MOM'S LIFE

Agar Lebih Ikhlas Sumbangkan Barang-barang si Kecil, Begini Caranya Bun

Radian Nyi Sukmasari 12 Jul 2017
Ilustrasi barang milik anak/ Foto: dok.HaiBunda Ilustrasi barang milik anak/ Foto: dok.HaiBunda
Jakarta - Semakin besar usia si kecil, pastinya makin banyak nih barang yang mulai nggak terpakai ya Bun. Mulai dari baju, mainan, topi, atau sekadar sepasang sepatunya yang mungil. Timbul niat untuk menyumbangkan atau memberinya ke orang lain, tapi kok berat ya rasanya? Habis, banyak kenangan yang tersimpan 'di baliknya' sih.

Bunda pernah mengalami itu? Coba deh Bun, sebelum benar-benar menyumbangkan barang lama milik si kecil yang sudah nggak terpakai, foto dulu barang itu. Sebab, memfoto lebih dulu barang yang akan disumbangkan akan membuat kita lebih mudah melepas barang itu untuk diberikan ke orang lain lho.

Ini berdasarkan penelitian yang dilakukan kepada 797 mahasiswa di Pennsylvania State University. Awalnya, mereka masih ragu dan enggan gitu Bun menyumbangkan barang lama miliknya. Tapi setelah barang itu difoto dan hasil fotonya mereka miliki, si mahasiswa ini jauh lebih ikhlas menyumbangkan barang itu.

Kenapa ini bisa terjadi? Salah satu peneliti, Rebecca Reczek yang juga associate professor of marketing di Ohio State University's Fisher College of Business mengatakan sebetulnya apa yang tidak ingin ditinggalkan oleh pemilik barang adalah kenangan yang terkait sama mereka Bun.

"Kami menemukan seseorang jauh lebih mudah memberi barangnya yang sudah tidak terpakai ke orang lain kalau kita memberinya cara lain untuk menjaga kenangan dan identitas yang terkait dengan kenangan itu," kata Rebecca, dikutip dari Essential Baby.

Menurut Rebecca, ini juga bisa diterapkan pada orang tua yang masih enggan memberi barang lama milik anaknya ke orang lain. Misalnya saja sepatu yang dipakai si kecil waktu pertama kali bisa jalan, wah itu bisa jadi barang yang penuh kenangan ya Bun. Nah, supaya Bunda bisa lebih rela ngasih sepatu itu ke orang lain, coba foto sepatu itu terus simpan deh Bun fotonya.

Apalagi, ketika barang lama anak masih layak pakai pastinya akan jauh lebih berguna kalau dipakai orang lain ya, ketimbang cuma teronggok di gudang. Memang sih, alternatif menyimpan foto nggak bisa berlaku pada semua barang. Rebecca mencontohkan, kebaya yang Bunda pakai pas menikah bisa jadi barang yang susah diberikan ke orang lain karena kenangannya yang amat berharga. Tapi, akan jauh lebih mudah memberi dompet yang Bunda beli dari gaji pertama ke orang lain misalnya.

Dengan adanya foto, kita secara nggak langsung bisa menyimpan memori yang sebenarnya berkaitan sama identitas kita. Misalnya kebaya pengantin, bisa memberi memori yang berkaitan dengan identitas Bunda sebagai istri dan itu pastinya akan sulit banget kita lupakan ya Bun.

Tapi, kalau untuk menyumbangkan barang-barang si kecil dan Bunda merasa kok agak sulit ya merelakan barang itu ke tangan orang lain, nggak ada salahnya nih Bunda mencoba memotretnya lebih dulu. Nah, kalau Bunda punya trik apa supaya lebih rela dan mudah memberi barang lama milik anak ke orang lain? Bagikan trik Bunda di kolom komentar yuk. (rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi