MOM'S LIFE

Tips Menata Kamar Bayi yang Aman dan Nyaman

Asri Ediyati 10 Agu 2018
Tips Menata Kamar Bayi yang Aman dan Nyaman/ Foto: Instagram/ Istimewa Tips Menata Kamar Bayi yang Aman dan Nyaman/ Foto: Instagram/ Istimewa
Jakarta - Semua orang tua mendambakan kamar bayi yang menggemaskan. Namun, terkadang beberapa orang tua malah mementingkan estetika dari furnitur bayi dan mengabaikan fungsi keamanan dan kenyamanannya. Makanya, sebelum mendesain kamar bayi Bunda dan Ayah juga perlu memastikan kenyamanan dan keamanan si kecil, Bun.

Apalagi, kamar bayi yang aman dan nyaman bisa memperkecil risiko bayi mengalami SIDS (Sudden Infant Death Syndrome). Nah, bagi bunda yang berencana membuat kamar bayi sendiri, berikut telah HaiBunda rangkum dari berbagai sumber tips menata kamar bayi yang aman dan nyaman.

1. Keamanan Bayi Nomor Satu

Tempat tidur bayi membutuhkan kasur yang kuat dan seprai yang pas. Hindari pemakaian bumper, bantal, selimut, dan meletakkan boneka berlebihan karena itu meningkatkan risiko SIDS. Jika dirasa perlu menambahkan kelambu, boleh-boleh aja, Bun. Selain menjaga bayi dari gigitan nyamuk atau serangga, kelambu juga bisa mencegah kaki bayi terselip di antara kasur dan kerangka tempat tidur.

Hindari penggunaan seprai dengan bahan yang terlalu lembut. Karena seprai dengan bahan terlalu lembut dikhawatirkan menimbulkan bahaya yang mencekik bagi bayi, terutama jika usianya di bawah satu tahun. Tidur di kasur empuk, sofa, kursi malas, atau kasur air memiliki risiko yang sama. Lalu, usahakan tidak meletakkan tempat tidur bayi dekat sumber listrik.

2. Memilih Boks Bayi

Saat memilih boks bayi, pastikan jarak antara bilah boks bayi nggak lebih dari 6 cm. Pastikan nggak ada bilah yang hilang atau retak. Lalu, pastikan ukuran kasurnya pas dengan boks. Kalaupun ada celah antara kasur dan kerangka boks jaraknya nggak melebihi 3 cm. Jangan lupa, Bun, pastikan boks bayi dicat dengan cat yang aman untuk bayi.

Tips Menata Kamar Bayi yang Aman dan NyamanTips Menata Kamar Bayi yang Aman dan Nyaman/ Foto: Instagram/ Istimewa




3. Pencahayaan Ruang yang Tepat

Jangan pasang lampu yang mengeluarkan cahaya biru atau fluorensen seperti lampu neon karena bisa mengganggu tidur bayi. Untuk kamar bayi, pilih lampu yang memiliki cahaya yang hangat dan berwarna kuning karena jauh lebih kondusif bagi bayi untuk bisa tidur nyenyak.

4. Membatasi Jumlah Perabot

Sebaiknya di kamar bayi jangan meletakkan terlalu banyak perabot, Bun. Oleh karena itu pilih perabot yang benar-benar dibutuhkan misalnya mesin white noise yang bisa membantu tidur bayi lebih nyenyak dan lampu tidur.

"Hindari meletakkan apa pun di kamar bayi yang disetel seperti proyektor bintang, pemutar musik nina bobo dan sebagainya. Anak jadi bisa terbiasa tidur jika ada barang tersebut. Bahkan bisa juga bayi terbangun karena pemutar musiknya berhenti," kata Dr Lynelle Schneeberg, Direktur Behavioral Sleep Program di Connecticut Children's Medical Center.

(rdn/vit)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi