mom-life

Keluh Kesah Ayah yang Kesulitan Ganti Popok Anak di Tempat Umum

Asri Ediyati & Asri Ediyati Selasa, 05 Jun 2018 19:04 WIB
Keluh Kesah Ayah yang Kesulitan Ganti Popok Anak di Tempat Umum
Washington D.C. - Soal mengganti popok anak di tempat umum memang lumrah dilakukan ibu. Tapi, bukan berarti ayah nggak bisa melakukannya juga lho. Makanya, seorang ayah protes di Facebook karena harus menaruh si kecil di lantai beralaskan kain untuk mengganti popoknya.

Seorang ayah asal AS, Chris Mau, sedang berjalan-jalan dengan putrinya yang berusia delapan bulan, Kalo. Putrinya tiba-tiba menangis dan jelas ada masalah dengan popoknya. Kemudian ia memutuskan untuk berhenti dan menghampiri sebuah restoran terdekat untuk mengganti popok si kecil.

"Tapi ada satu masalah, kamar kecil pria tak memiliki meja ganti popok. Saya kesal harus mengganti popok putri saya di lantai yang menjijikkan karena satu-satunya meja ganti di tempat itu terletak di kamar mandi wanita. Sungguh gila membayangkannya, ditambah lagi ada orang yang ikut campur urusan orang lain," tulisnya di Facebook dikutip dari Fox News.




Chris bilang ini sudah tahun 2018 dan seharusnya kamar mandi pria sudah dilengkapi dengan meja ganti popok. "Jika itu sekarang zaman kesetaraan gender, maka bagaimana jika kita para ayah dapat mengganti popok anak-anak kita di meja ganti seperti yang bisa dilakukan para ibu. Apakah saya terlalu banyak bertanya?" tambahnya.

Keesokan hari setelah dia memposting ceritanya di Facebook, Chris menambahkan bahwa saat itu nggak ada pilihan tempat lain untuk mengganti popok anaknya selain di kamar mandi.

"Sangat sedikit pilihan tempat yang privat. Saya sudah membawa bayi saya jalan-jalan sementara saya tidak membawa mobil dan satu-satunya 'ruang ganti' adalah lantai di kamar mandi," lanjut Chris.



Rupanya, banyak sekali ayah lain yang pernah berada di situasi yang sama. Sejauh ini, postingan Chris telah mengumpulkan lebih dari 144 ribu shares dan 63 ribu komentar. Chris merasa terkejut dengan banyaknya perhatian untuknya. Meskipun dia juga senang bisa menyampaikan keluh kesahnya itu dan didukung oleh banyak orang.

"Banyak orang tua yang menyemangati saya karena membawa masalah ini agar lebih mendapat perhatian. Saya berharap itu akan membantu membuat perubahan positif bagi orang tua dan anak-anak," tutur Chris dikutip dari Pop Sugar. (rdn)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi