menyusui
Cerita Ayah 3 Anak Syok Didiagnosis Kanker Payudara, Ini Gejala yang Dialami
HaiBunda
Minggu, 29 Mar 2026 08:50 WIB
Daftar Isi
Seperti yang kita tahu, kanker payudara merupakan penyakit yang sering menyerang perempuan. Namun, siapa sangka, ternyata kanker payudara juga bisa menyerang laki-laki, seperti cerita seorang Ayah yang terkena kanker payudara saat usianya mencapai 50-an.
Kisah yang dibagikan melalui laman People ini cukup menyita perhatian, sebab kanker payudara yang dialami ayah tiga anak ini merupakan kondisi yang cukup langka. Johnson bahkan tidak pernah menyangka gen yang diwarisinya akan mengarah pada diagnosis tersebut.
Perjalanan Johnson dengan kanker payudara sebenarnya dimulai sejak tahun 2013. Saat itu, riwayat kanker payudara di keluarganya begitu kuat sehingga ia harus melakukan pemeriksaan kanker guna memastikan kondisi tubuh dan kesehatannya.
Benar saja, setelah melakukan pemeriksaan tersebut, ia mengetahui bahwa dirinya adalah pembawa (carrier) gen BRCA2 (Breast Cancer Gen 2). Mulai saat itu hingga 12 tahun kemudian, ia rutin menjalani mammogram tahunan, tanpa terlewat sekali pun.
Namun, pada Desember 2025, tepat di ulang tahunnya yang ke-53, Johnson menerima kabar buruk. Ia didiagnosis menderita karsinoma mikropapillary invasif (IMPC), tipe kanker payudara langka dan agresif dan menyerang payudara sebelah kanannya.
Hasil diagnosis ini membuat Johnson terkejut dan benar-benar tidak percaya. Akhirnya, ia pun mau tak mau harus menjalani mastektomi ganda (pengangkatan kedua jaringan payudara) pada Januari lalu dan kini telah melewati satu dari sekian banyak tahap kemoterapi.
Kanker payudara pada laki-laki
Berdasarkan cerita inilah, dapat diketahui bahwa laki-laki juga memiliki peluang untuk terkena kanker payudara. Risikonya tidak dapat disepelekan dan akan semakin besar jika seseorang memiliki riwayat keluarga dengan kanker payudara yang begitu kuat.
Akan tetapi, kanker payudara pada laki-laki sebenarnya memiliki persentase yang jauh lebih rendah dibandingkan perempuan. Menurut National Breast Cancer Foundation, angka kanker payudara pada laki-laki bahkan tidak mencapai 1 persen dari semua diagnosis kanker payudara di AS.
Sementara itu, pengobatan kanker payudara pada laki-laki juga serupa dengan yang dilakukan pada perempuan, yakni mastektomi, kemoterapi, hingga terapi radiasi. Efek sampingnya pun sangat beragam, salah satunya dapat membuat hilangnya jaringan tulang, seperti obat kemoterapi yang digunakan Johnson.
Gejala kanker payudara pada laki-laki
Secara umum, gejala kanker payudara laki-laki dengan perempuan tidak memiliki perubahan yang signifikan. Untuk mengetahuinya, berikut beberapa tanda dan gejala kanker payudara pada laki-laki dikutip dari laman Mayo Clinic.
- Terdapat benjolan yang tidak terasa sakit.
- Terjadi penebalan kulit di area dada.
- Perubahan pada kulit yang menutupi dada, seperti lesung, berkerut, atau perubahan warna kulit.
- Perubahan pada putih, seperti warna kulit atau puting yang berbalik ke dalam.
- Keluar atau terjadi pendarahan dari puting susu.
Bagaimana semestinya laki-laki menyikapi risiko kanker payudara
Menurut Johnson, masih banyak laki-laki yang merasa malu atau bahkan menyangkal saat menyadari ada perubahan pada tubuhnya, terutama di area payudara. Ia juga menilai, sebagian laki-laki cenderung tidak mau melakukan pemeriksaan karena pola pikir yang kurang baik terhadap penyakit tersebut.
Johnson mengingatkan kepada seluruh laki-laki untuk lebih peka terhadap segala perubahan sekecil apapun yang terjadi di tubuh. Ia juga menyarankan untuk segera melakukan pemeriksaan awal, terlebih bagi orang yang memiliki riwayat penyakit dalam keluarga.
Menurutnya, langkah ini akan menjadi penentu bagaimana penanganan kanker tersebut. Sebab, terdapat berbagai macam kondisi yang dapat terjadi, mulai dari kanker yang bisa diatasi sejak dini, hingga yang sudah terlambat untuk diatasi.
Untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker payudara pada laki-laki, istrinya Johnson juga membagikan kisah suaminya di TikTok. Harapannya, cerita ini dapat mengedukasi dan memberikan wawasan terkait kanker payudara yang dapat menyerang laki-laki.
Pengalaman menghadapi berbagai kasus kanker di keluarga Johnson membuat mereka menjadi lebih waspada terhadap berbagai risiko. Karenanya, mereka juga melakukan pemeriksaan sejak dini pada anak-anak mereka sebagai langkah pencegahan.
Johnson mengaku bahwa pemeriksaan lebih awal menjadi titik yang krusial dan sangat berpengaruh pada kondisinya saat ini. Bahkan, dokter yang menanganinya mengatakan bahwa jika pemeriksaan ditunda beberapa bulan saja, kemungkinan besar penyakitnya sudah tidak dapat disembuhkan.
Demikian cerita seorang Ayah dari tiga anak yang didiagnosis kanker payudara. Semoga informasi ini edukatif dan memberikan kesadaran betapa berisikonya kanker payudara pada perempuan dan juga laki-laki. Semoga bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)ARTIKEL TERKAIT
Menyusui
25 Ciri-ciri Kanker Payudara Stadium 1-4 yang Mudah Dikenali
Menyusui
Amankah Penderita Kanker Payudara Menyusui Bayi? Ini Kata Dokter
Menyusui
9 Gejala Awal Kanker Payudara yang Mudah Dikenali selain Benjolan, Busui Perlu Tahu
Menyusui
Mengenal Benjolan Kanker Payudara Stadium Awal sampai Akhir, Busui Perlu Tahu
Menyusui
Perbedaan Gejala Mastitis dan Kanker Payudara, Waspadai Perubahan pada Puting
Menyusui
Cara Bedakan Benjolan Payudara Akibat Masalah Menyusui dan Kanker
HIGHLIGHT
REKOMENDASI PRODUK
INFOGRAFIS
KOMIK BUNDA
FOTO
Fase Bunda
5 Fakta Kanker Payudara pada Remaja Perempuan yang Semakin Meningkat
Kenapa Harus Peduli Kanker Payudara Meski Tidak Ada Riwayat Keluarga?
Tips Sederhana Merawat Kulit Payudara Usai Sembuh dari Kanker