MENYUSUI
Nipple Shield Bisa Bantu Sukseskan ASI Eksklusif? Simak Hasil Penelitiannya
Indah Ramadhani | HaiBunda
Rabu, 13 May 2026 09:10 WIBSejak beberapa waktu lalu, nipple shield dipercaya menjadi alat bantu yang dapat memperlancar proses menyusui. Namun, apakah penggunaannya efektif dalam mendukung pemberian ASI secara eksklusif?
Melansir dari Very Well Family, nipple shield biasanya digunakan saat proses menyusui terasa lebih sulit. Kondisi umum yang membutuhkan nipple shield biasanya juga berkaitan dengan permasalahan di area puting, terutama perlekatan.
Nipple shield memiliki bentuk yang menyerupai puting sungguhan, berwarna bening, dan lentur. Dengan bahan silikon tipis dan fleksibel ini, nipple shield sering kali digunakan pada bayi yang lahir prematur dengan masalah perlekatan.
Pada bayi prematur, setidaknya nipple shield dapat membantu mengatasi masalah perlekatan dan memudahkan bayi menempel pada puting. Namun, dalam konteks pemberian ASI eksklusif, penggunaan nipple shield perlu mendapat perhatian dari ahli.
Apa saja masalah menyusui yang dapat mengganggu perlekatan?
Selain pada bayi prematur, terdapat beberapa kondisi yang membutuhkan alat bantu nipple shield selama proses menyusui. Kondisi tersebut meliputi:
1. Tongue tie
Bayi yang lahir dengan tongue tie biasanya memiliki kesulitan perlekatan pada puting, Bunda. Akibatnya, bayi tidak dapat memperoleh ASI yang cukup dan berat badannya menjadi sulit bertambah karena tidak mampu menyusu dengan benar.
Perlekatan yang buruk akibat tongue tie juga mampu menyebabkan nyeri pada puting. Untuk mengatasi hal tersebut, Bunda dapat menggunakan nipple shield untuk melindungi puting dari rasa nyeri.
2. Puting datar, retraksi, atau inverted
Beberapa ibu memiliki kondisi puting payudara yang tidak biasa seperti ini. Nah, nipple shield dapat membantu menarik keluar puting datar (flat nipple), pendek (retracted nipple) serta inverted nipple, sehingga memudahkan bayi untuk menyusu ke payudara.
3. Nyeri pada puting
Beberapa masalah perlekatan dapat membuat puting Bunda terasa nyeri dan pecah-pecah. Agar efeknya berkurang, Bunda dapat menggunakan nipple shield tiap kali menyusui. Dengan alat tersebut, menyusui terasa lebih nyaman.
Bagaimana efektivitas penggunaan nipple shield untuk ASI eksklusif?
Mengutip dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Mahidol, Bangkok, penggunaan nipple shield mampu meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif. Namun, hanya terjadi pada bulan-bulan awal, terutama ibu dengan kondisi khusus.
Penelitian ini melibatkan 660 ibu menyusui yang dibagi menjadi dua kelompok, yakni ibu yang menggunakan nipple shield dan ibu yang tidak menggunakan nipple shield. Hasilnya menunjukkan bagaimana efektivitas nipple shield terhadap perkembangan ASI, sebagai berikut:
- Bulan pertama: Tingkat pemberian dan produksi ASI pada kedua kelompok masih relatif sama.
- Bulan kedua dan ketiga: Ibu yang menggunakan nipple shield cenderung memiliki tingkat ASI eksklusif yang lebih tinggi.
- Bulan keenam: Tidak ditemukan perbedaan yang signifikan di antara keduanya.
Pada bulan kedua hingga ketiga, penggunaan nipple shield sangat membantu ibu menyusui yang memiliki kondisi puting pendek atau yang baru pertama kali melahirkan. Dengan alat bantu ini, proses menyusui menjadi lebih ringan, mudah, dan lancar.
Meski begitu, keunggulan tersebut tidak bertahan lama, Bunda. Memasuki bulan keenam, efektivitas dari penggunaan nipple shield seakan menurun, sebab tidak ada perbedaan yang signifikan pada jumlahi ASI yang diproduksi oleh kedua kelompok tersebut.
Bahkan di beberapa kasus yang ditemukan dalam penelitian lain, ibu yang tidak menggunakan nipple shield justru memiliki tingkat produksi ASI yang jauh lebih tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa nipple shield sangat membantu di fase awal menyusui, tetapi tidak berdampak untuk jangka panjang.
Bagaimana cara memakai nipple shield?
