MOM'S LIFE

Sudah Punya Anak, Quality Time Berdua Suami Tetap Penting Lho, Bun

Radian Nyi Sukmasari 14 Jan 2018
Sudah Punya Anak, Quality Time Berdua Suami Tetap Penting Lho, Bun (Foto: ilustrasi/thinkstock) Sudah Punya Anak, Quality Time Berdua Suami Tetap Penting Lho, Bun (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - Kapan terakhir kali punya quality time sama suami, Bun? Berdua dan tanpa kehadiran si kecil. Kalau dipikir-pikir kayaknya kita ibu yang tega ya meninggalkan si kecil sementara itu kita berduaan sama suami. Eits, tapi jangan salah. Ini penting lho, Bun.

Ya, seringnya kalau udah punya anak kita kehilangan waktu untuk quality time-an sama suami nih. Apalagi buat para bunda, sering banget karena sibuk ngurus si kecil jadi lupa deh pada pasangan. Padahal kata psikolog klinis dewasa dari Psychological Service Centre and Laboratory Bina Nusantara University, Pingkan Rumondor, biarpun udah punya anak pasangan suami istri harus dikasih waktu berduaan, Bun.

Berdasarkan pengalaman Pingkan, risiko pasangan selingkuh bisa lebih besar ketika istri menghabsikan waktu terlalu banyak sama anak sampai lupa pada suami. Makanya, Pingkan berpesan buat Bunda dan Ayah yuk sediain waktu berdua karena ini terkait dengan kepuasan dalam hubungan pernikahan.

"Sering ada pasangan yang merasa gimana gitu ya kalau ninggalin anak sementara waktu dan mereka berduaan. Padahal, waktu berdua sama pasangan itu penting," kata Pingkan waktu ngobrol sama HaiBunda.



Dia menambahkan mau nggak mau pasangan suami istri harus menyediakan satu waktu dalam seminggu. Misalnya nih, Bun, di hari Sabtu atau Minggu si kecil kita titipin dulu ke neneknya atau kerabat terus kita pergi berduaan sama suami dua jam aja. Setelah itu, kita balik lagi bareng-bareng anak.

"Bukan nggak sayang sama anak. Ingat, pernikahan sehat itu juga hadiah buat anak lho. Bukan mau senang-senang atau egois sama suami, tapi ini juga demi anak," tegas Pingkan.

Mengutip sebuah riset, Pingkan bilang salah satu hadiah dan pengasuhan terbaik yang diberi orang tua adalah contoh orang tua yang berkomunikasi dengan baik dan saling mengasihi. Soalnya, dengan begitu anak akan melihat dan meniru apa yang dilakukan orang tuanya dan ke depannya itu akan berdampak ke hubungan asmaranya.

Nah, komunikasi yang baik dan saling mengasihi bisa terbentuk salah satunya lewat menghabiskan waktu yang berkualitas sama suami. Pingkan mengingatkan, yuk ubah mindset kita, Bun. Dalam pernikahan, ketika kita bisa 'menjaganya' salah satunya dengan quality time berdua sama suami, ini akan bermanfaat kok buat anak.

Jadi, kapan bakal quality time-an sama suami, Bun?

(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi