HaiBunda

MOM'S LIFE

Menghadapi Saran Pola Asuh dari Mertua yang Nggak Cocok

Nurvita Indarini   |   HaiBunda

Minggu, 29 Jul 2018 18:03 WIB
Menghadapi Saran Pola Asuh dari Mertua yang Nggak Cocok/ Foto: Thinkstock
Jakarta - Pernah nggak, Bun, mendapatkan saran tentang pola asuh anak dari orang tua atau mertua kita yang nggak cocok? Misalnya nih saat mereka menyarankan untuk memberi makan si kecil yang umurnya baru 4 hari gara-gara nangis terus?

Beberapa teman bilang sering mendapat saran tentang pola asuh yang nggak cocok atau sesuai dengan keyakinannya. Tapi mereka bilang susah menolaknya karena kadang orang tua atau mertua sensitif. Apalagi kalau mereka sudah bilang, "Dulu aja kamu 4 hari udah dikasih pisang. Sekarang sehat-sehat aja kan."

dr Reisa Broto Asmoro dari Dr Oz Indonesia bilang saran-saran seperti itu disampaikan orang tua atau mertua karena maksudnya sayang. Apalagi sering kali nih kakek dan nenek itu lebih sayang cucu ketimbang anaknya sendiri, he-he. Jadi kita nggak perlu 'keras' menghadapi saran yang kita rasa nggak cocok, Bun.




"Secara alam bawah sadar, orang lebih percaya pada orang di balik meja praktik atau dokter, ketimbang anaknya sendiri. Karena itu cara mengatasinya dengan mengajak orang tua atau mertua saat konsultasi ke dokter atau ke psikolog," tutur dr Reisa dalam talkshow parenting '101 Perawatan Bayi' di panggung utama Smart Parenting & Baby Expo 2018 JCC, Jakarta, Sabtu (28/7/2018).

Saat konsultasi ke dokter atau psikolog, kita bisa menyampaikan saran-saran pola asuh dari orang tua atau mertua yang kita rasa nggak cocok diterapkan saat ini. Nah, karena mendengar langsung dari pakarnya, biasanya orang tua atau mertua akan paham.

Cara lainnya adalah dengan membeli buku yang mengungkap fakta-fakta pola asuh anak. Kita bisa nih pura-pura meninggalkan buku tersebut di meja yang mudah diakses orang tua atau mertua. Nah, tanpa diminta mereka akan membaca informasi dari buku tersebut.



Dalam kesempatan yang sama, Riescha Puri Gayatri, penulis buku 101 Seratus Satu Perawatan Bayi oleh Mommy 101 menuturkan dirinya juga pernah mendapat saran tentang pola asuh yang nggak cocok. Cara yang dilakukannya adalah menyampaikan informasi yang benar dengan mengutip pendapat para pakar.

"Karena aku bukan dokter atau psikolog, jadi aku menjelaskannya dimulai dengan 'kata dokter'. Yang penting informasi kita lengkap dan kita menyampaikannya nggak menggurui," ujar perempuan yang akrab disapa Wi ini. (Nurvita Indarini)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi

Mom's Life Annisa Karnesyia

LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!

Mom's Life Sandra Odilifia & Fauzan Julian Kurnia

Ramai Selebgram Fahira Almira Bandingkan Pengobatan di RI & Penang, Diduga Ada 'Black Campaign'

Mom's Life Tim HaiBunda

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

Parenting Tim HaiBunda

Serunya Dhea Ananda Ajak Ibunda Liburan ke China, Daki Gunung Naik Eskalator

Mom's Life Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Bayi Usia 8 Bulan Disebut Sudah Mulai Bisa Berbohong, Normalkah?

Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!

Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi

Tips Memilih Gaun untuk Maternity Shoot agar Tampil Cantik dan Flawless dengan Baby Bump

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK