MOM'S LIFE

'Haruskah Anakku Tahu Kalau Ayahnya Berselingkuh?'

Rabu, 22 Nov 2017 - 17.03 WIB
Haruskah Anakku Tahu Kalau Ayahnya Berselingkuh?/ Foto: thinkstock 'Haruskah Anakku Tahu Kalau Ayahnya Berselingkuh?'/ Foto: thinkstock
Jakarta - Perselingkuhan yang dilakukan pasangan bagaikan duri dalam daging yang bisa merusak biduk rumah tangga. Sebagai istri, jangan ditanya gimana sakitnya ketika tahu kalau suami menjalin asmara sama perempuan lain ya, Bun. Tapi, kalau di depan anak biasanya kita akan berusaha menutupi persoalan ini. Kadang kala, terbesit pula pertanyaan apakah si kecil harus tahu apa yang udah dilakukan sang ayah?

Kalau menurut psikolog keluarga dari Tiga Generasi Anna Surti Ariani yang akrab disapa Nina, untuk anak usia sekolah memang sebaiknya mereka nggak perlu diberi tahu. Walaupun, pada saatnya, seiring bertambahnya usia mereka anak bukan nggak mungkin bakal tahu apa yang pernah dilakukan ayahnya bahkan sampai kedua orang tuanya bercerai misalnya.

"Hal yang perlu kita lakukan ketika anak sudah tahu dengan sendirinya soal perselingkuhan ini adalah menanamkan kalau si pasangan tetaplah ayahnya. Ini terkait sama konsep diri anak. Ketika kita justru menjelek-jelekkan pasangan, anak merasa sebagian asal dirinya buruk sehingga bukan nggak mungkin dia akan merasa dirinya buruk juga," kata Nina waktu ngobrol sama HaiBunda.

Untuk anak usia prasekolah atau sekolah, Nina menyarankan katakan ke mereka kalau memang ayah dan bundanya nggak bisa bersama lagi nih. Tapi, itu nggak akan menyusahkan mereka karena ayah dan bunda tetap sayang sama mereka dan tetap kompak dalam merawat mereka. Hal terpenting, kita bisa meyakinkan ke anak kalau apa yang terjadi pada orang tuanya nggak terlalu berdampak negatif ke si kecil. Sehingga, kerja sama dengan pasangan penting kita lakukan.

Sementara itu, untuk anak yang lebih besar misalnya remaja, mereka udah bisa diajak bicara soal hal ini. Sebelum memutuskan ngasih tahu ke anak soal perselingkuhan yang dilakukan sang ayah, ada beberapa pertimbangan yang mesti kita pikirkan, Bun. Psikiater dan peneliti hubungan Scott Haltzman, MD bilang untuk anak usia prasekolah atau sekolah, pemikirannya masih terbatas pada hal-hal simpel seperti 'limit', 'aturan', dan 'benar atau salah'. Sehingga, mereka belum paham secara spesifik soal perselingkuhan.

"Memang, memberi tahu anak perselingkuhan jadi sebab salah satu orang tuanya pergi dari rumah apalagi dengan kondisi emosional yang nggak baik bisa menyakiti mereka. Tapi, pada saatnya ini akan memberi tahu ke anak sebuah kebenaran," ujar Scott dikutip dari Psychology Today.



Ia menambahkan, masalah perselingkuhan sang ayah bisa kita nggak kasih tahu ke anak kalau memang suami sudah mengakui kesalahannya dan berjanji memperbaiki diri serta pernikahan yang sudah terlanjur 'retak'. Tapi, ada beberapa situasi yang mungkin jadi alasan perlunya kita kasih tahu anak soal perselingkuhan yang dilakukan orang tuanya, antara lain:

1. Kita dan pasangan memutuskan untuk kembali bersama dan si selingkuhan atau orang-orang saat ini menyebutnya pelakor alias perebut laki orang sudah menghilang dari kehidupan kita.

2. Kalau perselingkuhan sang ayah udah diketahui banyak orang dan anak kemungkinan besar bakal tahu. Scott bilang, akan lebih baik kalau anak mendengar hal ini dari orang tuanya pertama kali. Atau, ketika selingkuhan si ayah adalah orang yang dekat sama anak.

3. Saat kita dan pasangan tetap mempertahankan rumah tangga tapi salah satu pihak masih dalam kondisi emosi yang belum stabil. Kemudian, memberi tahu anak soal perselingkuhan ini juga bisa dipertimbangkan dilakukan ketika kita memutuskan bercerai. Tapi, Scott mengingatkan penjelasan yang dikasih ke anak disesuaikan sama usia mereka ya, Bun.

"Melindungi kondisi fisik dan mental anak-anak adalah hal alami yang dilakukan orang tua dan ini harusnya jadi salah satu alasan untuk nggak berselingkuh. Tapi, kalau perselingkuhan kadung terjadi, orang tua semestinya melindungi anak-anak dari efek negatif yang timbul. Kalau efek negatif perselingkuhan orang tua nggak bisa dihindari, sudah saatnya orang tua duduk bersama anak-anak dan bersiap bicara panjang lebar dengan mereka," papar Scott.

Perselingkuhan memang kayaknya bisa jadi topik yang nggak habis untuk dibicarakan ya, Bun. Apalagi, akhir-akhir ini isu perselingkuhan ramai dibicarakan setelah percekcokan dalam rumah tangga Faisal Haris dan Sarita yang dipicu oleh kehadiran aktris Jennifer Dunn. Wanita yang biasa disapa Jedunn ini bahkan disebut sebagai pelakor alias perebut laki orang oleh netizen.

(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi