mom-life

Bahagia Itu Sesederhana Bisa Tertawa Lepas sama si Kecil

Radian Nyi Sukmasari Senin, 01 Jan 2018 09:04 WIB
Bahagia Itu Sesederhana Bisa Tertawa Lepas sama si Kecil
Jakarta - Siapa sih orang tua yang nggak bahagia ketika melihat anaknya bahagia? Walaupun kadang, kebahagiaan sebagai orang tua bisa berasal dari hal-hal sederhana yang dilakukan bersama si kecil.

Salah satu sahabat HaiBunda, Denna bercerita suatu waktu dirinya terpaksa membawa kerjaan ke rumah. Saat itu, si kecil yang berusia 3 tahun dibiarkan main sendiri di kamarnya. Tapi baru beberapa saat dia teriak-teriak karena nggak ada temennya. Akhirnya, Denna ke kamar sang anak dan bilang dia akan menemani di kamar tapi sambil mengetik.

Anak Denna awalnya setuju dan anteng. Tapi lama-lama ada aja, Bun, yang dia lakukan untuk mencari perhatian Denna. Sampai akhirnya Denna sadar dia perlu meninggalkan pekerjaannya sejenak dan main bersama sang anak. Setelah itu, Denna ngajak putranya itu main oper bola.


"Mending bolanya besar. Kecil. Saya oper bolanya pakai tangan sedangkan anak saya pakai mobil-mobilan dia. Pas meleset bolanya, dia semangat banget ambil bola. Bahkan saya sendiri ketawa pas dia nggak bisa tepat menangkap bola. Saya ketawa, dia ketawa juga. Lepas banget. Jarang saya lihat dia ketawa kayak gitu," kata Denna.



Saat itu, terbesit di hati Denna. Nggak perlu mainan yang mahal. Bermodal bola plastik kecil aja anak udah bisa bahagia banget main sama kita. Padahal, mainannya sekadar oper-operan bola aja. Kata Denna, saat itu dirinya sadar kalau ibu bisa benar-benar meluangkan waktunya untuk anak dan fokus ke mereka, anak bisa happy kok.

Dengar cerita Denna, saya teringat omongan psikolog anak dari Tiga Generasi Anastasia Satriyo yang biasa dipanggil Anas nih, Bun. Waktu kami ngobrol, Anas pernah bilang kualitas waktu sama anak lebih penting ketimbang kuantitasnya. Walaupun, lebih baik juga kalau kuantitas waktunya besar tapi juga berkualitas.

"Banyak banget momen sama anak yang bisa kita jadikan quality time. Pas makan, pas mandiin anak, jelang anak tidur, atau pas main sama anak. Ingat, saat itu kita mesti fokus sama anak. Jauhkan gadget sementara," kata Anas.

Jangan lupa juga kita mainkan intonasi pas bicara dan kontak mata ke anak, Bun. Dengan begitu anak merasa diperhatikan dan anak paham ibunya benar-benar sepenuh hati ngajak dia main. Kata Anas, akan percuma kalau kita menghabiskan waktu bareng anak tapi kitanya masih sibuk sama gadget dan nggak fokus ke anak.

Kalau Bunda, momen bersama si kecil yang kayak apa yang bisa bikin Bunda juga anak bahagia? Yuk tulis kisahnya di kolom komentar, Bun.

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi