MOM'S LIFE

Doa Orang Tua untuk Bek Persija Ryuji Utomo Jelang Hari Pernikahan

Asri Ediyati Sabtu, 16 Mar 2019 - 18.05 WIB
Ryuji Utomo dan Shabrina Ayu/ Foto: Instagram @shabrinaar Ryuji Utomo dan Shabrina Ayu/ Foto: Instagram @shabrinaar
Jakarta - Kabar bahagia dari bek Persija Jakarta, Ryuji Utomo Prabowo. Hari ini, Sabtu (16/3/2019), Ryuji melangsungkan akad nikahnya dengan tunangannya, Shabrina Ayu Rosandhy.

Malam sebelum pernikahan, Ryuji meminta doa dan restu kepada orang tua serta keluarganya. Ia berharap ke depannya bisa menjadi kepala keluarga yang bisa membina rumah tangga dengan baik. Ryuji juga berjanji akan tetap bertanggung jawab atas orang tuanya.

"Pastinya ke depannya bisa menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah, tetap bertanggung jawab, tetap sayang sama Mama, Papa dan semua keluarga yang ada di sini. Yang pastinya semoga (Ryuji) sukses selalu," ujar Ryuji di Instagram Story.

Ryuji juga meminta maaf pada orang tuanya jika sebelumnya telah berbuat banyak kesalahan. Sambil berlutut dan sungkem, Ryuji didoakan sang ayah supaya banyak rezeki.

"Amin.. banyak rezeki, doain ya Beh ya," kata Ryuji.

Dalam situasi penuh haru, Ryuji juga sungkem ke sang bunda, ia meminta juga meminta doa agar menjadi kepala keluarga dan orang yang sukses.

"Semoga sukses dan bertanggung jawab ke orang tua ya," ucap sang bunda.
Doa Orang Tua untuk Bek Persija Ryuji Utomo di Hari PernikahanDoa Orang Tua untuk Bek Persija Ryuji Utomo jelang Hari Pernikahan/ Foto: Instagram

Sebagai seorang anak, wajar jika larut dalam suasana haru saat 'melepaskan' status untuk membentuk keluarga dan memiliki tanggung jawab baru. Menurut Fredric Neuman, M.D, direktur dari Anxiety and Phobia Center, White Plains Hospital, momen haru dan sedih terjadi di pernikahan karena semua orang saling mengenal.

"Mungkin tidak semua orang menangis, tapi semua orang terharu. Yang pasti menangis saat pernikahan adalah orang tua dan anak yang menikah," kata Neuman, dilansir Psychology Today.


Orang tua mungkin tidak banyak bicara, tapi mereka lah yang paling merasa kehilangan. Rasa kepedulian, hidup bersama, dan membesarkan anak itulah yang membuat mereka menangis. Maka dari itu, setelah anak menikah, orang tua butuh penyesuaian karena rasa 'kehilangan' yang dirasakan.

[Gambas:Video 20detik]

(aci/som)
Share yuk, Bun!
Rekomendasi