mom-life

Cerita Asri Welas: Umur 5 Bulan Anakku Harus Pakai Kacamata +16

Amelia Sewaka Selasa, 12 Sep 2017 17:47 WIB
Cerita Asri Welas: Umur 5 Bulan Anakku Harus Pakai Kacamata +16
Jakarta - Ibu mana yang tidak sedih melihat anaknya yang masih bayi nggak bisa melihat karena katarak. Setelah menjalani prosedur menyingkirkan katarak, lalu bayi mungil itu harus pakai kacama plus 16.

Inilah cerita entertainer Asri Welas. Anak keduanya, Rayyan Gibran Ridharaharja atau yang biasa dipanggil Dek Ibran terserang katarak saat berusia 3 bulan. Tentu saja, ini terasa seperti petir di siang bolong bagi Asri.

"Sebenarnya sudah dari 2 bulan lalu saya mengetahui Mas Ibranku mengalami hal yang tidak dialami bayi lain. Awalnya begitu lahir Ibran sehat banget kok, berinteraksi dengan keluarga, banyak ngomongnya. Aku dan suami memang berpikir bahwa Ibran lebih aktif, karena dia lebih banyak dalam menggerakkan kepala dan matanya," tutur Asri yang ditemui HaiBunda di area Gedung Bank Mega, Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (12/9/2017).


Hingga suatu ketika mereka sekeluarga berlibur ke Jepang. Saat itu Ibran masih berusia sekitar 2 bulan, dan suami Asri melihat adanya kejanggalan pada mata Ibran.

"Justru emang yang sadar duluan suamiku, 'Asri, di tengah mata Ibran itu ada titik putih lho di kedua matanya,'. Terus langsung aku perhatiin mata Ibran, mata Ibam (anak pertama Asri), sama mata suamiku jadi semuanya saling ngecek apa di mata kita ada bintik putihnya atau nggak," kata ibu dua anak ini.

Baca juga: Usai Operasi Katarak di Dua Matanya, Bayi Asri Welas Sudah Bisa Melihat

Berhubung mereka sedang liburan, jadi mereka mencoba mencari tahu kondisi Ibran via internet. Asri sangat kaget ketika tahu ciri tersebut merupakan salah satu gejala katarak. Alhasil Asri pun tidak tenang menjalani liburannya. Dia mengontak banyak dokter untuk mengkonsultasikan keadaan si kecil.
Cerita Asri Welas: Umur 5 Bulan Anakku Harus Pakai Kacamata +16Umur 5 Bulan Anakku Harus Pakai Kacamata +16 Foto: Instagram/asri_welas
Soal titik putih di mata Ibran, sebenarnya penah dikomentari oleh follower Asri di Instagram. "Itu terjadi juga pada saat aku posting Ibran di Instagram, ada netizen yang nyadar dan komen pada salah satu postingan, 'Mba Asri kok matanya Ibran gitu ya?' Saya jujur, sempet agak tersinggung dan nyinyir sih tapi ternyata suami saya juga nyadar nggak cuma satu dua netizen yang ngomong. Bahkan ada yang minta supaya mending Ibran dicek di rumah sakit. Nah mungkin kupikir netizen itu udah ada yang pernah ngalamin hal ini makanya aku dikasih saran seperti itu," papar Asri.

Sesampainya di Jakarta, sekalian memberikan vaksin untuk Ibran, Asri pun menanyakan kondisi mata sang buah hati kepada dokter. Ketika melihat dan mendengar penjelasan Asri, air muka dokter berubah menjadi lebih serius.

"Begitu kubilang ke dokter, dok ini kok mata Ibran ada bintik putih, dokternya langsung kaget dan nyuruh Ibran untuk screening jantung dan screening lainnya. Jelas aku kaget dan banyak nanya, tapi dokternya nggak jawab dan cuma nyuruh aku tenang. Akhirnya dokter bilang bahwa pandangan anakku terganggu, aku langsung kaget," tutur Asri.

Dokter memberi penjelasan bahwa akan ada banyak dokter yang memeriksa Ibran sampai pada tahap kesimpulan. Asri yang awam soal ini pun semakin panik.

"Kenapa dia bolak-balik matanya, Ibran ini seperti mencari cahaya dalam matanya. Bagusnya, ini berarti ada cahaya masuk tapi saya juga belum tahu apakah itu cahaya masuk, apakah dia bingung cari suara," lanjut asri ketika menjelaskan apa yang dikatakan sang dokter pertama kali Ibran diperiksa.

Mulanya, Asri merasa nggak terima. Dia nggak tega melihat anaknya yang sekecil itu tidak bisa melihat dan harus menjalani sejumlah pemeriksaan medis. Namun Asri berusaha berdamai dengan keadaan. Dia memilih pasrah dan berserah kepada Tuhan.

