MENYUSUI
3 Hal setelah Melahirkan yang Bisa Menghambat Proses Menyusui
Azhar Hanifah | HaiBunda
Kamis, 13 Aug 2026 08:55 WIBMasa-masa awal setelah persalinan menjadi periode penting dalam menentukan keberhasilan proses menyusui. Sayangnya, masih ada beberapa anggapan dan praktik yang sering dilakukan setelah melahirkan, padahal belum tentu didukung oleh bukti ilmiah.
Kondisi ini dapat membuat Bunda merasa khawatir, bahkan memengaruhi kelancaran pemberian ASI kepada Si Kecil. Sejumlah penelitian terbaru menunjukkan bahwa dukungan dan informasi yang tepat pada 72 jam pertama setelah melahirkan berperan besar dalam membantu keberhasilan menyusui.
Lantas, apa saja hal setelah melahirkan yang justru bisa menghambat proses menyusui? Simak penjelasan lengkapnya pada artikel berikut, ya, Bunda.
3 Hal setelah melahirkan yang bisa menghambat proses menyusui
Mengutip dari laman Medical Xpress, penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Maternal-Fetal & Neonatal Medicine menemukan bahwa beberapa praktik yang umum dilakukan selama 48–72 jam pertama setelah persalinan ternyata tidak selalu didukung bukti ilmiah.
Penelitian yang dipimpin oleh tim dari Sapienza University of Rome tersebut menganalisis 78 studi dari berbagai negara dan menemukan tiga kesalahpahaman yang dapat menghambat keberhasilan menyusui pada bayi yang lahir pada waktu normal dan dalam kondisi sehat.
1. Menganggap kolostrum tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi
Masih banyak ibu yang khawatir produksi ASI di hari-hari pertama terlalu sedikit sehingga memilih memberikan susu formula lebih awal. Padahal, menurut peneliti, kolostrum atau ASI pertama memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi dan volumenya memang telah disesuaikan dengan kapasitas lambung bayi baru lahir.
Dokter anak sekaligus peneliti utama, Maria Di Chiara, menjelaskan bahwa anggapan ASI tidak cukup sering kali berasal dari ekspektasi yang kurang tepat, bukan karena produksi ASI benar-benar bermasalah.
Pemberian susu formula tanpa indikasi medis juga dapat mengurangi rangsangan pada payudara sehingga produksi ASI justru menurun.
2. Membatasi penggunaan empeng secara rutin
Sebagian fasilitas kesehatan masih melarang penggunaan empeng karena dianggap dapat mengganggu proses menyusui. Namun, hasil uji klinis yang ditinjau dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan empeng pada bayi yang lahir cukup usia kehamilan dan sehat tidak terbukti mengurangi durasi maupun keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
Para peneliti menilai orang tua sebaiknya memperoleh informasi yang seimbang berdasarkan bukti ilmiah sehingga dapat mengambil keputusan sesuai kebutuhan bayi, bukan sekadar mengikuti larangan yang bersifat umum.
3. Terlalu dini menggunakan pompa ASI elektrik
Pompa ASI elektrik memang memiliki manfaat dalam kondisi tertentu, misalnya ketika ibu dan bayi harus terpisah sementara atau bayi mengalami kesulitan menyusu langsung. Namun, penelitian ini menemukan belum ada bukti kuat yang mendukung penggunaan pompa ASI elektrik secara rutin pada hari-hari pertama setelah persalinan.
Bahkan, penggunaan pompa terlalu dini dapat memperkuat kekhawatiran ibu bahwa produksi ASI tidak mencukupi.
Jika memang diperlukan untuk mengeluarkan ASI pada masa awal menyusui, para peneliti menyarankan metode pemerahan dengan tangan sebagai pilihan pertama.
Keberhasilan proses menyusui tidak hanya ditentukan oleh banyaknya produksi ASI, tetapi juga dipengaruhi oleh dukungan dan informasi yang tepat sejak hari-hari pertama setelah melahirkan.
Oleh karena itu, Bunda sebaiknya tidak mudah percaya pada mitos yang belum terbukti kebenarannya. Dengan pendampingan dari tenaga kesehatan serta edukasi yang sesuai dengan bukti ilmiah, Bunda dapat menjalani proses menyusui dengan lebih tenang dan percaya diri, sehingga kebutuhan nutrisi Si Kecil pun tetap terpenuhi secara optimal.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)Simak video di bawah ini, Bun:
Blind Ranking, Seberapa Challenging Jadi Bunda Menyusui
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Langkah Memerah Kolostrum untuk Pertama Kalinya, Bisa Dilakukan sejak Hamil Bun
Kolostrum Hanya Keluar Sedikit, Bunda Nggak Perlu Khawatir Bayi Kelaparan
7 Manfaat Luar Biasa Kolostrum untuk Bayi Baru Lahir
6 Manfaat Luar Biasa Kolostrum, ASI Perdana Kaya Nutrisi untuk Bayi Baru Lahir
TERPOPULER
Cerita Aci Resti Lebih Pilih Seserahan Buku dan Pulpen saat Nikah, Ungkap Makna di Baliknya
7 Cara Mendisiplinkan Anak dengan Baik & Tanpa Dimarahi
Tren Minum Ghee saat Perut Kosong Disebut Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Kata Pakar
3 Hal setelah Melahirkan yang Bisa Menghambat Proses Menyusui
7 Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Sulit Dipalsukan, Kamu Punya?
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Tren Minum Ghee saat Perut Kosong Disebut Bantu Turunkan Berat Badan, Ini Kata Pakar
Cerita Aci Resti Lebih Pilih Seserahan Buku dan Pulpen saat Nikah, Ungkap Makna di Baliknya
7 Cara Mendisiplinkan Anak dengan Baik & Tanpa Dimarahi
3 Hal setelah Melahirkan yang Bisa Menghambat Proses Menyusui
7 Fakta di Balik Isu Ha Young, Kontroversi Kakek Buyut hingga Promosi 'Our Sticky Love' Dibatalkan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Masakan Air Fryer Sering Gosong atau Kurang Matang? Coba Andalkan Teknologi Ini
-
Beautynesia
3 Minuman Terbaik di Pagi Hari yang Bikin Kulit Sehat
-
Female Daily
Cristiano Ronaldo Resmi Menikah dengan Georgina Rodriguez, Ini Fakta Lengkapnya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
7 Potret Nagita Slavina Perdana Veneer Gigi di Korea, Begini Hasilnya
-
Mommies Daily
Villa Kapasitas Besar dengan Private Pool untuk Liburan Keluarga, Pilihan Nyaman untuk Quality Time