Penggunaan nipple shield cukup sederhana, Bunda. Berikut tata cara memakai nipple shield yang baik dan benar:
- Sebelum digunakan, bilas nipple shield menggunakan air hangat agar lebih melekat di payudara.
- Letakkan nipple shield yang sudah basah pada posisinya.
- Pastikan puting dan areola Bunda sudah berada dalam bagian pelindung yang terangkat.
- Sambil menahan pelindung pada tempatnya, dekatkan mulut bayi ke payudara agar perlekatan lebih baik.
Apa saja hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan nipple shield?
Hal pertama yang perlu diperhatikan saat memakai nipple shield adalah memastikan jumlah ASI yang diterima bayi mencukupi kebutuhannya. Pasalnya, penggunaan nipple shield terkadang membuat pengukuran ASI menjadi terbatas, Bunda.
Akibatnya, bayi mungkin merasa ASI yang diberikan kurang cukup sehingga mereka akan menangis atau rewel saat Bunda menggunakan nipple shield. Jadi, meskipun alat ini memiliki manfaat, efeknya juga dapat mengurangi pengeluaran ASI.
Oleh karena itu, usahakan Bunda selalu rutin menimbang bayi saat menggunakan nipple shield untuk memastikan berat badannya tidak turun. Pastikan pula jumlah popok basah, frekuensi buang air besar, serta tanda-tanda dehidrasi lainnya.
Kedua, selain berkaitan dengan kecukupan ASI yang diterima Si Kecil, kebersihan dalam penggunaan nipple shield juga perlu diperhatikan, Bunda. Sama seperti botol susu (dot) dan kempeng, nipple shield harus selalu rutin dibersihkan.
Bunda dapat membersihkan alat ini setiap kali setelah digunakan dengan sabun dan air panas. Pastikan permukaannya sudah mengering sebelum digunakan kembali.
Demikian penjelasan mengenai penggunaan nipple shield untuk membantu proses pemberian ASI eksklusif. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Payudara Ketiga Muncul Usai Melahirkan?
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Cara Tepat Menggunakan Nipple Shield agar Terhindar dari Puting Lecet
Puting Payudara Rata, Bolehkah Gunakan Penyambung Puting saat Menyusui?
Cara Menggunakan Alat Penyambung ASI atau Nipple Shield Saat Menyusui
Untung Rugi Pemakaian Nipple Shield pada Ibu Menyusui, Bunda Perlu Tahu
TERPOPULER
Cara Membasmi Rayap dengan Air Garam, Mudah Dicoba di Rumah
9 Pantangan Ibu Melahirkan Sebelum 40 Hari dan Alasannya
Demo di Monas hingga DPR Hari Ini, Cek Rekayasa Lalin dan Jalan Alternatif
7 Ciri Orang dengan IQ Rendah saat Menjalin Pertemanan Menurut Psikologi
Nikita Willy dan Suami Ajak Beri Bantuan Korban Karhutla, Berencana Salurkan Langsung
REKOMENDASI PRODUK
5 Panci Pink Anti Lengket & Awet, Koleksi Cantik Bikin Semangat Masak
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Panci Prasmanan Stainless Satu Set Terbaik dan Awet
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Contoh Desain Kartu Ucapan Tasyakuran Kelahiran Anak
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Produk Skintific yang Aman untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Stick Foundation Terbaik untuk Makeup Flawless dan Tahan Lama
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Nikita Willy dan Suami Ajak Beri Bantuan Korban Karhutla, Berencana Salurkan Langsung
9 Pantangan Ibu Melahirkan Sebelum 40 Hari dan Alasannya
Cara Membasmi Rayap dengan Air Garam, Mudah Dicoba di Rumah
Demo di Monas hingga DPR Hari Ini, Cek Rekayasa Lalin dan Jalan Alternatif
7 Ciri Orang dengan IQ Rendah saat Menjalin Pertemanan Menurut Psikologi
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Main Bareng Lebih Nyaman dengan Meja Mahjong Elektrik
-
Beautynesia
Pemenang Dua Musim Pertama Bergabung, The Devil's Plan 3 Ungkap Jajaran Pengisi Acara dan Tanggal Tayang
-
Female Daily
Benarkah Polusi Udara Bikin Kulit Cepat Menua? Ini Penjelasannya
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya KATSEYE Guncang Runway Victoria's Secret, Tampil Berbalut Lingerie
-
Mommies Daily
Terinspirasi Barbara Palvin, Ini Tips Jaga Berat Badan setelah Melahirkan