Asri melanjutkan kisahnya, sang dokter lantas mengecek rekam medis Asri apakah ia ada riwayat rubella dan tokso. Soalnya kata dokter, virus rubella dan tokso ini sebenarnya bisa membuat bayi terkena katarak, jantung bocor atau malah yang lebih parah otaknya terkena virus, dan mempunyai gangguan pendengaran. Nah, kebetulan dulu Asri pernah cek rubella dan tokso saat hamil dan hasilnya negatif.
Cerita Asri Welas: Umur 5 Bulan Anakku Harus Pakai Kacamata +16Umur 5 Bulan Anakku Harus Pakai Kacamata +16 Foto: Instagram/asri_welas

"Kemudian langsung hari itu juga aku langsung lakuin dengan apa yang dokter minta ke Ibran, aku nangis di sepanjang rumah sakit sampai orang pada nanya, karena aku orang yang nggak bisa nahan perasaan," ungkap Asri dengan air mata mengalir.

Baca juga: Mata Kanan Bayi Asri Welas Sudah Dilakukan Operasi Katarak

Untungnya, Ibran kecil sangat kuat. Hasil tes mengatakan jantung Ibran tidak apa-apa, otaknya pun tidak ada masalah.

Hal yang paling disedihkan oleh Asri ketika itu adalah, anak sulungnya Rajwa Gilbram Ridha Rahardja atau yang biasa dipanggil Ibam, mengajak sang adik bermain. "Mami, mami adek nih nggak pernah lihat aku nih! Liat aku donk dek, ayo dong liat aku," kenang Asri.

"Ini yang buat aku terpukul juga, bingung mau kasih tahunya. Rasanya hatiku hancur gitu, melihat Ibam yang nggak tau apa-apa soal keadaan adiknya. Dia pengen bercanda tapi adiknya waktu itu belum bisa melihat," lanjut Asri sambil terisak.

Akhirnya Asri pun ke dokter spesialis mata dari rujukan rumah sakit sebelumnya, dan Ibran ditangani Prof Rita. "Aku lihat ekspresi Prof Rita dan aku juga lihat ekspresi anakku. Ya Allah, rasanya Ibran itu 'ngodein' aku kayak, 'Mami tolong sembuhin mata Ibran donk,' Gimana aku nggak makin sedih lihatnya," tutur Asri.

Kepada Asri, Prof Rita mengatakan katarak yang terdapat di kedua mata Ibran memang tebal dibanding dengan katarak anak-anak lain. Penyebabnya hingga saat ini masih diperiksa. Karena jika dari segi rubella, tokso, metabolik, Asri mengaku terbebas dari virus itu semua. Tahap operasinya juga satu-satu dari mulai mata kanan dulu, baru mata kiri.

"Membicarakan operasi, tahapnya mata kanan dulu, dicek retina belakangnya apakah lepas atau gimana sarafnya. Kalau lepas nggak bisa diperbaiki atau ya tergantung kerusakannya. Ya ampun aku deg-degan 2 bulan ini," jelas Asri.

Apalagi Asri pernah melihat ibu yang bayinya juga pernah menjalani operasi di usia tiga bulan, keluar dari ruangan dokter dengan menangis-nangis. Hal itu membuatnya semakin kalut.
Cerita Asri Welas: Umur 5 Bulan Anakku Harus Pakai Kacamata +16Umur 5 Bulan Anakku Harus Pakai Kacamata +16 Foto: Instagram/asri_welas

Tapi untung penglihatan Ibran bisa tertolong setelah diberi kacamata plus 16. Sekarang Ibran sedang masa pemulihan, walaupun ada sariawan di tenggorokan dan mulut langit sehingga Ibran masih harus minum dan makan lewat selang.

"Kemarin dalam usia 5 bulan sempet turun berat badan Ibran dari 7 kilo ke 4 kilo, karena ya itu ya masih usia 2 bulan tapi udah kena operasi 2 kali. Terus juga sekarang lagi kena sariawan dan infeksi kandung kemih pasca operasi. Tapi masa itu semua udah lewat, alhamdulillah. Sekarang badannya naik lagi jadi 5 kilo berangkat ke 6 kilo. Paling kesulitannya sekarang lagi susah makan aja, namanya sakit ya," jelas Asri.

Asri berharap si kecil bisa segera membaik, bisa melihat wajah ayahnya, kakaknya, juga wajah bundanya. Untuk anak, bunda selalu berharap yang terbaik.

[Gambas:Instagram]

(Nurvita Indarini)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi