HaiBunda

MOM'S LIFE

Kebersamaan dalam Keluarga Kadang Memang Perlu 'Diciptakan'

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Sabtu, 25 Nov 2017 08:00 WIB
Kebersamaan dalam keluarga/ Foto: thinkstock
Jakarta - Kalau kebersamaan tercipta di keluarga , rasanya damai banget ya, Bun. Ayah, Bunda, dan anak-anak bisa kompak dan solid. Cuma, kadang kala ada juga keluarga yang merasa sulit menciptakan kebersamaan. Mungkin, memang kebersamaan itu harus diciptakan.

Soalnya, kata psikolog keluarga Dessy Ilsanty, kebersamaan bisa diciptakan dengan membiasakan melakukan aktivitas bersama anggota keluarga lain dengan komunikasi yang berkualitas. Kalau udah biasa melakukan itu, bagus banget, Bun. Tapi kalau belum gimana dong?

"Dibikin jadwal. Terasa kok kaku amat. Nggak juga kok, karena memang harus diciptakan," kata Dessy di sela-sela Perayaan 95 Tahun Frisian Flag di Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat (24/11/2017).


Caranya, coba dalam satu minggu tentukan hari apa semua anggota keluarga bisa kumpul bareng. Oke, misalnya disepakati tiap hari Sabtu semuanya bisa makan malam di rumah bareng. Nggak usah lama-lama kok, kata Dessy satu jam aja udah cukup. Nah, saat kumpul bareng, gadget-nya ditaruh alias free gadget ya, Bun.



"Selama satu jam itu pakai waktu buat ngobrol. Free gadget penting karena sama aja bohong kalau semuanya ngumpul tapi sibuk megang gadget masing-masing," kata Dessy.

Untuk melakukan ini, orang tua memegang peranan penting. Contohkan ke anak kalau kita benar-benar free gadget saat momen itu. Nggak lupa, lakukan ini secara konsisten ya, Bun. Seperti kata Dessy, bagaimana sebuah keluarga ditentukan oleh orang tua.

Selama kumpul bareng anggota keluarga, kita juga bisa, Bun, membiasakan untuk saling terbuka. Caranya, dengan saling cerita dan ingat, tekankan pentingnya kejujuran daripada hasil akhir yang negatif. Jadi, kalau anak jujur soal kesalahan yang dilakukan jangan langsung marah-marah tapi hargai kejujuran anak kemudian baru kita ajak mereka membicarakan masalahnya dan jangan lupa, kasih solusi ke anak.

"Dalam kebersamaan juga perlu adanya kasih sayang. Bisa lewat perilaku sederhana kayak belaian, pelukan, atau kasih jempol ke anak. Ini gampang banget sebenernya dilakukan tapi sering disepelekan. Padahal pengaruhnya ke anak sangat besar," kata Dessy.

Hmm, kalau di keluarga Bunda, moment apa nih yang bisa menciptakan kebersamaan? Ceritakan yuk di kolom komentar.

(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

5 Potret Happy Salma dan Suami Keturunan Bangsawan yang Ulang Tahun

Mom's Life Annisa Karnesyia

Peran Ayah dan Bunda: Siapa yang Lebih Berpengaruh pada Prestasi dan Kecerdasan Anak?

Parenting Nadhifa Fitrina

3 Teh Hijau Khas Jepang untuk Diet dan Bakar Lemak Perut

Mom's Life Arina Yulistara

Cara Nunung agar Mampu Menerima dan Pulih dari Kanker Payudara sejak Didiagnosis

Menyusui Amrikh Palupi

Cerita Kalina Octaranny Ditransfer Azka Rp50 Juta dan Jadi Modal Usaha Es Teler

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kejang Demam pada Anak, Kenali Tanda-tandanya

5 Potret Happy Salma dan Suami Keturunan Bangsawan yang Ulang Tahun

3 Teh Hijau Khas Jepang untuk Diet dan Bakar Lemak Perut

Peran Ayah dan Bunda: Siapa yang Lebih Berpengaruh pada Prestasi dan Kecerdasan Anak?

Cara Nunung agar Mampu Menerima dan Pulih dari Kanker Payudara sejak Didiagnosis

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK