HaiBunda

MOM'S LIFE

Panduan Memilih Alat Kontrasepsi yang Tepat

SIti Hafadzoh   |   HaiBunda

Rabu, 26 Sep 2018 12:40 WIB
Panduan Memilih Alat Kontrasepsi yang Tepat/ Foto: thinkstock
Jakarta - Alat kontrasepsi diperlukan pasangan suami istri ketika ingin memberi jarak kehamilan antara anak yang satu dengan yang lain. Nah, dalam memilih alat kontrasepsi apa sih yang perlu diperhatikan?

Menurut dr Uf Bagazi, SpOG dari Brawijaya Hospital, setidaknya ada tiga faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih alat kontrasepsi yang sesuai. Faktor-faktor tersebut antara lain waktu, faktor penghambat seperti penyakit dan infeksi, dan edukasi.

"Jadi dari sosial ekonomi dia harus mendukung. Sehingga dia nanti akan pilih yang mana. Kalau kita lihat, saya pengen pake spiral, suami saya di Dubai, 6 bulan sekali pulang. Kira-kira masuk akal nggak sih?" kata dr Uf di sela-sela acara 'Hari Kontrasepsi Sedunia', di Kembang Goela, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (25/9/2018).


Jadi, menurut dr Uf ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan kapan kita bisa memilih alat kontrasepsi dengan seefisien mungkin.



1. Waktu

Berapa lama Bunda ingin menunda kehamilan sangat berpengaruh dalam memilih alat kontrasepsi. Jika ingin memberi jarak 5 tahun dari anak sebelumnya, Bunda tidak mungkin menggunakan pil KB karena ada kemungkinan lupa meminumnya.

2. Penyakit atau Faktor Penghalang Lain

Tenaga kesehatan juga akan melihat apakah ada riwayat kanker di keluarga. Misalnya pada wanita dengan kanker yang sensitif terhadap hormon estrogen dan progesteron, beberapa alat kontrasepsi akan menjadi masalah. dr Uf menyarankan bagi pasien kanker untuk memilih alat kontrasepsi yang tidak mengandung hormon, seperti IUD.

3. Edukasi

Panduan Memilih Alat Kontrasepsi yang Tepat/ Foto: Thinkstock
Ini tentang bagaimana ibu atau calon ibu dapat mengakses pengetahuan mengenai alat kontrasepsi. Bunda harus memiliki pengetahuan tentang alat kontrasepsi tersebut disertai dengan kesanggupan menggunakannya.

Bagaimanapun, penggunaan alat kontrasepsi harus dikonsultasikan terlebih dulu kepada tenaga medis ya, Bun. Mereka biasanya akan menyarankan alat kontrasepsi mana yang sesuai dengan kondisi Bunda dan pasangan.

dr Uf menambahkan, "Harus konsultasi dengan tenaga medis, bukan cuma dokter. Bidan boleh, orang yang udah diedukasi boleh. Karena tujuannya kita mencapai sesuatu secara optimal."

Perhatikan efek samping penggunaan alat kontrasepsi juga , Bun. Dilansir detikcom, cobalah untuk berkonsultasi kepada dokter mengenai efek samping yang Bunda terima setelah menggunakan alat kontrasepsi tersebut. Ini akan membantu tenaga medis untuk menemukan alat kontrasepsi yang tepat untuk Bunda. (rdn/rdn)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya

Mom's Life Amira Salsabila

Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian

Parenting Annisa Karnesyia

Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah

Mom's Life Amira Salsabila

Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO

Mom's Life Amira Salsabila

Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kehamilan Annisa Karnesyia

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Gen Z Kini Makin Jarang Posting di Medsos, Ternyata Ini Alasannya

Nyeri Punggung dan Panggul saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Potret Terbaru Zahra Mariam Bolkiah Anak Pangeran Mateen, Wajah Menggemaskan Curi Perhatian

Apa Itu COVID-19 PQ.16.1.1, Varian Baru yang Dipantau WHO

Dea Annisa Tampil Cantik Berhijab saat Honeymoon usai Nikah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK