HaiBunda

MOM'S LIFE

Demi Keluarga, Aku Berusaha Turunkan Berat Badan Usai Melahirkan

Asri Ediyati   |   HaiBunda

Jumat, 09 Feb 2018 19:02 WIB
Demi Keluarga, Aku Berusaha Turunkan Berat Badan Usai Melahirkan/ Foto: iStock
Jakarta - Mengembalikan bentuk tubuh pasca melahirkan memang nggak semudah yang dibayangkan. Butuh waktu dan usaha untuk mengembalikannya. Seperti presenter olahraga Hilyani Hidranto, ia berusaha untuk mengembalikan bentuk tubuhnya melalui olahraga.

Hilyani mengaku berat badannya naik cukup banyak saat hamil anak pertamanya. Setelah melahirkan, hanya selang tiga bulan, Hilyani langsung berolahraga guna melangsingkan tubuhnya.

"Alasan pengen cepet olahraga ya karena kangen juga sih ngelihat badan sebelum hamil. Sekarang aja masih kurang pede kalau ditawari untuk menjadi presenter olahraga lagi," tutur Hilyani saat ditemui usai sebuah acara di Plaza Indonesia, Jakarta, baru-baru ini.




Hilyani bilang, ia ingin segera menurunkan berat badan karena ingat keluarganya, terutama sang suami, Bun. Katanya, kasihan suami tiap hari lihat istrinya yang gendut terus. He-he-he. Wajar dong ya, Bun, tampil menarik seperti sebelum hamil di depan suami.

"Dan aku menurunkan berat badan untuk sehat juga sih. Kan olahraga bikin badan sehat, he-he-he," ujarnya.

Soal makanan, Hilyani Hidranto memang mengaku belum terlalu mengatur menu makanannya. Masih sering ada cheat day katanya. Saat ditanya olahraga apa yang paling bisa dilakukan ibu saat nggak punya me time karena urus anak, Hilyani bilang yang paling mudah dilakukan adalah squats.

Soal memperhatikan penampilan tubuh demi keluarga terutama pasangan, psikolog klinis dewasa dari Psychological Service Centre and Laboratory Bina Nusantara University Pingkan Rumondor bilang dalam hubungan suami istri, menjaga penampilan memang penting nih. Nggak melulu harus tampil kece. Minimal dengan menjaga kesehatan itu bisa jadi sesuatu yang memuaskan untuk pasangan kita.

"Kalau pasangan ngasih masukan soal penampilan kita, jangan merasa dia nggak menerima kita apa adanya. Justru dengan menyampaikan, dia sadar kalau dia punya kebutuhan, secara nggak langsung," kata Pingkan.

Kalau memang nggak merugikan dan membahayakan diri kita, Pingkan bilang nggak ada salahnya kita melakukan apa yang dimau pasangan.

(rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Sedang Merasa Dibenci Semua Orang? Ternyata Ini Maknanya Menurut Psikologi

Mom's Life Annisa Karnesyia

6 Kebiasaan yang Diam-diam Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

Menyusui Indah Ramadhani

4 Kalimat Langka yang Diucapkan Laki-laki saat Tulus Jatuh Cinta Menurut Psikolog

Mom's Life Amira Salsabila

5 Kebiasaan yang Tidak Disadari Bisa Merusak Ingatan, Bisa Memicu Demensia

Mom's Life Amira Salsabila

10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar

Parenting Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

83 Nama Bayi Heroik dari Tokoh Dunia, Penuh Makna Kuat dan Inspiratif

Bunda Wajib Coba! 7 Minuman Ini Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Lebaran

Sedang Merasa Dibenci Semua Orang? Ternyata Ini Maknanya Menurut Psikologi

10 Cara Menyikapi Masa Pubertas pada Remaja yang Benar

6 Kebiasaan yang Diam-diam Meningkatkan Risiko Kanker Payudara

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK