HaiBunda

MOM'S LIFE

'Terima Kasih Suamiku atas Vasektomi yang Sudah Kamu Lakukan'

Radian Nyi Sukmasari   |   HaiBunda

Kamis, 18 Jan 2018 19:01 WIB
'Terima Kasih Suamiku atas Vasektomi yang Sudah Kamu Lakukan'/ Foto: thinkstock
Jakarta - Urusan kontrasepsi, pastinya bukan cuma tugas istri aja. Setuju kan, Bun? Makanya, wajar banget kalau kita berterima kasih sebesar-besarnya dan berbangga ketika pasangan mau ikut berperan dalam merencanakan momongan.

Seperti ibu dua anak ini. Sebut aja namanya Anna. Saat hamil anak ketiganya, Anna berumur 36 tahun sedangkan suaminya berumur 40 tahun. Dua anak Anna berumur 9 dan 6 tahun. Makanya, Anna dan suami sepakat kalau kehamilan ini adalah kehamilan terakhir. Ya, punya 3 anak mereka rasa sudah cukup.

"Saya dan suami sudah sepakat punya tiga anak saja. Tapi, kami memang belum menentukan alat kontrasepsi apa yang akan kami pilih," kata Anna dikutip dari Babble.


Mungkin Bunda punya pendapat yang sama kayak Anna. Kalau untuk punya anak dibutuhkan peran dua orang yaitu suami dan istri, maka untuk mencegah kehamilan juga diperlukan peran dua orang. Jadi, mencegah kehamilan nggak cuma tugas istri aja. Ya kan, Bun?



Anna mengaku pas ngobrol sama teman-temannya, kebanyakan dari mereka bakal bilang kalau suaminya nggak akan mau melakukan vasektomi. Alhasil, si istri deh yang pakai IUD, minum pil KB, suntik KB, atau implan.

"Saya udah capek dengar suami yang nggak mau bekerja sama dalam mencegah kehamilan. Tapi apa yang dilakukan suami saya justru di luar prediksi. Saya pikir dia nggak akan mau melakukan vasektomi dan malah meminta saya yang pakai alat kontrasepsi atau minimal kami berdua yang berusaha pakai kondom untuk mencegah kehamilan," kata Anna.

Suatu hari, suami Anna menelepon dan bilang dia habis pergi ke dokter urologi untuk menjalani vasektomi. Dengar kabar ini, Anna girang bukan kepalang, Bun. Dia bersyukur suaminya mau bekerja sama dalam merencanakan kehamilan.

"Saya benar-benar bangga pada suami saya. Ketika dia sampai rumah, suami saya tersenyum seakan memberi tahu kalau inilah saatnya kebebasan untuk kita berdua dan itu karena kerelaan hatinya untuk mengambil 'giliran'," tambah Anna.

Bicara soal vasektomi, dr Andri Wanananda MS menjelaskan ini adalah salah satu metode kontrasepsi paling efektif dengan angka kegagalan kurang dari 0,1 - 0,15 persen pada tahun pertama pasca tindakan. Metode ini dilakukan dengan operasi kecil pada 'vas deferens' yang berfungsi sebagai saluran transportasi spermatozoa, di mana vas deferens dipotong dan disumbat.

Setelah operasi minor ini, spermatozoa akan terbendung pada ujung vas deferens sisi buah zakar atau testis tempat spermatozoa diproduksi. Karena vasektomi tidak memengaruhi fungsi kelenjar-kelenjar asesoris yang menghasilkan cairan semen (cairan sperma), kata dr Andri cairan semen tetap keluar saat pria yang sudah divasektomi ejakulasi saat orgasme.

"Tapi, cairan yang dikeluarkan saat ejakulasi tidak mengandung sel spermatozoa," ujar dr Andri dalam wawancara dengan detikHealth.

(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Alasan Para Suami Suka Lama Banget di Toilet

Mom's Life Tiara Jasmine & Fauzan Julian Kurnia

Berapa Banyak Kata Diucapkan Anak Usia 2-3 Tahun? Ketahui Faktanya Bun

Parenting Kinan

Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf S, Karismatik dan Humanis

Mom's Life Melly Febrida

Makanan Siap Saji Aman Dikonsumsi, tapi Kemasannya Bisa Jadi Ancaman bagi Ibu Hamil

Kehamilan Melly Febrida

Diet Telur Rebus ala IU, Disebut Bisa Bikin Kenyang

Mom's Life Arina Yulistara

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Berapa Banyak Kata Diucapkan Anak Usia 2-3 Tahun? Ketahui Faktanya Bun

Makanan Siap Saji Aman Dikonsumsi, tapi Kemasannya Bisa Jadi Ancaman bagi Ibu Hamil

Alasan Para Suami Suka Lama Banget di Toilet

Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf S, Karismatik dan Humanis

Sering Bilang Anak 'Pintar'? Hati-hati, Studi Ungkap Bisa Memicu Kebiasaan Curang

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK