI sebagai efek samping," katanya.

Menurut Aimakhu, opiat dan obat-obatan terlarang, termasuk kokain dan mariyuana, juga dapat menyebabkan ASI keluar.

Penanganan ASI keluar padahal tak menyusui

Mengenai penanganan galaktorea, fokus utamanya adalah mengidentifikasi dan mengatasi penyebab yang mendasarinya. Sementara itu, langkah pertama yang dilakukan dalam tata laksananya adalah tes darah prolaktin dan tes hormon tiroid.

"Pengobatan dimulai dengan mengidentifikasi penyebabnya. Kadar prolaktin yang tinggi sering kali terlintas dalam pikiran, jadi tes prolaktin dan tes hormon tiroid disarankan," kata Aimakhu.

Menurut profesor ini, tidak diperlukan pengobatan bila cairan yang keluar ringan atau sembuh dengan sendirinya bila rangsangan dikurangi. Namun, bila penyebabnya karena konsumsi obat-obatan, maka disarankan untuk mengurangi dosis atau menghentikan pemakaian obat.

"Jika penyebabnya adalah antidepresan atau obat tekanan darah tinggi, Anda dapat mengurangi dosis obat tersebut, atau bahkan mengganti obat tersebut, terutama jika hal itu cukup mengganggu," katanya.

Sebagai tindakan pencegahan, Aimakhu menyarankan untuk menghindari stimulasi puting, pemeriksaan payudara yang sering, dan mengenakan pakaian longgar yang tidak mengiritasi puting untuk mencegah kondisi tersebut.

Beberapa kasus galaktorea dapat sembuh dengan sendirinya, Bunda. Namun, kasus lainnya memerlukan penanganan jangka panjang, terutama bila ditemukan tumor.

Demikian serba-serbi penyebab ASI keluar meski Bunda tidak menyusui dan tak pernah hamil. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

Simak video di bawah ini, Bun:

Tak Lagi Berdasarkan Usia, Ini Cara Baru Skrining Kanker Payudara

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Potret Mariana Renata & Renata Kusmanto, Sepupu yang Kerap Dikira Kembar

Mom's Life Amira Salsabila

Cara Mengenali Pola Asuh Tepat dari 6 Sikap Anak yang Menguji Kesabaran

Parenting Nadhifa Fitrina

4 Larangan Bulan Muharram dalam Islam, Termasuk Menikah?

Mom's Life Amira Salsabila

Cara Mengamalkan Surah Maryam Ayat 30-35 untuk Ibu Hamil

Kehamilan Annisa Aulia Rahim

Cara Mengenali Orang Insecure dari Kalimat yang Mereka Ucapkan

Mom's Life Amira Salsabila

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

30 Nama Anak Artis Indonesia Berawalan M dan Artinya, Bagus Penuh Makna

Debut di Indonesia, Shiritsu Ebisu Chugaku Jatuh Hati pada Mi Goreng

Potret Mariana Renata & Renata Kusmanto, Sepupu yang Kerap Dikira Kembar

Cara Mengenali Pola Asuh Tepat dari 6 Sikap Anak yang Menguji Kesabaran

7 Bantal Menyusui Multifungsi Terbaik yang Bagus & Nyaman untuk Ibu & Bayi

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK