MOM'S LIFE

Please, Jangan Katakan Kalimat Ini pada Ibu Rumah Tangga

Amelia Sewaka Selasa, 12 Sep 2017 - 15.32 WIB
Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga (Foto: dok Infografis HaiBunda) Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga (Foto: dok Infografis HaiBunda)
Jakarta - Menjadi ibu bekerja ataupun ibu rumah tangga sama-sama punya tantangan. Keduanya sama-sama hebat dengan pilihan masing-masing.

Khususnya ibu rumah tangga, meskipun menjalani sebagian besar harinya di rumah, bukan berarti hari-harinya jadi lebih ringan. Iya, mengerjakan semua urusan rumah sendiri itu nggak semudah yang dibayangkan.

Ibu rumah tangga dan ibu bekerja sama-sama hebat. Karena pilihan yang ditentukan itu pasti ada kelebihan maupun konsekuensinya. Baiknya kita nggak usah nyinyir dan merasa pilihan yang dipilih membuat kita jadi sosok paling baik ya, Bun.

Nah, berikut beberapa komentar yang sebaiknya tidak dikatakan pada ibu rumah tangga alias stay at home mom, seperti dirangkum HaiBunda dari berbagai sumber.

Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tanggaJangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/ Foto: dok Infografis HaiBunda

Kadang, ibu rumah tangga ingin punya penghasilan sendiri seperti ibu bekerja. Kadang ibu rumah tangga mengalami kebosanan saat di rumah. Karena itu sebaiknya kita hindari mengatakan "Enak banget sih kamu jadi ibu rumah tangga" dengan nada nyinyir.

Ya, kadang ibu rumah tangga harus mengalah, meninggalkan pekerjaan yang dicintainya untuk mengurus rumah dan keluarganya. Kadang menjadi ibu rumah tangga adalah satu-satunya pilihan.

Baca juga: Please, Jangan Katakan Ini pada Bumil

Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/ Foto: dok Infografis HaiBunda
Jangan dikira meski menghabiskan banyak waktu di rumah lantas menjadikan ibu rumah tangga jadi punya banyak waktu luang, bisa ongkang-ongkang kaki dengan leluasa atau santai-santai lebih banyak. Karena itu, please jangan katakan "Wah, punya banyak waktu senggang, dong" pada ibu rumah tangga.

Bangun pagi, menyiapkan sarapan, bebersih rumah, mengantar jemput anak sekolah, mencuci dan menyeterika pakaian, dan semua tugas domestik kadang begitu menyita waktu lho. Belum lagi nih kalau punya bayi dan anak balita yang tinggal di rumah, banyak ibu rumah tangga yang harus memutar otak untuk menyiapkan aktivitas untuk mengasah motorik dan sensorik anak. Kalau sudah begitu, apa benar punya banyak waktu senggang?

Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/ Foto: dok Infografis HaiBunda
Hmm, kalau ada yang bilang seperti itu, rasanya seperti ingin merekam semua aktivitas yang dilakukan di rumah lalu memberikannya pada orang yang bilang, "Enak ya bisa santai-santai di rumah".

Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/ Foto: dok Infografis HaiBunda

Memilih jadi ibu rumah tangga itu bukan semata-mata karena suami punya penghasilan super besar. Jadi tolong dong, nggak perlu bilang, "Suaminya orang kaya ya, jadi kamu nggak perlu kerja".

Justru karena sumber pemasukan hanya dari satu sumber, harus pinter-pinter ngurus keuangan keluarga. Bahkan kalau misal ada usaha sampingan yang bisa dilakukan, ingin banget bisa menjalaninya.

Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/ Foto: dok Infografis HaiBunda

Please ya, setiap saat di rumah bukan jaminan rumah jadi lebih bersih dan kinclong juga sih. Soalnya anak-anak yang masih balita berkali-kali menggelar mainan dan aneka kegiatannya. Jadi ya bukan berarti rumah seorang ibu rumah tangga bakal bersih sempurna.

Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/ Foto: dok Infografis HaiBunda
Ibu rumah tangga bisa jadi sensitif lho kalau terus-terusan ditanya, "Yakin nih, bakal jadi ibu rumah tangga terus?" Ada ibu yang memilih menjadi ibu bekerja karena suatu alasan. Termasuk pilihan menjadi ibu rumah tangga, pasti ada alasan kuatnya. Jadi please jangan samakan semua ibu karena masing-masing punya pilihan dan alasan yang melatarbelakangi pilihannya.

Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/ Foto: dok Infografis HaiBunda
Kalimat ini sederhana tapi kadang jadi bikin ingin gigit orang itu nggak sih? Memang kalau nggak bekerja lantas kita punya banyak waktu? Kalau bentuk pertolongan dari kita nggak butuh banyak usaha dan waktu sih okelah ya. Tapi kalau jadi menyita waktu kita, terus itu anak-anak siapa yang urus?

Baca juga: 5 'Kata Orang' Soal Bayi Baru Lahir Ini Jangan Langsung Dipercaya Ya

Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/ Foto: dok Infografis HaiBunda

Apakah ibu rumah tangga harus menjadi seorang koki yang jago memasak semua makanan? Ya ampun, kadang kegiatan rutin mengurus rumah nggak lantas bikin kita punya banyak waktu mencoba beraneka resep masakan.

Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/ Foto: dok Infografis HaiBunda
Kalimat seperti ini benar-benar mengesalkan: "Memang nggak bosen ya sama anak terus setiap hari di rumah?"

Hmm, masa iya sama anak sendiri bosen? Jangan dengerin deh, Bun, kalau ada orang yang ngomong seperti ini ke kita.

Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/Jangan katakan kalimat ini pada ibu rumah tangga/ Foto: dok Infografis HaiBunda
Benarkah ibu rumah tangga itu nggak ada pride-nya? Meski sehari-hari menghabiskan banyak waktu di rumah, ini adalah pekerjaan yang sangat mulia. Meski ini adalah pekerjaan tanpa gaji berupa uang seperti yang diterima oleh orang-orang yang bekerja.

Kalimat "Oh jadi kamu cuma ibu rumah tangga...." Itu kesannya menyepelekan banget, jadi pernah dikatakan pada ibu rumah tangga ya.

Padahal nih, banyak lho ibu yang memilih meninggalkan jabatan bergengsi di kantornya, gaji yang sudah cukup besar, maupun pendidikan tinggi yang sudah dijalaninya untuk mengabdikan diri sepenuhnya dan seutuhnya untuk menjadi ibu rumah tangga.

Bunda pernah merasa nggak enak hati juga dengan kelimat yang dilontarkan orang lain yang terdengar menghakimi? Biasanya kalimat seperti apa? (aml/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi